Kolom
Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta
Sejak aku duduk di bangku SMA, sebenarnya aku sudah cukup akrab dengan yang namanya transportasi umum, yaitu KRL Commuter Line. Saat itu, KRL aku jadikan pilihan untuk beberapa kali bepergian karena rutenya mudah dipahami dan aku pun sudah terbiasa menggunakannya. Namun, ada satu transportasi yang selalu membuatku ragu untuk mencoba, yaitu TransJakarta. Saat aku melihat map-nya aku malah pusing sendiri karena jalurnya terlihat rumit dengan banyak koridor dan halte transit. Aku takut salah naik bus, salah turun halte, atau malah tersesat. Karena itulah, selama SMA aku selalu menghindari menggunakan TransJakarta.
Semuanya mulai berubah ketika aku kuliah di Jakarta. Aktivitas kuliah yang hampir setiap hari membuatku harus lebih sering bepergian menggunakan transportasi umum. Awalnya, aku masih mengandalkan KRL untuk menuju Jakarta dan dilanjut dengan menggunakan ojek online. Namun, suatu hari temanku mengajak untuk menggunakan TransJakarta. Awalnya aku ragu, tetapi akhirnya aku memberanikan diri untuk mencoba karena ada teman yang mendampingiku selama perjalanan.
Ternyata pengalaman pertamaku menggunakan TransJakarta tidak semenakutkan yang kubayangkan. Temanku mengajarkan cara mencari koridor yang sesuai, membaca petunjuk arah di halte, hingga berpindah bus saat harus transit. Setelah melakukan perjalanan pertama itu, aku mulai menyadari bahwa sistem TransJakarta sebenarnya cukup mudah dipahami jika sudah terbiasa, ditambah adanya aplikasi maps.
Sejak saat itu, aku semakin sering menggunakan TransJakarta. Karena kampusku berada di Jakarta, TransJakarta menjadi transportasi yang paling sering kupakai setelah turun dari KRL. Lama-lama rasa takut yang dulu selalu menghantuiku hilang begitu saja. Sekarang aku sudah hafal beberapa koridor yang sering kulewati dan tidak lagi bingung ketika harus transit. Bahkan jika harus bepergian sendirian, aku sudah merasa percaya diri dan tidak takut menggunakan TransJakarta.
Alasan utama aku memilih transportasi umum adalah karena lebih praktis dan ekonomis. Dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi online setiap hari, naik KRL dan TransJakarta jauh lebih hemat. Selain itu, transportasi umum juga membantuku menghindari kemacetan yang hampir selalu terjadi di Jakarta. Dengan waktu yang aku bisa prediksi, aku bisa mengatur jadwal berangkat ke kampus dengan lebih baik.
Tidak hanya untuk kuliah, transportasi umum juga menjadi teman saat aku ingin berjalan-jalan. Ketika ada waktu luang, aku sering memanfaatkan KRL dan TransJakarta untuk mengunjungi berbagai tempat di Jakarta. Aku bisa pergi ke taman kota, museum, pusat perbelanjaan, atau sekadar menikmati suasana kota tanpa perlu memikirkan biaya parkir atau macet di jalan. Bagiku, perjalanan menggunakan transportasi umum justru menjadi bagian dari pengalaman yang menyenangkan.
Selain menghemat biaya, menggunakan transportasi umum juga membuatku belajar menjadi lebih mandiri. Aku belajar membaca peta rute, memahami petunjuk arah, mengatur waktu keberangkatan, dan berani mencoba jalur baru ketika ingin mengunjungi tempat yang belum pernah kudatangi. Semua itu adalah pengalaman yang sebelumnya tidak pernah kubayangkan akan bisa kulakukan sendiri.
Kini, menggunakan TransJakarta sudah menjadi bagian dari rutinitasku sebagai mahasiswa. Hampir setiap berangkat ke kampus, aku mengandalkan TransJakarta setelah turun dari KRL. Aku juga sudah lebih percaya diri menentukan rute sendiri, berpindah koridor saat transit, dan mencari jalur terbaik menuju tujuan. Bahkan, saat ingin pergi ke suatu tempat, aku sering kali langsung mencari rute KRL dan TransJakarta karena sudah terbiasa menggunakannya.
Pengalaman ini mengajarkanku bahwa mencoba hal baru memang membutuhkan keberanian. Dari yang awalnya hanya berani naik KRL saat SMA, kini aku bisa memanfaatkan KRL dan TransJakarta untuk menunjang aktivitas sehari-hari maupun sekadar menjelajahi Jakarta. Transportasi umum bukan lagi sesuatu yang kutakuti, melainkan sudah menjadi bagian dari rutinitas dan gaya hidupku sebagai mahasiswa.