alexametrics

Waspada! Sifat Materialistis Bisa Bikin Doyan Belanja Online

Aprilialaurina
Waspada! Sifat Materialistis Bisa Bikin Doyan Belanja Online
Ilustrasi Belanja Online (pexels)

Sifat materialistis bisa menyebabkan perilaku pembelian impulsif saat berbelanja online. Begini cara mengatasinya...

Suara.com - Dewasa ini, berbelanja tidak lagi hanya tentang membeli bahan pokok sehari-hari. Banyak orang berbelanja untuk kesenangan tersendiri maupun untuk show-off tentang kebahagiaan, power ataupun kesuksesan. Perilaku pembelian tersebut disebabkan oleh sifat materialistis.

Sifat materialistis menganggap bahwa kepemilikan barang sangatlah penting bagi identitas pribadi seseorang. Memiliki suatu barang dianggap bisa menggambarkan kesuksesan pribadi seseorang secara finansial, menaikkan popularitas dan status sosial.

Sifat materialistis tersebut juga bisa menimbulkan perilaku pembelian impulsif, yaitu perilaku pembelian yang terjadi secara tidak terencana dan mengambil keputusan pembelian tanpa berpikir panjang. Perilaku pembelian impulsif biasanya didorong oleh emosi sesaat dari dalam diri konsumen sebagai reaksi terhadap pemicu eksternal seperti lingkungan belanja, diskon produk, dan tentunya sifat materialistis.

Terlebih lagi, dalam era globalisasi ini, aktivitas berbelanja dipermudah dengan adanya internet. Dilansir dari statisca.com, pendapatan di pasar online diproyeksikan mencapai US $2.411.638 juta pada tahun 2020. Semakin bertumbuhnya pasar online dengan pesat, para pemasar harus melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian konsumen. Dalam hal ini, pemahaman akan perilaku konsumen sangatlah diperlukan, tentunya perilaku impulsif konsumen adalah perilaku yang sangat diinginkan oleh pemasar.

Pemasar dapat memanfaatkan perilaku pembelian impulsif yang ada pada konsumen, dengan melakukan strategi pemasaran yang memanfaatkan sifat materialistis dari konsumen. Perasaan bahagia dan bangga yang didapatkan konsumen saat berbelanja dapat dimanfaatkan oleh pemasar untuk meningkatkan penjualan.

Dengan adanya sifat materialistis, para konsumen akan merasa bangga dan bahagia akan kepemilikan suatu barang. Sifat materialistis membuat konsumen mengonsumsi barang yang dapat menaikkan derajatnya tanpa memperhatikan manfaat barang yang dibeli.

Sebagai contoh, konsumen materialistis yang awalnya sedang menjelajahi online shop hanya untuk hiburan, akan bertindak impulsif dengan berbelanja secara spontan apabila tiba-tiba melihat diskon yang besar dan menggiurkan tanpa memedulikan nilai guna dari barang tersebut. Sifat materialistis ini, dan akses terhadap internet yang mudah dapat menimbulkan kecanduan pada diri konsumen untuk kerap melakukan kegiatan belanja yang bersifat impulsif secara online.

Kemudian, sebagai konsumen apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah perilaku pembelian impulsif? Ada beberapa cara yang bisa kita terapkan, seperti:

  1. Membuat daftar belanja

Sebelum melakukan belanja online, penting untuk membuat rencana dan daftar belanja untuk menghindari perilaku berbelanja tanpa rencana, dan tentunya penting untuk mematuhi daftar belanja tersebut.

       2. Batasi budget untuk berbelanja

Komentar