facebook

Hindari 3 Kesalahan Persepsi Terhadap Digital Nomad

Dream Praire
Hindari 3 Kesalahan Persepsi Terhadap Digital Nomad
ilustrasi digital nomad (Pexels.com/Ivan Samkov)

Digital nomad diartikan sebagai pekerja yang menggunakan teknologi agar dapat bekerja tanpa terikat waktu dan tempat. Banyak orang tertarik menjalani digital nomad karena tak perlu setiap hari berangkat kerja pagi-pagi dan pulang sore atau malam dari kantor.

Namun tak jarang orang yang memutuskan memilih digital nomad sebagai pilihan pekerjaannya berakhir dengan kekecewaan dan tak punya banyak penghasilan. Bukannya santai yang didapat namun justru menjadi frustasi karena tak sesuai harapan.

Agar kamu tak mengalami hal itu, hindari 3 kesalahan persepsi ini sebelum memutuskan menjadikan digital nomad sebagai pilihan kerja kamu.

1. Menganggap digital nomad pekerjaan santai

ilustrasi digital nomad (Pexels.com)/ Anna Shvets
ilustrasi digital nomad (Pexels.com/Anna Shvets)

Jika kamu memilih menjalani digital nomad karena alasan pekerjaannya santai, kamu akan kecewa. Sebab walau tak terikat waktu dan tempat, kamu  tetap harus melakukan pekerjaan ini dengan sungguh-sungguh karena kamu mempunyai tanggung jawab kepada pemberi kerja kamu.

Mungkin benar kamu tak harus datang tepat jam delapan ke kantor tetapi kamu tetap punya tenggat waktu yang harus dipenuhi dalam menyelesaikan pekerjaan.

2. Cukup meniru saja dari orang lain

ilustrasi digital nomad (Pexels.com)/ Vlada Karpovich
ilustrasi digital nomad (Pexels.com/Vlada Karpovich)

Jika kamu hanya mengikuti orang lain dan berharap hasil yang sama, kamu tentu saja keliru. Bidang kerja digital nomad banyak macamnya dan perlu skill yang memadai untuk bisa memperoleh klien yang banyak. 

Kuasai satu bidang yang memang kamu sukai dan jadilah sangat bagus. Lakukan pekerjaanmu dengan maksimal agar klien puas dan dapat merekomendasikan kamu kepada orang lain. Dengan adanya promosi dari pelanggan kamu, pekerjaan kamu pun bertambah yang berarti penghasilan kamu juga meningkat.

3. Bisa bekerja semaunya

ilustrasi digital nomad (Pexels.com)/ Andrea Piacquadio
ilustrasi digital nomad (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Bekerja dengan jadwal yang kamu atur sendiri bukan berarti kamu bisa sesukamu saja melakukannya. Kamu tetap harus berusaha agar mendapat klien dan memberi hasil kerja yang baik agar pendapatan kamu juga terus masuk.

Penghasilan yang kamu terima tergantung dari seberapa keras usaha kamu dalam bekerja. Jadi, jika kamu ingin mempunyai kecukupan finansial tentu saja harus semakin banyak menyelesaikan pekerjaan sesuai target dan memenuhi harapan pelanggan.

Itulah 3 kesalahan persepsi yang perlu kamu ketahui sebelum kamu memilih menjadikan  digital nomad sebagai pilihan dalam mencari nafkah.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak