Lifestyle
Agar Kandungan Terjaga, Ini 3 Cara Menyimpan Skin Care yang Benar
Rasanya hampir setiap orang memiliki sebuah impian menjadi menjadi cantik dan tampan. Bahkan setiap orang akan berusaha melakukan berbagai macam cara agar wajah menjadi lebih baik, termasuk dengan membeli berbagai produk skin care. Tidak hanya membeli serangkaian skin care saja, tetapi kamu pun juga harus mengetahui atau mengerti bagaimana caranya menyimpan skin care tersebut dengan benar, agar lebih awet dan juga tidak mudah rusak.
Sebuah skin care bisa berkurang khasiatnya, apabila kamu sampai salah memilih tempat penyimpanan produk skin care tersebut dan tidak mengikuti tata cara penyimpanannya dengan tepat dan benar. Selain tidak bisa menghasilkan sebuah efek yang maksimal, kamu pun akan rugi nantinya karena produk skin care tersebut tidak bisa dimanfaatkan dengan baik.
Merangkum dari Honestdocs.id, SehatQ dan Beautyhaul.com, berikut ini beberapa cara untuk menyimpan produk skin care yang benar, agar lebih awet dan tidak mudah rusak:
1. Simpan dalam kulkas
Salah satu cara menyimpan skin care yang tepat yaitu dengan menyimpannya dalam kulkas atau lemari pendingin. Produk skin care yang harus disimpan di kulkas ialah produk yang mengandung bahan alami di dalamnya atau tidak mengandung bahan pengawet, alias organik.
Biasanya kandungan di dalam skin care dengan bahan organik memiliki umur simpan yang sebentar dan kualitasnya rentan rusak. Maka sebab itu, dengan cara menyimpan skin care yang benar didalam kulkas bisa mencegah tumbuhnya jamur sekaligus membantu untuk memperpanjang usia simpan produk skincare kamu.
2. Jangan terkena sinar matahari
Aturan yang satu ini biasanya paling sering dijumpai pada kemasan produk skin care, terutama pada produk yang memiliki kandungan Vitamin C, Retinol dan juga Benzoyl Peroxide. Karena paparan sinar matahari mampu mempengaruhi produk skincare tersebut, sehingga dapat menyebabkan perubahan warna, mengubah tekstur menjadi lebih kental bahkan bisa mencair, lalu mengubah aroma atau wangi pada produk, serta bisa mempercepat masa kedaluarsa produk tersebut.
Pelembab wajah yang terkena paparan sinar matahari akan mengalami perubahan warna menjadi agak kecokelatan, mengeluarkan bau yang tidak sedap, dan juga mengubah tekstur krim. Setebal apapun kemasan produk skin care, apabila pelembab terkena sinar matahari maka akan memicu timbulnya jamur sehingga formula yang pada produk skin care tersebut akan menjadi rusak.
3. Tidak Menyimpan Lebih dari 3 Bulan
Meskipun kamu sudah memperhatikan tanggal kadaluarsanya, ada baiknya jika kamu segera menghabiskannya setelah dibuka. Lebih baik kamu menghindari menyimpan skin care dalam waktu yang agak lama sejak pertama dibuka.
Skincare yang sudah terbuka segelnya dalam waktu yang lama akan membuat risiko tumbuhnya bakteri maupun mikroorganisme dalam produk menjadi meningkat.
Nah, itulah tadi beberapa menyimpan skin care yang baik dan benar, agar kandungannya tetap terjaga dan tidak mudah rusak. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.