Lifestyle

Fashion is Art, Intip Sederet Konsep Anggota BLACKPINK di Met Gala 2026

Fashion is Art, Intip Sederet Konsep Anggota BLACKPINK di Met Gala 2026
BLACKPINK di Met Gala 2026 (dok. VOGUE)

Penampilan BLACKPINK di Met Gala 2026 menjadi sorotan karena menghadirkan pendekatan fashion yang benar-benar personal dari masing-masing anggotanya. 

Meski hadir dalam tema besar yang sama, Jisoo, Jennie, Lisa, dan Rosé tampil dengan interpretasi yang sangat berbeda. Setiap look berasal dari rumah mode, referensi artistik, hingga pendekatan desain yang tidak saling tumpang tindih. 

Hasilnya bukan sekadar penampilan seragam sebagai grup, melainkan representasi identitas individu yang kuat di panggung fashion global.

Debut Jisoo dengan Sentuhan Romantis Dior

Melansir dari Vogue India, Jisoo menyebut momen ini menjadi debutnya di Met Gala. Ia tampil memukau dalam balutan gaun rancangan Dior berwarna merah muda berkilau. 

Desain strapless tanpa punggung tersebut dibuat dari bahan gazar dan dihiasi bordir bernuansa taman yang lembut dan artistik.

Detail bunga yang menghiasi bagian tepi gaun menciptakan kesan romantis yang khas, diperkuat dengan aksesori kepala senada yang menyatu dengan keseluruhan tampilan. 

Untuk melengkapi gayanya, Jisoo mengenakan perhiasan dari Cartier, termasuk kalung arsip tahun 1905 yang memberi nuansa klasik.

Referensi seni lukis yang kental dalam rancangan Dior menjadikan penampilan Jisoo terasa seperti perpanjangan dari karya seni itu sendiri, menghadirkan harmoni antara mode dan estetika visual.

Jennie Tampil Elegan dengan Nuansa Chanel yang Lebih Dingin

Berbeda dengan Jisoo, Jennie kembali menunjukkan konsistensinya bersama Chanel dalam penampilan keempatnya di Met Gala. Ia mengenakan gaun panjang berwarna biru dengan siluet sederhana namun kaya detail.

Gaun tersebut dihiasi payet berbentuk daun yang tersusun rapi, dengan proses pembuatan yang memakan waktu hingga 540 jam dan melibatkan 15.000 elemen bordir. 

Detail ini memberikan kedalaman visual tanpa mengorbankan kesan minimalis. Tampilan Jennie dilengkapi dengan perhiasan emas dan berlian putih dari Chanel, serta riasan bernuansa merah muda pucat. 

Gaya rambut sanggul dengan ikal kecil menambah kesan elegan yang lembut, menjaga keseimbangan antara kemewahan dan kesederhanaan.

Lisa Hadir dengan Konsep Artistik dan Personal

Lisa tampil dengan pendekatan yang paling eksperimental melalui rancangan khusus dari Robert Wun. Gaun transparan yang dikenakannya menonjolkan eksplorasi bentuk tubuh sebagai elemen utama desain.

Melalui teknologi pemindaian 3D, tim desainer menciptakan motif lengan yang terinspirasi dari gerakan tari tradisional Thailand. 

Elemen ini menghadirkan hubungan yang kuat antara tubuh, budaya, dan seni, menjadikan penampilan Lisa terasa sangat personal.

Perhiasan dari Bvlgari semakin memperkuat konsep tersebut. Ia mengenakan koleksi high jewellery dengan safir mencolok, dipadukan dengan aksesori Serpenti yang melingkupi pergelangan tangan hingga lengan, menciptakan kesinambungan antara busana dan perhiasan.

Rosé Padukan Arsip Haute Couture dan Sentuhan Seni

Rosé kembali hadir dengan Saint Laurent, kali ini mengusung inspirasi dari koleksi arsip haute couture. Gaun hitam tanpa tali yang dikenakannya merujuk pada koleksi musim semi 1998 dan 2002.

Motif burung menjadi pusat perhatian, terinspirasi dari karya seni Georges Braque berjudul The Birds yang menghiasi langit-langit museum. 

Detail ini diwujudkan dalam bentuk bros yang menempel pada gaun, memberikan aksen artistik yang kuat.

Rosé melengkapi tampilannya dengan perhiasan berlian dari Tiffany & Co., menciptakan kontras yang elegan terhadap siluet hitam yang klasik.

Representasi Fashion yang Lebih Personal

Secara keseluruhan, kehadiran BLACKPINK di Met Gala 2026 menunjukkan evolusi identitas fashion masing-masing anggota. 

Jisoo menghadirkan romantisme artistik, Jennie mempertahankan keanggunan klasik dengan sentuhan modern, Lisa mengeksplorasi tubuh dan budaya dalam bentuk avant-garde, sementara Rosé memadukan arsip mode dengan inspirasi seni rupa.

Penampilan ini tidak hanya menampilkan kemewahan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana fashion dapat menjadi medium ekspresi diri yang mendalam. 

Di satu panggung yang sama, keempatnya membuktikan identitas individu tetap bisa bersinar tanpa harus kehilangan harmoni sebagai sebuah grup. 

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda