Lifestyle

Viral Dibikin Seblak hingga Cookie, Ini 4 Bedanya Umbi Kimpul dan Talas Biar Nggak Salah Beli

Viral Dibikin Seblak hingga Cookie, Ini 4 Bedanya Umbi Kimpul dan Talas Biar Nggak Salah Beli
ilustrasi kimpul (unsplash/Jason Leung)

Menyusul ube dan ubi cilembu, umbi kimpul viral di jagat maya setelah diolah menjadi panganan kekinian oleh akun blacksheep.8208 di Instagram dan Tiktoknya. Jenis umbi yang sebelumnya jarang dibahas ini disulapnya menjadi seblak, cheese cake, hingga Dubai chewy cookie. Secara ajaib, kimpul menjadi primadona dan banyak dicari di pasaran.

Sekilas, kimpul sangat mirip dengan talas. Memang, kimpul dan talas termasuk dalam keluarga talas-talasan atau Araceae. Meskipun begitu, kedua umbi ini tetap punya perbedaan signifikan dari segi fisik hingga rasanya. Ini dia 4 cara mudah membedakan kimpul dengan talas agar tak salah memilih.

1. Bentuk Kimpul yang Bulat dan Talas yang Memanjang

ilustrasi talas (pixabay/BuyMeACoffee)
ilustrasi talas (pixabay/BuyMeACoffee)

Perbedaan paling awal terlihat adalah bentuknya. Jika diperhatikan dengan saksama, kimpul punya bentuk umbi yang oval dan agak bulat, sedangkan kebanyakan talas lebih memanjang. 

Umbi kimpul memiliki kulit tipis berwarna cokelat dengan sedikit tekstur kasar. Di sisi lain, talas memiliki kulit cokelat tua dengan ruas-ruas kasar bekas pelepah daun. 

2. Warna Umbi Setelah Dikupas

ilustrasi talas (pixabay/varintorn)
ilustrasi talas (pixabay/varintorn)

Setelah kulitnya dikupas, perbedaan kimpul dan talas juga bisa dilihat dari warna serta tekstur daging umbinya. Kimpul umumnya memiliki daging berwarna putih bersih dengan semburat hangat kekuningan. Sementara itu, talas cenderung berwarna putih dengan bintik-bintik ungu.

Kedua jenis umbi ini memiliki zat oksalat yang menyebabkan gatal pada kulit saat proses pengupasan. Jadi, hati-hati dan jangan lupa gunakan sarung tangan untuk hindari getahnya, ya.

3. Tekstur yang Berbeda Setelah Matang

ilustrasi umbi kimpul (pixabay/WebTechExperts)
ilustrasi umbi kimpul (pixabay/WebTechExperts)

Kimpul dan talas sama-sama akan menjadi lunak setelah dimasak, tetapi keduanya memiliki karakter tekstur yang berbeda. 

Setelah matang, talas cenderung lebih padat daripada kimpul. Kimpul punya tekstur yang lebih pulen, sedikit lengket, berpasir, dan mudah hancur saat dilumatkan. Keduanya memiliki waktu masak yang hampir sama, yaitu dengan pengukusan atau perebusan di kurun waktu 20 - 30 menit. Ingat, kedua jenis umbi ini harus matang sempurna sebelum dikonsumsi.

4. Rasa Setelah Direbus atau Kukus

ilustrasi olahan talas (freepik/jcomp)
ilustrasi olahan talas (freepik/jcomp)

Tentu saja, kimpul dan talas punya rasa utama khas umbi-umbian. Namun, umbi kimpul memiliki rasa yang cenderung netral dengan sedikit rasa gurih alami yang ringan. Karena rasanya yang netral, kimpul sering dijadikan olahan asin maupun manis seperti keripik dan getuk kimpul.

Berbeda dari kimpul, talas memiliki sedikit rasa manis yang lembut. Talas sering diolah menjadi dessert atau makanan penutup yang manis, seperti kue dan kolak.

Meski sekilas terlihat mirip, kimpul dan talas ternyata punya sejumlah ciri yang bisa diamati dengan mudah. Mulai dari bentuk umbi hingga teksturnya setelah dimasak. Mengenali perbedaannya bisa membantu kamu agar tidak salah saat membeli maupun mengolahnya. 

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda