Produksi Vaksin Covid-19 Sinovac Sendiri, PT. Bio Farma Kantongi Izin

Tri Apriyani | Ruslan Abdul Munir
Produksi Vaksin Covid-19 Sinovac Sendiri, PT. Bio Farma Kantongi Izin
Ilustrasi Vaksin Covid-19 telah keluar (Unsplash)

Indonesia tidak akan bisa diam saja melihat beban kesehatan yang ditimbulkan akibat Covid-19 ini. Perlu ada tindakan agar keadaan ini tidak berlangsung secara berkepanjangan. Adanya vaksin Covid-19 yang di produksi oleh perusahaan farmasi China bernama Sinovac BioTech, sangat membantu meringankan beban kesehatan yang ditimbulkan oleh Covid-19 ini. Pasalnya setelah melalui tahap uji klinis hingga fase III oleh BPOM vaksin ini dinyatakan aman dan mampu membantu meningkatkan kekebalan tubuh agar seseorang dapat terhindar dari penularan ataupun sakit berat yang mungkin ditimbulkan.

Indonesia baru-baru ini juga mulai memproduksi vaksin Covid-19 lewat PT. Bio Farma yang kini dikabarkan telah mengantongi izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) oleh BPOM. Dilansir dari laman resmi BPOM RI melalui siaran persnya, vaksin yang diproduksi oleh PT. Bio Farma tersebut diberi nama Vaksin Covid-19 dengan no EUA2102907543A1. Walaupun dari segi kandungan dan khasiat serta keamanannya memiliki kesamaan dengan vaksin CoronaVac produksi China, namun karena perbedaan tempat pembuatan serta kemasan maka vaksin tersebut perlu melewati tahap registrasi di BPOM.

Adapun beberapa informasi yang perlu diketahui terkait vaksin tersebut adalah sebagai berikut

1. Vaksin ini berasal dari Sionovac, China berupa bahan baku yang didatangkan ke Indonesia pada 2 Februari 2021. Jadi itulah alasan kenapa dari keamanannya memiliki kesamaan dengan vaksin CoronaVac.

2. Pengemasan disimpan dalam dus yang terdiri dari 10 vial atau botol berukuran kecil masing-masing botol berisi 5 mililiter.

3. Vaksin ini stabil disimpan pada suhu 2-8 derajat celcius.

4. Dari segi kemasan terlihat lebih praktis digunakan karena disajikan dalam bentuk dual dose (dua dosis) vaksin.

5. Untuk menjaga keamanan dan terhindar dari tindak pemalsuan serta memudahkan dalam proses tracking, setiap vial dilengkapi dengan Barcode yang menunjukan identitas masing - masing vial.

6. Vaksin telah melakukan evaluasi uji stabilitas, dokumen validasi proses produksi dan validasi metode analisis, spesifikasi produk dan spesifikasi kemasan yang digunakan.

7. Vaksin telah melakukan pengujian pelulusan produk (lot release) untuk 5 bets vaksin, masing-masing sebanyak kurang lebih 1 juta dosis.

Untuk pengembangan lebih lanjut tentunya beberapa pihak yang terlibat harus secara intensif mengawasi dan melakukan pemantauan atau quality control terhadap keberadaan vaksin tersebut. Walaupun vaksin sudah tersedia, bahkan proses vaksinasi telah dilaksanakan secara bertahap. Namun, untuk menciptakan heard immunity yang diharapkan masih perlu cukup banyak waktu dan tahapan proses untuk mencapainya. Jadi, pesan Ibu jangan sampai kita lupakan, tetap memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan menghindari kerumunan atau tempat ramai.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak