News

Naik Takhta, Raja Charles III Lanjutkan Kepemimpinan Kerajaan Inggris

Naik Takhta, Raja Charles III Lanjutkan Kepemimpinan Kerajaan Inggris
Potret mendiang Ratu Elizabeth II bersama Raja Charles III dan Permaisuri Camilla dalam suatu acara kerajaan (instagram/@theroyalfamily)

Pasca wafatnya pemimpin monarki terlama di Inggis, takhta kerajaan Inggris otomatis akan langsung diserahkan kepada pewaris takhta tetap yakni Pangeran Charles, anak pertama dari Ratu Elizabeth II dan Pangeran Phillip.

Hal ini sesuai dengan rilis resmi dari pihak istana Buckingham terkait meninggalnya Ratu pada Kamis sore (8/9/2022) di Kastil Balmoral, Skotlandia. Transisi besar terjadi di Kerajaan Inggris, dimana Charles yang awalnya menjadi pewaris dengan gelar Prince of Wales kini berganti gelar menjadi King Charles III yang akan meneruskan kepemimpinan monarki ibunya.

Raja Charles III yang kini berusia 73 tahun telah menjadi pewaris takhta selama tujuh dekade dengan jarak penantian telama dalam sejarah kerajaan Inggris. Namun ia tak pernah ingin berbicara mengenai hal itu di hadapan publik karena baginya momen meninggalnya Ratu dianggap sebagai kesedihan paling mendalam.

Ia tidak pernah ingin memikirkan masalah aksesi, karena hal itu berarti meninggalnya Ratu Elizabeth II,” ungkap salah satu mantan ajudan kerajaan yang dikutip dari theguardian.

Dalam keterangan resmi pertamanya menjadi Raja yang dirilis Royal Family melalui Twitter, ia menyatakan “Kematian dari ibu saya yang tercinta, yang Mulia Ratu, merupakan sebuah kesedihan terbesar bagi saya dan semua anggota kerajaan”.

Ia bersama ketiga saudaranya menemani sang Ratu di detik-detik terakhirnya di Kastil Balmoral, dan akan kembali ke London pada hari Jumat ini.

Charles menjadi pewaris utama kerajaan sejak usia 3 tahun di saat ibunya ditetapkan menjadi Ratu pada tahun 1952. Ia menjadi pewaris modern pertama dalam takhta Inggris yang mendapatkan kesempatan untuk belajar di sekolah, alih-alih dibimbing secara pribadi di istana. 

Setelah itu, ia melanjutkan ke perguruan tinggi dan mendapatkan gelar Bachelor of Arts dari Universitas Cambridge. Pada 1970 ia juga bertugas di kapal perang milik Angkatan Udara Kerajaan dan Angkatan Laut Kerajaan.

Camilla, istri dari Raja Charles juga mendapatkan gelar barunya menjadi Quenn Consort atau permaisuri, sebutan untuk pasangan raja.

Raja Charles III rencananya akan secara resmi diproklamasikan sebagai Raja pada hari Sabtu di Istana St. James, London di depan hadapan Dewan Aksesi.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda