alexametrics

5 Alasan Penting Penerapan 'Agile Organization' pada Perusahaan di Era 4.0

Cindy Olivia Sirait
5 Alasan Penting Penerapan 'Agile Organization' pada Perusahaan di Era 4.0
Ilustrasi perusahaan rintisan atau startup (Shutterstock).

Dalam menghadapi era revolusi industri ke-4 (era 4.0), sektor industri nasional perlu banyak berbenah terutama dalam penguasaan teknologi yang menjadi kunci penentu keberlanjutan sebuah perusahaan. Era Revolusi Industri ini diwarnai oleh kecerdasan buatan, super komputer, dan inovasi di mana teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan sepenuhnya. Revolusi Industri keempat ini diiringi dengan lahirnya Era VUCA, hal tersebut ditandai dengan perubahan yang terjadi sangat cepat, tidak terduga, dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit dikontrol, dan kebenaran serta realitas menjadi sangat subyektif.

Perusahaan yang masih menggunakan metode lama dirasa kurang adaptif terhadap permintaan akan kebutuhan melihat realita yang terjadi saat ini, kinerja perusahaan dianggap tidak efektif untuk menggunakan cara lama dalam mengoperasikan bisnisnya dan diharapkan dapat melakukan perubahan secara radikal. Oleh karena itu, Agile Organization hadir sebagai jawaban atas persoalan yang terjadi pada industri nasional saat ini.

Agile Organization merupakan organisasi yang memiliki kemampuan untuk berespon dan beradaptasi dengan cepat terhadap keadaan yang berubah. 5 prinsip dari Agile Organization yaitu berproses pada pembelajaran, pengambilan keputusan yang tepat, pemanfaatan teknologi, berbasis pada komitmen tujuan bersama, pertumbuhan yang memiliki value bagi organisasi dan menciptakan generasi baru yang potensial serta terampil. Perusahaan yang menggunakan prinsip dari Agile Organization dapat lebih mudah menggabungkan kecepatan dan stabilitas dalam berkerja. 

Berikut 5 alasan mengapa perusahaan perlu menerapkan Agile Organization dalam mengoperasikan bisnisnya.

1. Berespon dan Beradaptasi dengan cepat terhadap keadaan yang berubah

Agile Organization (AO) bekerja dengan waktu yang efektif dan konsisten. Hal ini mempermudah perusahaan untuk lebih adaptif dalam melihat persoalan yang sedang terjadi, serta dapat menjawab kebutuhan yang ada di masyarakat.  

2. Membantu Organisasi untuk Berinovasi 

Melibatkan karyawan untuk lebih berinovasi dan menciptakan ide-ide baru pada tujuan jangka panjang menjadi poin penting dalam Agile Organization. Orang-orang yang ada di dalam Agile Organization dituntut lebih kritis dalam memberikan opini, ide-ide, dan program/produk baru yang dianggap layak untuk menjawab persoalan yang sedang terjadi.

3. Kepuasaan Klien sebagai Prioritas Utama

Proses pengembangan produk dianggap lebih cepat mendapatkan feedback dari pengguna. Hal ini tidak terlepas dari penggunaan teknologi informasi yang efektif dalam tiap pelaksanaan program dari Agile Organization itu sendiri. Dengan adanya feedback yang diterima, dapat membantu pengembangan produk yang lebih baik lagi dan memenuhi kepuasaan dari pengguna. 

4. Interaksi Klien dan Developer lebih Intens

Agile Organization memberikan peluang besar bagi klien yang terlibat dalaam segala proses pengerjaan proyek. Membentuk kolaborasi dan komunikasi serta memberikan waktu lebih banyak bagi developer (pihak perusahaan) dalam memahami kebutuhan klien, dengan tujuan agar program yang dijalankan sesuai kebutuhan dari klien (pihak masyarakat)

5. Hasil yang Lebih Berkualitas dan Memberikan Dampak Baik

Agile Organizations (AO) mengelola tim nya dengan membagi menjadi beberapa unit kerja yang mmebuat tim lebih fokus dalam melakukan pengembangan, pengujian dan juga kolaborasi dengan kualitas tinggi. Hasil program yang sedang dijalankan dapat terus diperbaiki seiring dengan feedback yang didapat dari klien/masyarakat. 

Adapun contoh dari perusahaan yang berhasil menerapkan Agile Organization ialah PT Ruang Raya Indonesia atau yang biasa disebut dengan Ruangguru. Perusahaan yang dibentuk pada 21 April 2014 ini merupakan perusahaan teknologi terbesar yang bergerak pada sektor pendidikan di Indonesia yang didirikan oleh 2 anak muda Indonesia, yaitu Muhammad Usman dan Adamas Devera.

Ruangguru dinilai sangat sesuai dengan prinsip-prinsip yang ada pada Agile Organization (AO) itu sendiri yang dapat dilihat dari visi dan misi yang dimilikinya yaitu menyediakan dan memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas melalui teknologi untuk semua siswa, kapan saja dan di mana saja. 

Ruangguru menciptakan platform berbasis pendidikan dengan berbagai macam fitur layanan pembelajaran yang dapat diakses oleh semua tenaga pengajar dan murid-murid di Indonesia. Perusahaan ini dianggap mampu menyelesaikan persoalan pendidikan yang terjadi di Indonesia dengan cepat dalam mengambil keputusan melakukan perubahan metode pembelajaran yang beralih ke sistem daring. Hal ini berkaitan erat dengan pemanfaatan teknologi internet dalam mengakses konten-konten pendidikan, sehingga baik siswa dan guru lebih dipermudah dalam mendapatkan konten pembelajaran.

Kurangnya akses internet di daerah pelosok Indonesia tidak menjadi hambatan bagi siswa dan guru karena Ruangguru juga telah mengeluarkan sistem “USB On The Go” yang dapat digunakan untuk mengakses materi pembelajaran tanpa harus menggunakan internet. Sehingga dengan pemerataan pendidikan menyeluruh di Indonesia akan berdampak baik terhadap kualitas sumber daya manusia yang lebih potensial dan terampil.

Prinsip dari  Agile Organization sungguh dapat menjawab permasalahan yang terjadi di masa sekarang, di mana dunia terkoneksi satu sama lain diiringi dengan kebutuhan yang bertambah banyak dan serba cepat. 

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak