Ulasan

Warung Bu Rum Pelopor Ayam Geprek, Sederhana dan Layak Dicoba!

Menjadi pelopor ayam geprek, sudahkah kamu mencoba langsung Warung Ayam Geprek Bu Rum?

Ayam geprek menjadi makanan yang sangat familiar di masyarakat luas baru-baru ini. Ayam geprek menjadi salah satu comfort food bagi orang-orang, utamanya para mahasiswa. Beberapa tahun terakhir, ayam geprek menjadi primadona baru kuliner Indonesia. Dibuktikan dengan banyaknya warung ayam geprek dan munculnya berbagai varian baru, seperti ayam geprek mozarella, ayam geprek keju, bahkan sampai ada ayam geprek varian boba.

Namun, siapa sangka ayam geprek berasal dari Sleman, Yogyakarta? Tepatnya lahir dari pengunjung salah satu warung makan yang didirikan seorang wanita bernama Bu Rum. Rabu, 19 Januari 2021, saya berkunjung ke warung tersebut dan mendapat jawaban dari karyawan yang bekerja di sana. Sayangnya, saya tidak berhasil menjumpai Bu Rum karena beliau hanya datang di pagi hari.

“Dulu, katanya ada mahasiswa yang ke sini. Dulu kan sini juga jualan ayam kentucky. Terus dia (mahasiswa) minta ayam disambelin, terus digeprek campur sama ayamnya itu. Jadi ayam geprek,” Ujar Eko Setiawan, karyawan Warung Bu Rum yang bekerja dari tahun 2018.

Dari ketidaksengajaan itu, tercipta menu yang hingga kini tetap eksis, bahkan masih terus berkembang. Momen yang terjadi pada tahun 2003 tersebut berhasil membuat Bu Rum beralih dari warung ramesan dan menjadikan ayam geprek sebagai menu favorit di warungnya.

Eko kembali menuturkan, bahwa warung Bu Rum mengalami penurunan pengunjung meskipun tetap terlihat ramai. Pasalnya, banyaknya ayam yang terjual tidak sebanyak dulu. Saat ini menghabiskan 30 kg ayam dalam sehari.

“Sekarang kan banyak saingannya, jadi sedikit sepi, gak kayak dulu. Sempat pandemi juga, mahasiswa juga belum ke sini (karena) masih online,” imbuhnya.

Meskipun pembeli berkurang, tetapi warung ini tidak pernah sepi. Terlihat dari banyaknya orang yang silih berganti menikmati seporsi ayam geprek. Apalagi saat jam makan siang tiba, padahal berderet warung ayam geprek lain yang juga tak kalah ramai.

Ayam geprek bu Rum termasuk ayam geprek sederhana, karena sambalnya sendiri menggunakan bumbu biasa seperti, cabai, tomat, garam, dan msg. Namun, cita rasanya yang khas dan kesederhanaannya yang diminati banyak orang. Banyaknya pilihan sayur, menjadi pembeda dari warung geprek lain.

"Rasanya enak, beneran digeprek. Kan biasanya ayam geprek lain cuma dikasih sambel doang. Terus disini juga banyak pilihan sayurnya ada sop, sayur nangka, dan lain sebagainya,” Kata salah seorang pengunjung dari Magelang.

Selain testimoni langsung, banyaknya pengakuan dari hampir seluruh platform media sosial membuktikan ayam geprek bu Rum layak dicoba. Mungkin juga hal ini menjadi alasan mengapa warung bu Rum tetap eksis sejak 2003. Selain itu, dibarengi dengan munculnya banyak warung ayam geprek lain.

Reporter: Nurmala Salsabila (Peserta Suara Community Institute Batch 1)

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Komentar

Rekomendasi

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda