Review Anime Brynhildr In The Darkness, Obsesi yang Membawa Petaka

Sekar Anindyah Lamase | Sandy Hermawan
Review Anime Brynhildr In The Darkness, Obsesi yang Membawa Petaka
Poster anime Brynhildr In The Darkness (Crunchyroll)

Anime Brynhildr In The Darkness merupakan salah satu anime bergenre dark fantasy yang cukup menarik untuk ditonton.

Anime ini mengisahkan tentang kehidupan seorang siswa SMA bernama Ryota Murakami yang dihantui oleh janji yang dibuatnya dengan teman masa kecilnya, Kuroneko, yang tewas dalam sebuah kecelakaan. Suatu hari, munculah seorang siswi pindahan yang sangat mirip dengan Kuroneko bernama Kuroha Neko. 

Ryota yang yakin bahwa Kuroha adalah Kuroneko yang bereinkarnasi, berusaha untuk mendekatinya. Namun, Kuroha ternyata memiliki kekuatan sihir yang sangat dahsyat dan merupakan seorang penyihir yang melarikan diri dari sebuah organisasi penelitian. Ryota pun akhirnya terlibat dalam kehidupan gelap Kuroha yang penuh dengan bahaya dan intrik.

Di awal cerita, anime ini berhasil membangun ketegangan dan rasa penasaran penonton. Misteri tentang kekuatan sihir Neko, organisasi penelitian yang memburunya, dan hubungannya dengan Kuroneko menjadi elemen-elemen yang membuat penonton terus mengikuti perkembangan cerita.

Pertemuan Ryota dengan teman-teman Neko yang juga memiliki kekuatan sihir menambah kompleksitas cerita dan memperluas dunia yang dibangun dalam anime ini. 

Sayangnya, seiring berjalannya cerita, alur Brynhildr In The Darkness mengalami perubahan tempo yang cukup signifikan. Pada pertengahan hingga akhir cerita, alur terasa terburu-buru dan kurang pengembangan.

Beberapa karakter yang memiliki potensi menarik, seperti teman-teman Kuroha, kurang mendapatkan porsi yang cukup dalam cerita. Akibatnya, mereka terasa kurang penting dan kurang berkontribusi pada perkembangan alur secara keseluruhan. 

Salah satu kekurangan yang paling menonjol dari anime ini adalah kurangnya pengembangan karakter dan hubungan antar karakter. Padahal, interaksi antara Ryota dan Kuroha, serta dinamika antara Kuroha dan teman-temannya, memiliki potensi yang sangat besar untuk dieksplorasi lebih dalam. Sayangnya, potensi ini tidak dimaksimalkan dengan baik, sehingga membuat cerita terasa kurang memuaskan. 

Meskipun memiliki kekurangan dalam pengembangan alur dan karakter, Brynhildr In The Darkness tetap menawarkan pengalaman menonton yang cukup menghibur bagi para penggemar genre dark fantasy.

Misteri yang menarik di awal cerita, aksi yang cukup intens, dan drama yang mengharukan menjadi daya tarik utama dari anime ini. Namun, bagi sebagian penonton, alur cerita yang terburu-buru dan kurangnya pengembangan karakter mungkin menjadi kekurangan yang cukup signifikan.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak