Ulasan
Review Novel Penaka, Kisah Pernikahan dan Realita yang Sesungguhnya
"Mengapa selama ini aku sibuk menghitung apa yang tidak aku punya, jika sebenarnya yang kubutuhkan adalah cukup, bukan banyak? Mengapa selama ini aku sibuk memedulikan apa yang tidak aku miliki, padahal yang kumiliki sekarang tidak ada yang salah?" (Halaman 185)
Novel Penaka karya Altami N.D. merupakan novel metropop dengan sentuhan magical realism, membuat premis yang awalnya mainstream mejadi sangat unik dan menarik perhatian pembaca. Konflik yang dihadirkan juga banyak yang relate dengan kehidupan sehari-hari, khususnya bagi mereka yang telah berumah tangga.
Novel dengan tebal 216 halaman ini bisa dibaca sekali duduk karena tebal halaman yang sangat tipis dibandingkan novel bergenre metropop lainnya. Meskipun novel ini tipis, ada banyak sekali pelajaran yang bisa didapat dari buku ini, mulai dari komunikasi antar pasangan, arti sesungguhnya dari kebersamaan, dan dampak media sosial terhadap kehidupan.
Sinopsis Novel Penaka
Penaka menceritakan tentang sepasang suami istri yang baru menikah selama dua tahun. Cerita akan berfokus pada karakter Sofia yang selama dua tahun pernikahannya merasa lelah hidup bersama dengan suaminya, Laksana. Sofia merasa hanya dirinya saja yang berjuang untuk mempertahankan rumah tangganya, sementara Laksana hanya sibuk bermain game sepulang kerja dan selalu berantakan. Padahal, demi rumah tangga ini, Sofia bahkan rela untuk merelakan mimpinya sebagai chef demi Laksana dan anak semata wayang mereka, Raisa.
Selain itu, Sofia juga merasa iri dengan kehidupan orang lain yang lebih baik dibandingkan dirinya yang hanya mengenakan daster dan mengurus anak di rumah. Tentunya Sofia mengetahui kehidupan orang lain tersebut dari media sosial yang selalu ia lihat ketika sedang senggang. Ketika Sofia sudah mencapai puncak kelelahan, ia meminta cerai dengan Laksana dan mulai mewujudkan impiannya setelah cerai dan menjadi single parent.
Namun, yang terjadi keesokan harinya adalah Sofia yang berubah menjadi botol minum milik Laksana, dan melihat sosok dirinya yang sedang membereskan rumah. Tidak hanya berubah menjadi botol minum, Sofia juga berubah menjadi kucing, burung, hingga pegawai minimarket. Tanpa Sofia sadari, ketika ia tengah berubah wujud, Sofia jadi mengetahui kebenaran yang terjadi pada orang-orang di sekitarnya.
Bagaimana akhir dari kehidupan pernikahannya? Apakah Sofia bisa kembali menjadi manusia? Apakah cerai masih menjadi keinginannya ketika ia sudah mengetahui semua kebenaran yang terjadi?
Kelebihan dan Kekurangan Novel
Penulis sukses membuat premis menarik dengan mengangkat konflik yang realistis dan sering terjadi dalam kehidupan pernikahan. Penggambaran karakter dalam novel ini yang lebih menunjukkan tindakan daripada penjabaran yang didetailkan dari sudut pandang penulis menjadi poin plus dari novel ini. Selain itu, pesan moral yang disampaikan juga bisa dengan mudah masuk oleh para pembaca karena penyampaian yang tidak bertele-tele dari sang penulis.
Namun, novel ini memiliki banyak kesalahan pengetikan (typo), sehingga membuat fokus para pembaca menjadi terganggu ketika membaca bukunya. Kesalahan kecil tetapi terus muncul dapat membuat ketidaknyamanan menurunnya minat baca, apalagi bagi para pembaca yang gampang salah fokus.
Jika ingin membaca novel yang tidak terlalu tebal, tema cerita yang unik, dan mengangkat konflik pernikahan yang sangat relate dengan kehidupan sekitar, maka novel ini bisa dijadikan rekomendasi.
Namun, jika ingin membaca novel yang minim kesalahan pengetikan, novel ini dapat dipertimbangkan kembali jika ingin membacanya.
Identitas Buku
- Judul: Penaka
- Penulis: Altami N. D.
- Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
- Tahun Terbit: 28 September 2022
- Tebal Halaman: 216 Halaman
- ISBN: 9786020664118
- Genre: Romance Fiction