Ulasan

Review Film How to Make a Killing: Ambisi Mematikan Pewaris yang Kaya Raya

Review Film How to Make a Killing: Ambisi Mematikan Pewaris yang Kaya Raya
Poster film How to Make a Killing (IMDb)

How to Make a Killing adalah film black comedy thriller yang dirilis pada tahun 2026, disutradarai dan ditulis oleh John Patton Ford. Film ini merupakan adaptasi longgar dari novel klasik Israel Rank: The Autobiography of a Criminal karya Roy Horniman, yang juga menginspirasi film Inggris Kind Hearts and Coronets (1949). Dengan durasi sekitar 105 menit dan rating R, film ini dibintangi Glen Powell sebagai pemeran utama, didukung oleh Margaret Qualley, Jessica Henwick, Ed Harris, Bill Camp, Zach Woods, dan Topher Grace. Produksi oleh A24 ini menggabungkan elemen komedi gelap, ketegangan, dan kritik sosial terhadap keserakahan serta ketidakadilan kelas sosial.

Cerita tentang Balas Dendam Kelas Sosial

Salah satu adegan di film How to Make a Killing (IMDb)
Salah satu adegan di film How to Make a Killing (IMDb)

Plot film berpusat pada Becket Redfellow (Glen Powell), seorang pria kelas pekerja yang lahir dari ibunya, Mary (Nell Williams), yang diusir dari keluarga Redfellow yang sangat kaya karena kehamilan remajanya. Dibesarkan dalam kemiskinan, Becket tumbuh dengan pesan dari ibunya untuk memperjuangkan kehidupan yang seharusnya ia miliki. Setelah kematian ibunya karena kanker, ia bekerja sebagai penjual jas mewah di New York. Melalui celah wasiat, ia mengetahui posisinya sebagai pewaris ke-8 dari kekayaan keluarga senilai miliaran dolar. Becket kemudian merencanakan pembunuhan sistematis terhadap kerabat-kerabatnya yang menghalangi warisan tersebut. Cerita disajikan melalui kerangka narasi pengakuan di penjara menjelang eksekusi mati, di mana Becket bercerita kepada seorang pendeta.

Review Film How to Make a Killing

Salah satu adegan di film How to Make a Killing (IMDb)
Salah satu adegan di film How to Make a Killing (IMDb)

Glen Powell menghadirkan penampilan karismatik sebagai anti-hero yang ambisius dan manipulatif. Karakternya berkembang dari sosok yang simpatik menjadi monster yang dingin, mencerminkan tema ambisi yang merusak. Margaret Qualley sebagai Julia Steinway, sahabat masa kecil Becket yang oportunis, memberikan energi dinamis dan chemistry kuat. Jessica Henwick sebagai Ruth menambah lapisan emosional dan romansa yang rumit. Ed Harris sebagai Whitelaw Redfellow, patriark keluarga, menyampaikan aura otoritas dan kekejaman dengan efektif. Sutradara John Patton Ford berhasil menciptakan tone yang ringan namun sinis, dengan humor hitam yang tajam, meskipun eksekusi plot yang kadang terasa contrived dan kurang mendalam dalam pengembangan karakter pendukung.

Secara visual, film ini memanfaatkan sinematografi yang elegan oleh Todd Banhazl, menampilkan kontras antara dunia mewah keluarga Redfellow dan kehidupan sederhana Becket. Skor musik Emile Mosseri mendukung suasana ketegangan yang diimbangi komedi. Film ini kupuji karena hiburan dan penampilan Powell. Untuk kekurangannya kurasa ada pada premis yang sudah familiar dan resolusi yang kurang memuaskan buatku sebagai penonton. Meski demikian, ia berhasil menjadi hiburan yang engaging kok, terutama buat kamu penggemar dark comedy seperti The Wolf of Wall Street atau Knives Out.

Film How to Make a Killing mulai tersedia secara eksklusif untuk streaming di HBO Max di Amerika Serikat pada 19 Juni 2026. Mengingat distribusi global Warner Bros. Discovery dan ketersediaan HBO Max di Indonesia, film ini dapat diakses di platform yang sama di Indonesia sekitar periode yang serupa atau segera setelahnya. Saat ini, film ini sudah tersedia untuk ditonton di HBO Max Indonesia. Sangat kusarankan memeriksa aplikasi atau situs resmi Max untuk konfirmasi langganan dan jadwal terkini ya guys, karena ketersediaan regional dapat bervariasi berdasarkan lisensi.

Bagian paling dramatis salah satunya terlihat ketika Becket dan Whitelaw Redfellow (Ed Harris) akhirnya saling berhadapan di akhir cerita. Dalam pertemuan yang tegang di kediaman mewah keluarga, Becket menghadapi patriark yang kejam. Adegan ini penuh emosi, di mana Becket menolak kesempatan membunuh secara langsung, akan tetapi dialog yang menusuk mengungkap lapisan keserakahan dan penyesalan. Ketegangan mencapai puncak dengan twist yang tak terduga, menyoroti konsekuensi moral dari tindakan Becket. Adegan ini kuinngat karena akting kuat kedua aktor dan cara film ini mempertanyakan apakah warisan materiil sepadan dengan hilangnya kemanusiaan.

Adegan memorable lainnya adalah pembunuhan pertama Becket di kapal, di mana ia menggunakan tali dan jangkar untuk menenggelamkan kerabatnya yang mabuk. Adegan ini menggabungkan ketegangan thriller dengan humor gelap khas film, menampilkan kecerdasan Becket sekaligus kegelapan yang mulai merasuki dirinya. Kalau menurutku sih, ini salah satu adegan dramatis dan bagaimana ia menandai transformasi sebagai karakter. Selain itu, interaksi berulang dengan Julia (Qualley) dan Ruth (Henwick), termasuk momen romansa yang rumit serta pengkhianatan, meninggalkan kesan mendalam tentang hubungan yang dibangun di atas ambisi. Adegan pengakuan di penjara juga ikonik, memberikan perspektif introspektif yang kontras dengan aksi kekerasan sebelumnya.

Jadi pada akhirnya, How to Make a Killing adalah film yang cerdas dan menghibur, meski tidak sempurna. Ia berhasil mengkritik obsesi terhadap kekayaan sambil menyajikan hiburan berkualitas tinggi berkat penampilan Glen Powell. Sangat aku rekomendasikan buat kamu yang menyukai cerita balas dendam dengan sentuhan komedi yang satir. Jadi tunggu apa lagi nih, Sobat Yoursay! Gas streaming di HBO Max sekarang. Selamat menonton. Rating pribadi: 7.7/10.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda