Ulasan
Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!
Medan menyimpan banyak destinasi wisata tersembunyi yang cocok dijadikan tempat healing dari rutinitas sehari-hari. Tanpa perlu cuti panjang atau perjalanan jauh, sejumlah lokasi ini bisa dikunjungi pulang-pergi dalam satu hari. Menariknya, akses menuju tempat wisata tersebut relatif mudah dan ramah dilalui sepeda motor. Hal ini membuat wisata hidden gem di Medan semakin praktis dan terjangkau.
Tak hanya cocok untuk keluarga yang ingin menikmati suasana alam bersama, destinasi ini juga pas bagi mahasiswa atau pecinta motoran yang mencari pengalaman healing singkat. Perjalanan menuju lokasi pun menjadi bagian dari keseruannya, dengan pemandangan alam yang menyegarkan mata. Mulai dari wisata alam hingga spot edukatif, semuanya menawarkan suasana tenang untuk melepas penat. Berikut tiga wisata hidden gem di Medan yang bisa kamu kunjungi untuk healing sehari.
1. Gundaling Farmstead Brastagi

Bagi kamu yang sedang mencari destinasi liburan dengan suasana segar dan berbeda di Sumatera Utara, Berastagi selalu punya cerita. Salah satu tempat yang belakangan ini hits dan mencuri perhatian adalah Gundaling Farmstead.
Terletak di kawasan agrowisata yang asri, destinasi ini sering kali dijuluki sebagai "Farmhouse Lembang-nya Berastagi" karena konsep peternakan modernnya yang berpadu dengan keindahan alam pegunungan. Menariknya lagi, pihak pengelola tidak memungut biaya tiket masuk bagi wisatawan yang ingin sekadar jalan-jalan menikmati udara sejuk khas Karo sambil memandangi hamparan rumput hijau yang luas.
Namun, ada satu catatan penting yang perlu kamu ketahui sebelum berkunjung ke sini agar ekspektasimu tetap terjaga. Meski tempat ini mengusung konsep wisata edukasi peternakan, kenyataannya demi menjaga higienitas, keamanan, serta kualitas susu yang diproduksi, area kandang tidak bebas dimasuki.
Saat berkunjung ke sana kemarin, pengunjung umumnya tidak bisa melihat sapi dari dekat secara langsung melainkan hanya bisa memandangi kawanan sapi perah tersebut dari kejauhan yang dibatasi oleh pagar pembatas.
Jadi, untuk kamu yang berharap bisa melakukan interaksi langsung seperti menyentuh atau memberi makan sapi, tampaknya harus puas dengan menikmati pemandangan mereka dari jauh saja.
Meski interaksi dengan sapi cukup terbatas, liburanmu dijamin tetap terasa manis berkat berbagai produk olahan susu segar yang diproduksi langsung dari peternakan ini. Kamu wajib mampir ke restorannya untuk mencicipi kesegaran susu murni asli dan yogurt kualitas premium mereka yang terkenal lezat.
Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau bagi para pelancong; untuk susu murni segar dibanderol mulai dari Rp20.000-an saja per liternya, sedangkan untuk segelas yogurt segar dengan aneka varian rasa buah yang manis-asam pas bisa kamu nikmati mulai dari harga Rp25.000-an.
Dengan keindahan lanskap yang instagramable ditambah kelezatan susu segarnya, Gundaling Farmstead tetap menjadi rekomendasi tempat nongkrong terbaik untuk melepas penat di akhir pekan!
2. JIB Farm

Kebun anggur JIB Farm merupakan destinasi agrowisata yang terletak di Desa Guru Kinayan, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Lokasinya berada di kawasan lingkar kaki Gunung Sinabung yang terkenal dengan udara sejuk dan panorama alamnya. Kebun ini menyuguhkan deretan tanaman anggur yang tumbuh subur di dataran tinggi. JIB Farm ini awalnya merupakan kebun edukasi pertanian yang kemudian berkembang menjadi tujuan wisata.
Di JIB Farm, pengunjung dapat melihat langsung proses budidaya anggur yang dikelola oleh petani lokal. Selain berfungsi sebagai tempat edukasi, kebun ini juga menawarkan suasana alam yang tenang dan asri. Pemandangan pegunungan serta udara segar menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang datang. Tak heran jika JIB Farm kerap dikunjungi wisatawan lokal hingga luar daerah.
Untuk menuju JIB Farm, perjalanan dapat dimulai dari Kota Medan dengan arah menuju Berastagi atau Kabanjahe. Dari Berastagi, perjalanan dilanjutkan ke Kecamatan Payung hingga tiba di Desa Guru Kinayan. Waktu tempuh dari Medan ke lokasi diperkirakan sekitar 3–4 jam menggunakan kendaraan pribadi. Akses menuju lokasi cukup menantang di beberapa titik, sehingga disarankan menggunakan kendaraan dalam kondisi prima.
3. Pantai Adil

Bagi kamu yang sedang mencari tempat pelarian sejuk di sekitar Deli Serdang tepatnya di Kecamatan Namorambe, nama "Pantai Adil" mungkin terdengar seperti destinasi pesisir laut pada umumnya. Namun jangan sampai terkecoh, sebab kata pantai di sini sebenarnya kurang tepat untuk menggambarkan lokasinya. Destinasi ini sejatinya merupakan bagian dari aliran Sungai Sembahe yang jernih dan dijadikan tempat pemandian alam oleh warga kampung sekitar.
Menariknya, untuk menikmati kesegaran air di sini kamu umumnya tidak dikenakan biaya tiket masuk alias gratis. Kamu hanya perlu merogoh kocek berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000 saja jika ingin menyewa gazebo atau pondokan di tepi sungai, tergantung pada ukuran besar kecilnya bangunan.
Namun, sebelum kamu langsung memacu kendaraan ke sana, ada satu tips penting yang wajib kamu perhatikan terkait faktor cuaca. Karena ini merupakan pemandian alam beraliran sungai, kondisi airnya sangat bergantung pada alam sekitar; jika kamu berkunjung saat musim kemarau, kamu akan disambut oleh kesegaran air sungai yang sangat jernih, asri, dan menyegarkan badan.
Sebaliknya, sangat tidak disarankan datang saat musim hujan karena aliran air dari hulu bisa berubah menjadi keruh atau butek, sehingga kurang nyaman untuk dipakai berenang. Jadi, pastikan kamu memilih waktu kunjungan yang tepat di hari yang cerah agar bisa menikmati pesona alami Pantai Adil Namorambe dengan maksimal!
Itu tadi ketiga spot wisata alam di Medan yang sudah pernah saya kunjungi untuk melepas penat semasa mahasiswa, tak hanya bisa dilalui PP atau pulang pergi dari Medan, kamu juga bisa menikmati keindahan alam Medan bersama keluarga atau teman. Tunggu apalagi? Gas ajak teman dan keluargamu untuk liburan singkat di wilayah Medan.