Ulasan
Hadiah Natal dengan Pengorbanan Manis Nan Ironis dalam The Gift of the Magi
Apa yang terbesit dalam pikiranmu saat natal tiba? Pastinya menyiapkan hadiah, kan? Hal ini dialami oleh Jim dan Della dalam cerita klasik The Gift of the Magi karya O. Henry yang pertama kali terbit pada 1905. Masalahnya, hidup mereka terlalu pas-pasan untuk sekadar memenuhi kebutuhan utama. Nah, apalagi untuk hadiah natal.
Tapi, pasangan ini masing-masing memiliki hal berharga yang selalu mereka jaga. Rambut panjang Della dan jam tangan milik Jim. Dengan inisiatif, mereka mencoba berbagai cara untuk saling memberikan hadiah natal terbaik. Namun, pengorbanan yang mereka lakukan ternyata malah membuat pasangan muda ini terjerumus cinta yang semakin dalam.
Pengorbanan yang Setara

Saat itu, kondisi ekonomi pasangan Jim dan Della sedang tidak baik. Di sisa uangnya yang sangat sedikit, Della ingin memberikan hadiah rantai jam tangan untuk barang kesayangan Jim itu. Dia mencari cara untuk mencari uang cukup dengan cara tercepat. Akhirnya, ia memotong dan menjual rambut panjangnya yang sudah lama dirawatnya itu.
Di sisi lain, Jim melakukan pengorbanan yang hampir sama. Ia tahu istrinya sangat mencintai rambut panjangnya. Tanpa pikir panjang, Jim menjual jam tangannya yang berharga tanpa sepengetahuan Della untuk membelikannya sisir baru.
Keduanya sama-sama rela kehilangan sesuatu yang berharga demi memberikan hadiah untuk orang yang mereka cintai.
Ironis, Hadiah Natal Jadi Sia-Sia

Ironisnya, pengorbanan yang dilakukan Jim dan Della justru membuat hadiah yang mereka beli tidak bisa digunakan. Della sudah tidak memiliki rambut panjang untuk memakai sisir cantik yang dibelikan Jim. Begitu juga dengan Jim yang sudah menjual jam tangannya, sehingga rantai yang diberikan Della tidak bisa dipakai.
Kalau dilihat dari kegunaannya, hadiah tersebut memang terasa sia-sia. Namun, justru di situlah bagian paling menarik dari cerita ini. Della dan Jim sebenarnya tidak membeli hadiah hanya untuk membuat pasangannya memiliki sesuatu yang baru. Mereka rela kehilangan barang berharga yang mereka punya demi menunjukkan rasa cinta kepada satu sama lain.
Apakah di ending mereka kecewa? Anehnya tidak! Mereka justru merasa kalau cintanya semakin dalam. ini yang bikin saya salut terhadap pasangan ini. Walaupun mereka terlihat 'bodoh' karena merelakan barang berharga demi hadiah sia-sia, Jim dan Della malah berhasil membuktikan cinta yang tak bersyarat itu. Kalau ada di posisi Jim atau Della, apakah kamu mau melakukan hal yang sama?