Ulasan

Review Bird in Hand: Pulang Demi Pernikahan, Kembali pada Luka Lama

Review Bird in Hand: Pulang Demi Pernikahan, Kembali pada Luka Lama
Scene Film Bird in Hand (IMDb)

Rencana pernikahan kadang terdengar seperti kabar bahagia dalam hidup seseorang. Bird Rowe justru membawa rencana itu pulang ke rumah masa lalu, lalu menjadikannya alasan untuk membongkar hubungan keluarga yang penuh ganjalan. Dalam Bird in Hand, film ini memakai premis tersebut sebagai pintu menuju drama keluarga yang lucu, kacau, sekaligus getir.

Film komedi-drama ini ditulis dan disutradarai Melody C. Roscher sebagai debut penyutradaraan film panjangnya. Bird in Hand tayang perdana di Tribeca Festival 2025 dalam U.S. Narrative Competition. 

Film ini diproduksi Park Pictures, Mizzle Media, Ossentra Films, Spark Features, Zeus Pictures, dan The Wonder Club, dengan durasi sekitar 87 menit. Pemerannya meliputi Alisha Wainwright sebagai Bird Rowe, Christine Lahti sebagai Carlotta, James Le Gros sebagai Dennis, Annabelle Dexter-Jones sebagai Leigh, Jeffrey Nordling sebagai Dale, dan K. Todd Freeman sebagai Bower.

Ceritanya mengikuti Bird Rowe, perempuan birasial yang baru bertunangan dengan kekasihnya, Frank. Dia pulang ke kampung halaman untuk menemui ibunya, Carlotta, sambil mencari lokasi pernikahan. 

Bird dan Carlotta berkeliling mencari tempat yang cocok, sementara hubungan ibu-anak itu perlahan memperlihatkan retakan lama. Di balik urusan pernikahan, Bird sebenarnya sedang mencari kesempatan bertemu ayah biologisnya, sosok yang menjadi bagian kosong dalam hidupnya. Pencarian itu membawanya mendekati tetangga baru Carlotta, Dennis dan Leigh, pasangan yang membeli plantation dan berusaha membentuk ulang citranya. 

Pertemuan itu menyeret Bird ke dalam hubungan, kebohongan, hasrat, dan keputusan yang membuat perjalanan pulangnya semakin berantakan.

Menarik, ya?

Plot Pernikahan dalam Cerita

Pernikahan bagi Bird seharusnya jadi pintu menuju kehidupan baru. Ironisnya, dia malah menjadikannya tiket untuk kembali ke masa lalu. Dia datang membawa kabar pertunangan, tapi juga menyimpan agenda yang lebih personal. Gagasan ini membuat perjalanan Bird seperti gerakan maju yang harus melewati langkah mundur.

Roscher juga cerdas menjadikan pencarian ayah biologis sebagai cerminan pencarian jati diri. Bird sedang bersiap membangun keluarga sendiri, sementara bersamaan dia masih berusaha memahami keluarga tempat dirinya berasal. Dua perjalanan itu berjalan beriringan. Semakin dekat Bird pada pernikahannya, semakin jelas pula ada bagian masa lalu yang belum sanggup dia tinggalkan.

Di sinilah hubungan Bird dan Carlotta jadi pusat emosi. Carlotta bukan sosok ibu yang mudah disukai. Dia eksentrik, kadang narsistik, dan punya cara berbicara yang bisa membuat Bird semakin frustrasi. Bird sendiri juga jauh dari karakter utama yang selalu benar. Dia manipulatif, impulsif, dan sering mengambil keputusan berdasarkan luka yang dirasakannya. 

Aku justru suka pilihan itu. Film ini enggan membuat konflik mereka jadi pertarungan ‘biasa’ antara ibu yang salah dan anak yang menjadi korban. Keduanya sama-sama membawa ego. Keduanya sama-sama menyimpan kebutuhan untuk dipahami. Bahkan ketika mereka sedang berusaha dekat, cara yang dipilih sering malah membuka luka baru.

Bird in Hand akhirnya menarik karena memahami bahwa pulang ke rumah jarang sesederhana membuka pintu dan duduk kembali di tempat lama. Rumah menyimpan kenangan, orang-orang yang berubah, dan luka yang sengaja dijauhkan. Pernikahan Bird jadi tujuan di permukaan, dan perjalanan sebenarnya adalah memahami dari mana dirinya berasal sebelum menentukan ke mana dia akan pergi.

Buatku, film ini sama sekali tak ada rekonsiliasi instan. Hanya dua perempuan dengan sejarah panjang yang saling menyayangi lewat cara yang kadang salah. Dari kekacauan itulah Bird in Hand menemukan sisi paling menyentuh yang bisa Sobat Yoursay tonton sebagai hiburan. Selamat menonton. 

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda