Beberapa bulan lalu, Sony merilis trailer kedua dari film Morbius. Film ini sempat diundur penayangannya beberapa kali, sampai dipilihlah 1 April 2022 sebagai tanggal perilisannya. Morbius merupakan vampir villain dalam dunia Marvel ciptaan Roy Thomas dan Gil Kane.
Dilihat dari trailernya, sosok morbius akan diperankan oleh Jared Leto, seorang aktor yang sudah malang melintang didunia perfilman Hollywood dan vokalis dari grup band 30 Second To Mars. Morbius sebenarnya pernah muncul dalam film Blade (1998), tapi nama morbius sendiri masih sangat asing di telinga banyak orang.
Merangkum dari kincir dan duniagames, berikut 5 fakta morbius, villain vampir dari marvel yang haus akan darah.
1. Morbius adalah seorang ilmuwan
Sebelum menjadi seorang vampir, Michael Morbius dulunya adalah seorang yang pintar dan terbilang jenius. Ia dulunya adalah ilmuwan biokimia, bahkan saking pintarnya ia pernah memenangkan sebuah hadiah Nobel dalam bidang yang digelutinya selama ini yaitu Biokimia. Kepintarannya itu ia gunakan untuk menyembuhkan penyakit yang ia alami, namun, ia tidak tahu kalau efek samping dari obat yang ia buat sangatlah mengerikan.
2. Memiliki kekuatan yang berasal dari kelelawar
Penyakit yang dideritanya ini merupakan penyakit yang cukup langka, yaitu penyakit yang berhubungan dengan darahnya. Untuk menyembuhkannya, Morbius berencana melakukan percobaan yaitu melibatkan kelelawar pada percobaan itu, dan percobaan itu berhasil menyembuhkan penyakitnya. Namun juga menimbulak efek samping yang merubahnya menjadi vampir yang haus darah.
Dari efek sampingnya tersebut ia mendapat kekuatan super, mulai dari kekuatan fisik dan kecepatan yang melebihi manusia normal. Bahkan ia memiliki kekuatan layaknya kelelawar yaitu radar ultrasonik, yang bisa ia gunakan untuk mendeteksi musuh.
3. Kelemahan morbius adalah haus akan darah
Vampir biasanya memiliki kelemahan dengan bawang putih, salib, dan akan terbakar karena sinar matahari. Namun hal itu tidak dimiliki oleh morbius, karena kekuatan vampir yang ia peroleh bukanlah dari hasil supranatural melainkan dari percobaannya sendiri dalam menyembuhkan penyakit. Satu-satunya kelemahan yang ia miliki adalah haus akan darah.
4. Menjadi anggota the midnight sons
Morbius pernah bekerja sama dengan Dr. Strange yang sengaja merekrutnya untuk bergabung dalam tim the midnight sons. Tim tersebut ia buat guna membasmi hal-hal mistik dan ghaib yang mengancam ketertiban dunia. Selain itu, morbius juga pernah bekerja sama dengan karakter marvel lainya yaitu Iron Fist, Wong, dan bahkan Ghost Rider.
Itulah 4 fakta mengenai Morbius, Vampir villain dari marvel yang haus darah. Patut ditunggu aksi morbius dalam membasmi musuhnya yang rencannya akan tayang dibioskop pada 1 April 2022.
Baca Juga
-
3 Macam Tipe Cumlaude yang Dapat Kamu Raih sebagai Seorang Mahasiswa
-
5 Manfaat Me Time untuk Kesehatan Mental dan Hubunganmu
-
Ulasan Film Fresh, Melarikan Diri dari Pacar Psikopat Juga Kanibal
-
4 Fakta Riddler, Villain DC di Film The Batman yang Penuh Teka-Teki
-
Ulasan Film Scream 5, Kembalinya Sosok Ghostface Meneror Seluruh Kota
Artikel Terkait
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
Apa Itu Manten Tebu? Tradisi yang Diangkat dalam Film Pabrik Gula
-
Nonton Film Jumbo dengan DANA Kaget Gratis Hari Ini, Simak Tutorialnya
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?