Tracer adalah drama orisinal produksi Wavve yang baru selesai tamat 25 Maret kemarin. Wavve adalah layanan media over-the-top (OTT) asli Korea Selatan, sehingga Tracer tayang di platform tersebut selain juga disiarkan lewat stasiun TV MBC. Melansir dari Soompi, episode terakhir Tracer yang ditayangkan di TV mencapai rating 9% dan menandai pencapaian tertinggi selama penayangannya sejak Januari lalu.
Sayangnya, Wavve hanya bisa diakses di Korea Selatan dengan syarat berlangganan menggunakan nomor dan rekening Korea. Dengan adanya keterbatasan akses itu, tampaknya drama Tracer ini juga kurang mendapat eksposur dari penikmat drama secara global. Selama penayangannya pun di Korea, sempat ada komplain karena Wavve menyiarkan drama ini dua episode sekaligus dalam sehari setiap Jumat, sementara MBC menayangkan satu episode per hari setiap Jumat dan Sabtu.
Banyak penggemar yang berharap Tracer bisa tayang di OTT yang bisa diakses secara internasional, misalnya Netflix, Viu, Viki, atau yang lainnya. Beberapa alasan yang mendasari hal itu antara lain:
1. Premisnya menarik
Latar utama Tracer adalah Divisi 5 Kantor Layanan Pajak Nasional. Drama ini menceritakan pengungkapan penggelapan uang yang disembunyikan dari layanan pajak. Karakter utama bernama Hwang Dong Ju merupakan ketua tim di divisi tersebut. Dia adalah seorang mantan akuntan yang dikisahkan punya banyak pengalaman soal perpajakan. Bersama dengan ketua tim yang baru itu, anggota divisi 5 akan mengungkap banyak kasus.
2. Ada Im Si Wan dan Go Ah Sung
Im Si Wan dalam drama Tracer memerankan Hwang Dong Ju. Aktor ini merupakan salah satu jebolan idol dari grup ZE:A yang kemampuan aktingnya sudah banyak diakui. Di tahun 2015 ia sudah berhasil memenangkan "Best New Actor" untuk kategori seri televisi lewat drama Misaeng: Incomplete Life.
Sementara itu, Go Ah Sung yang lebih sering membintangi film layar lebar juga telah menyabet lebih dari 10 penghargaan berkat aktingnya. Dia juga termasuk dalam daftar chungmuro blue chip, artis-artis muda yang menjadi masa depan perfilman Korea Selatan.
3. Ratingnya cukup stabil
Tracer tayang menggantikan slot drama The Red Sleeve yang hits luar biasa. Pada episode perdananya, Tracer meraih 7,4% dan menjadi peringkat pertama di antara drama-drama lainnya yang tayang pada hari dan waktu yang sama. Di tengah penayangannya, drama ini harus dibagi menjadi dua season karena perhelatan olimpiade musim dingin. Wavve juga menayangkan season ke-2 lebih cepat daripada siaran MBC. Walaupun begitu, episode final Tracer yang tayang di TV masih bisa mencapai rating 9%.
Itulah beberapa alasan drama Korea Tracer banyak diharapkan bisa tayang untuk penonton internasional. Akankah harapan ini terwujud suatu hari nanti?
Baca Juga
-
Sering Dikira Sama, Ini Beda Hydrating dan Moisturizing pada Skincare
-
4 Tips Olahraga Tetap Aman dan Nyaman saat Ibadah Puasa
-
Life is Beautiful: Film Musikal dan Road Movie Tentang Permintaan Terakhir
-
Mengenali Berbagai Jenis Edelweis, Apakah Bunga Rawa Termasuk?
-
3 Macam Cara Stek untuk Memperbanyak Tanaman, Ayo Dicoba!
Artikel Terkait
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Presiden Yoon Suk Yeol Resmi Dicopot, Apa yang Terjadi di Korsel Selanjutnya?
-
Yoon Suk-Yeol Lengser! Mahkamah Konstitusi Sahkan Pemakzulan Presiden Korea Selatan
-
Rilis Poster Baru, Ini Peran Yook Sungjae dan Bona di The Haunted Palace
-
MBC Resmi Tunda Penayangan Drama 'Crushology 101', Ternyata Ini Alasannya
Entertainment
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Kai EXO 'Adult Swim', Menyelam dalam Perasaan Cinta Tanpa Rasa Takut
-
Hengkang dari SM Entertainment, Wendy dan Yeri Tetap Jadi Member Red Velvet
-
Ketagihan Drama Medis? 7 Tontonan Netflix Ini Wajib Masuk List!
Terkini
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan
-
Urgensi Pendidikan Budi Pekerti Ki Hadjar Dewantara vs Krisis Rasa Bersalah
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia