Sebagai seorang politikus, kiprah seorang Ganjar Pranowo tentu sudah tak perlu diragukan lagi. Selain berhasil menduduki posisi sebagai Dewan Perwakilan Rakyat, Ganjar Pranowo juga tercatat sukses dalam pemilihan kepala daerah provinsi Jawa Tengah sehingga berhasil menduduki posisi Gubernur Jawa Tengah semenjak tahun 2013, serta berhasil terpilih kembali pada tahun 2018 lalu.
Uniknya, meskipun Ganjar Pranowo adalah seorang politikus yang disegani di negeri ini, beliau ternyata memiliki jiwa seni yang tinggi dan memiliki bakat yang baik untuk berakting, baik di layar kaca maupun di layar lebar. Tercatat, hingga saat ini selain beberapa kali mengisi acara di televisi, laki-laki kelahiran 28 Oktober 1968 tersebut juga telah turut ambil bagian dalam 2 film produksi dalam negeri. Sudah tahu film apa saja itu? Mari kita simak bersama, yuk!
Film yang Dibintangi Ganjar Pranowo
1. Sang Prawira
Film layar lebar pertama yang mencatatkan keterlibatan seorang Ganjar Pranowo adalah film berjudul Sang Prawira. Film ini dirilis pada tahun 2019 lalu. Dalam film berdurasi 118 menit tersebut, Pak Ganjar memang tidak terlibat dalam porsi yang besar. Beliau menjadi salah satu kameo dengan memerankan perwira kepolisian berpangkat Kombes.
Film Sang Prawira ini mengisahkan tentang perjalanan seorang anak bangsa dalam mewujudkan cita-citanya sebagai seorang abdi negara. Flm ini sendiri mengisahkan tentang perjuangan seorang Horas (Adityo ACP), seorang pemuda dari keluarga yang sederhana dan bercita-cita untuk menjadi seorang polisi.
2. Yowis Ben 3
Setelah film Sang Prawira, Ganjar Pranowo baru-baru ini juga terlibat dalam film laris berjudul Yowes Ben 3. Dalam film bergenre drama-komedi-musikal tersebut, Ganjar Pranowo beradu akting dengan para pandega Yowis Band seperti Bayu Skak, Joshua Suherman, Brandon Salim dan Tutus Thompson.
Dalam film yang dibintangi pula oleh Anya Geraldine tersebut, Ganjar Pranowo memerankan sosok MC alias pembawa acara acara konser band yang digawangi oleh Bayu Skak tersebut di Stadion Sriwedari. Tak hanya itu, di film ini Gubernur Jawa Tengah tersebut berperan sebagai sosok yang menyebalkan, mulai dari tingkah yang seenak sendiri dengan mengklaim kursi rias si Doni (Joshua Suherman) ketika di makeup, hingga dialog yang memancing rasa sebal di antara anggota band dan juga penonton. Namun, ia mampu mengulaskan senyum gemas bagi yang menonton filmnya. Sebuah penampilan yang cukup natural bagi sosok yang basic-nya berbeda jauh dengan dunia seni.
Nah, itulah dua film yang dibintangi Ganjar Pranowo, Gubernur Provinsi Jawa Tengah yang masih aktif menjabat hingga periode ini. bagaimana? Sudah menonton film-film beliau?
Baca Juga
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
Artikel Terkait
-
Konten Korea Tema Luar Angkasa Makin Banyak, Ada Film The Moon D.O. EXO
-
Beraksi Flashmob, Komunitas Becak di Serang Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024
-
Lima Besar Kandidat Capres 2024 Versi Survei Median, Nomor 3 Ganjar Pranowo
-
Cerita Pria Memilih Tobat setelah 6 Tahun Bekerja sebagai Bintang Film Dewasa, Kini Beralih Jadi Pendeta
Entertainment
-
Rilis Teaser Trailer, Serial Harry Potter Segera Tayang Natal 2026
-
Tayang 15 April, Aktor Jang Dong Yoon Debut Jadi Sutradara Lewat Film Nuruk
-
Hon Nara Uru Hodo Menang Manga Taisho 2026, Angkat Kisah di Toko Buku Bekas
-
Anime Firefly Wedding Rilis Teaser PV dan Seiyuu Utama, Tayang Oktober 2026
-
Taeyong dan Haechan NCT Sumbang Lagu Duet di OST Drama Mad Concrete Dreams
Terkini
-
Minyak Mahal, Pendidikan Terancam? Membaca Masa Depan Indonesia di Tengah Gejolak Energi Global
-
Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan
-
Bukan Sekadar Mobil Listrik: Xiaomi SU7 Ultra Jadi Monster Sirkuit dengan Rekor Gila
-
Ulasan Novel Dawuk, Melawan Prasangka dan Stigma Buruk di Masyarakat
-
Eco-Friendly, Mengapa Gaya Hidup Ramah Lingkungan Terasa Sulit Terjangkau?