Film garapan Deddy Mizwar yang juga merupakan sekuel dari film Naga Bonar berjudul Naga Naga Naga akhirnya menetapkan tanggal 16 Juni 2022 sebagai tanggal tayang di bioskop. Penetapan tanggal ini tentu melegakan para penggemar sekuel film Naga Bonar yang telah menanti tanggal tayang resminya. Pasalnya, semenjak mengalami penundaan penayangan dari jadwal semula yang direncanakan pada tahun 2021 lalu, film ini seolah tak mengupdate tanggal rilis barunya.
Namun, sebelum menonton film Naga Naga Naga pada Juni nanti, kita kulik dulu yuk fakta-fakta yang ada dalam film ini. Kira-kira apa saja ya?
1. Merupakan Film Ketiga Sekuel Naga Bonar
Fakta pertama dari film Naga Naga Naga ini adalah merupakan film ketiga dari sekuel Naga Bonar. Iya, disadur dari laman filmindonesia.or.id, film Naga Naga Naga merupakan kelanjutan dari film Naga Bonar, dan juga Naga Bonar Jadi 2. Dan tentu saja, karena merupakan sekuel, film ketiga ini juga memiliki benang merah dengan kisah para tokohnya di film pertama ataupun kedua dulu.
2. Butuh Waktu Hingga Puluhan Tahun dari Film Pertama Hingga Film Ketiga
Fakta kedua dari film Naga Naga Naga ini adalah, ternyata dari film pertama hingga ketiga ini, jika dihitung rentang waktu perilisannya memakan waktu hingga puluhan tahun lho. Film pertama sekuel ini, yakni Naga Bonar dirilis pada tahun 1986 lalu. Kemudian film Kedua yang berjudul Naga Bonar Jadi 2, dirilis pada tahun 2007. Dan kini, film sekuel ketiga berjudul Naga Naga Naga, dirilis pada tahun 2022. Jika dihitung, ada rentang waktu 21 tahun dari film pertama ke film kedua, dan ada rentang waktu hingga 15 tahun dari film kedua ke film ketiga. Jika ditotal, maka rilisan film pertama hingga film ketiga ini totalnya memiliki rentang waktu hingga 36 tahun. Sebuah waktu yang cukup untuk membuat manusia melampaui fase kelahiran hingga memiliki anak.
3. Dibintangi Aktor dan Aktris Papan Atas Indonesia
Selain sosok Deddy Mizwar yang memang menjadi tokoh sentral sekaligus ikon dalam film Naga Bonar, film Naga Naga Naga ini juga memasang aktor dan aktris papan atas Indonesia. Tora Sudiro akan kembali berperan sebagai Bonaga, dan Wulan Guritno akan berperan sebagai Monita. Akting ketiganya akan ditopang oleh aktris muda berbakat, Cut Beby Tshabina yang memerankan sosok Monaga.
4. Memiliki Rating Remaja
Meskipun mengangkat cerita utama di lingkup drama keluarga, namun Lembaga Sensor Film Indonesia memberikan rating 13+ bagi film ini. Itu artinya teman-teman diharapkan untuk bijak dalam menonton film ini.
Nah, itulah 4 fakta tentang film Naga Naga Naga yang akan rilis pada Juni 2022 mendatang. Semakin tak sabar untuk menyaksikannya kan?
Baca Juga
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Tak Dapatkan Kartu Meski Bermain Keras, Sejatinya Sebuah Hal yang Biasa bagi Justin Hubner
-
Kembali Cetak Gol untuk Indonesia, Selebrasi Ole Romeny Nyaris Berakhir Tidak Estetik
Artikel Terkait
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
4 Fakta SimpleMan, Penulis Cerita Horor Misterius Film Pabrik Gula
-
A Minecraft Movie: Masuk Dunia Game di Hari Lebaran, Wuih Seru!
-
5 Karakter di Film Jumbo yang Sukses Curi Perhatian
-
Review 12 Strong: Kisah Heroik Pasukan Khusus AS Pasca Peristiwa 11/09/2001
Entertainment
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Kai EXO 'Adult Swim', Menyelam dalam Perasaan Cinta Tanpa Rasa Takut
-
Hengkang dari SM Entertainment, Wendy dan Yeri Tetap Jadi Member Red Velvet
-
Ketagihan Drama Medis? 7 Tontonan Netflix Ini Wajib Masuk List!
Terkini
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan
-
Urgensi Pendidikan Budi Pekerti Ki Hadjar Dewantara vs Krisis Rasa Bersalah
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia