Akhir yang tragis mewarnai perjalanan Persib Bandung sebagai wakil Indonesia di kompetisi level benua Asia. Tim Maung Bandung yang menjadi satu-satunya perwakilan tanah air yang tersisa di Asian Champions League Two musim ini, harus tersisih dengan cara yang di luar harapan.
Perjalanan manis yang mereka perhilatkan di sepanjang kompetisi antar klub kasta kedua di Benua Kuning tersebut harus berakhir dengan kegagalan melakukan remontada di kandang sendiri. Melawan Ratchaburi yang menjadi salah satu wakil Thailand, Persib Bandung kalah 1-3 secara agregat dan hanya mencukupkan diri sampai di fase 16 besar gelaran.
Ironisnya, akhir dari perjalanan Persib Bandung ini bukan hanya ditutup dengan kekalahan saja. Namun juga ditutup dengan krusuhan berskala cukup besar dari Bobotoh yang tak lain dan tak bukan merupakan barisan pendukung mereka.
Diakui ataupun tidak, kerusuhan yang terjadi di laga pamungkas Persib Bandung pada kompetisi level benua yang mereka ikuti tersebut sedikit-banyak turut mencoreng wajah persepakbolaan Indonesia di pentas persepakbolaan internasional.
Namun demikian, tentu tak fair rasanya jika kita hanya melihat sisi negatif yang diperlihatkan oleh Persib Bandung. Karena sejatinya, persepakbolaan Indonesia mendapatkan banyak keuntungan dari aksi-aksi yang dilakukan oleh tim asal ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut selama bertarung di kancah Benua Asia.
Bahkan, kita sebagai pencinta sepak bola dalam negeri, seharusnya memberikan ucapan terima kasih kepada Pangeran Biru karena perjuangan yang mereka lakukan di musim ini.
Penyebabnya bukan hanya karena mereka telah menampilkan permainan terbaik, namun juga karena hasil perjuangan yang mereka lakukan di level Asia tersebut, membuat persepakbolaan Indonesia mendapatkan keuntungan besar di pentas yang sama pada musim mendatang.
Berdasarkan perhitungan koefisien poin liga di negara-negara Asia oleh footyrankings, imbas perjuangan keras yang dilakukan Persib Bandung di kancah Asia, membuat peringkat Liga Indonesia mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Berdasarkan data dari laman footyranking, pada awal musim 2025 lalu peringkat Liga Indonesia berada di urutan ke-25 dengan total poin 18.653.
Namun, seiring dengan penampilan impresif Persib Bandung (dan Dewa United) di kompetisi level Asia, koefisien poin yang dimiliki oleh Indonesia meningkat pesat hingga pada akhirnya saat ini berjumlah 27.049.
Peringkat Liga Indonesia pun terkatrol cukup tinggi. Dari semula di peringkat ke-25 pada tahun 2025 lalu, saat ini berada di peringkat ke-18 dari seluruh liga sepak bola yang ada di benua Asia.
Dampaknya pun tak main-main bagi Indonesia, terutama dalam hal perwakilan mereka di kompetisi level benua.
Jika dengan menduduki peringkat ke-25 Indonesia hanya dijatah oleh AFC untuk satu tiket ke ACL Two dan satu tiket ke AFC Challenge League yang semuanya melalui jalur play-off, maka tidak demikian halnya dengan musim mendatang.
Kerja keras Persib Bandung (dan Dewa United) yang mendongkrak posisi Liga Indonesia ke peringkat 18 Asia, membuat Indonesia kini memiliki 2 tiket ke ACL Two, yang mana satu tiket bernilai otomatis dan satu tiket melalui babak play-off.
Dengan demikian, maka sudah dipastikan tim manapun yang menjadi juara di Liga Indonesia musim ini, maka sudah pasti tim tersebut akan menjadi wakil Indonesia di kejuaraan level Asia tanpa harus bersusah-payah melalui babak kualifikasi.
Kalau demikian, sudah sepatutnya kita berterima kasih kepada Persib Bandung bukan?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
David Alonso, Calon Rookie MotoGP 2027 Ini Ternyata Anak Didik Marc Marquez
-
Bambang Pamungkas Muncul Lagi di Selangor FC, Kali Ini Bawa Momen Nostalgia
-
Sinyal Kuat dari Kreator: The Simpsons: Hit & Run Bersiap Comeback Setelah 2 Dekade!
-
7 Fakta Menarik Transfer Rodri ke Barcelona: Dari Reuni Juara Dunia hingga Ganti Nama Jersey
-
Santai, Pedro Acosta Hadapi Musim Perdana dengan Ducati Tanpa Rasa Tertekan
Terkini
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
5 Serum Kombinasi Peptide dan Retinol untuk Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
-
Review Bartender Glass of God: Mengobati Luka Jiwa Lewat Segelas Koktail
-
Politik Burung Unta Pemerintah: Ilusi Keberhasilan yang Menutup Realita
-
Netflix Umumkan Anime Baru hingga Tanggal Tayang Cyberpunk: Edgerunners 2