Perjalanan Persib Bandung sebagai salah satu wakil Indonesia di pentas persepakbolaan internasional berakhir dengan penuh kedukaan.
Selain gagal memenuhi target membalas kekalahan dengan defisit tiga gol yang mereka derita di leg pertama babak 16 besar Asian Champions League Two melawan Ratchaburi FC (18/2/2026), mereka juga berpotensi untuk mendapatkan sanksi berganda dari induk sepak bola benua Asia.
Dilansir laman Suara.com (18/2/2026), Persib Bandung yang bertindak sebagai tuan rumah di leg kedua babak 16 besar ACL Two, harus terhenti langkahnya setelah hanya menang dengan skor satu gol tanpa balas.
Ironisnya, selain kalah dengan agregat 1-3 dari wakil Thailand tersebut, tim yang bermarkas di ibu kota Provinsi Jawa Barat itu juga kini bersiap untuk mendapatkan petaka lainnya imbas kelakuan para suporternya..
Aksi rusuh yang dilakukan oleh Bobotoh di akhir pertandingan, membuat kubu Pangeran Biru kini hanya bisa pasrah dan merelakan segala putusan yang kini tengah digodok oleh AFC.
Berdasarkan unggahan dari akun Instagram @seasiagoal (18/2/2026), setidaknya ada dua pelanggaran serius yang dilakukan oleh Bobotoh pada pertandingan Persib Bandung melawan Ratchaburi tersebut.
Pelanggaran pertama adalah menyalakan flare serta petasan, dan pelanggaran kedua adalah melakukan invasi lapangan sehingga membuat kondisi yang tak kondusif di akhir laga.
Tindakan yang kurang dewasa dari para Bobotoh ini tentunya akan membuat Persib Bandung dan persepakbolaan Indonesia mengalami kerugian besar. Pasalnya, selain mencoreng nama Indonesia di pentas internasional, aksi dari para Bobotoh tersebut juga sudah pasti akan menimbulkan denda berganda.
Dalam berbagai kasus yang telah terjadi, pelanggaran-pelanggaran seperti yang dilakukan oleh para Bobotoh itu tak pernah luput dari jatuhnya sanksi pemangku kebijakan dan pihak berwenang.
Dengan berkaca pada sanksi yang telah diturunkan, besar kemungkinan, akan ada 2 hukuman besar yang menanti untuk dijatuhkan kepada Persib Bandung dan para pendukungnya.
Hukuman yang pertama tentu saja hukuman denda, yang mana besarannya akan dihitung oleh AFC sesuai dengan kadar dan tingkatan pelanggaran yang dilakukan oleh para Bobotoh. Besaran hukuman ini pun cukup bervariatif, dimulai dari puluhan juta, hingga ratusan juga tergantung dengan tingkat pelanggaran.
Selain hukuman denda, hukuman kedua yang tak kalah merugikan adalah bakal adanya pengurangan kehadiran penonton atau bahkan pelarangan terhadap para suporter untuk hadir secara langsung di pertandingan kandang yang dilakukan oleh Persib Bandung.
Durasi hukuman pembatasan atau pelarangan kehadiran para penonton ini pun nantinya akan ditentukan oleh AFC sesuai dengan tingkat pelanggaran.
Bisa jadi nanti Bobotoh hanya akan dibatasi jika pelanggaran ini dinilai masih dalam kategori ringan oleh AFC. Namun, sangat mungkin pula nantinya Persib Bandung dihukum dengan bertanding tanpa penonton jika pelanggaran dinilai masuk dalam kategori yang berat.
Itu artinya, lagi-lagi Persib Bandung akan menuai kerugian ganda, karena tanpa kehadiran penonton ke stadion, hal itu juga berarti bakal berkurang atau hilangnya pemasukan bagi pihak klub.
Kalau sudah seperti ini, seharusnya kita sebagai suporter bisa bertindak dengan dewasa ya. Karena sejatinya apa yang kita lakukan juga akan berdampak kepada klub yang kita dukung.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
7 Fakta Menarik Transfer Rodri ke Barcelona: Dari Reuni Juara Dunia hingga Ganti Nama Jersey
-
Santai, Pedro Acosta Hadapi Musim Perdana dengan Ducati Tanpa Rasa Tertekan
-
Belum Punya Tim, Maverick Vinales Tegaskan Tak Akan Bertahan di KTM
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
Rizky Ridho Tak Masuk Skuad Timnas di ASEAN Cup 2026, Ini Bocoran Pemainnya
Terkini
-
Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Surat untuk Hari yang Telah Berlalu
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5