Sudah menyaksikan film pertama Along With The Gods yang rilis pada tahun 2017 lalu? Di film pertama Along With The Gods: The Two Worlds, kita diajak oleh tiga wali akhirat, yakni Gang Rim (diperankan oleh Ha Jung Woo), Hae Won Maek (diperankan oleh Ju Ji Hoon) dan Duk Choon (diperankan oleh Kim Hyang Gi) untuk melintasi kehidupan akhirat pasca kematian seseorang. Setelah sukses mengantarkan arwah Kim Ja Hong yang diperankan oleh Cha Tae Hyun pada film pertama lalu, kini di film kedua, ketiga wali akhirat ini akan kembali mengajak kita untuk bertualang mengarungi tantangan yang lebih besar lagi.
Iya, jika di film pertama lalu permasalahan utama yang diangkat dalam film adalah perjalan ketiganya dalam mengantarkan arwah terpilih untuk melalui tujuh ujian atau tes yang dipersyaratkan sebelum reinkarnasi, maka di film kedua berjudul Along With The Gods: The Last 49 Days ini permasalahan dan konflik yang diangkat akan berkutat diantara para wali akhirat ini.
Setelah berhasil meredam kemarahan yang dimuntabkan oleh Soo Hong (diperankan oleh Kim Dong Wook) pada film pertama lalu, tiga wali akhirat kini memiliki tugas lanjutan untuk mengawal dan ambil bagian dalam persidangan akhirat dari Soo Hong. Tentu saja hal ini menjadi sebuah tugas berat bagi ketiganya. Karena seperti yang kita ketahui bersama, pada film pertama, Soo Hong mengamuk dan membuat permasalahan pelik di dunia nyata meskipun telah meninggal.
Demi bisa mengamankan proses persidangan, ketiga wali akhirat ini diminta untuk membawa jiwa seorang lelaki tua, yang dilindungi oleh dewa rumah (God of House, diperankan oleh Ma Dong Seok). Alhasil, mereka pun berbagi tugas. Gang Rim menemani arwah dari Soo Hong di akhirat, sementara dua rekannya, Hae Won Maek dan Duk Choon turun ke dunia manusia untuk menjemput jiwa suci dari kakek yang dimaksud.
Namun disinilah semua permasalahan bermula. Sang Dewa Rumah yang bertemu dengan Hae Won Maek dan Duk Choon tentu saja tak mau melepas jiwa sang kakek yang selama ini dilindunginya. Bahkan, dalam kesempatan tersebut, Hae Won Maek dan juga Duk Choon mendapatkan kenyataan bahwa sang Dewa Rumah ternyata mengetahui kehidupan sebelumnya mereka berdua yang terlupakan. Namun sayangnya, Dewa Rumah tak membuka semua informasi tersebut, sehingga membuat keduanya penasaran.
Demi bisa menuntaskan rasa penasarannya, kedua wali akhirat tersebut pada akhirnya menanyakan kebenaran pada Gang Rim. Dan disinilah informasi rahasia tentang kehidupan mereka yang merentang lebih dari 1000 tahun yang lalu terungkap dan menimbulkan konflik di antara ketiganya. Kira-kira, bagaimana kelanjutannya ya? Untuk menghilangkan rasa penasaran ini, silakan teman-teman menonton filmnya secara langsung ya!
Oh iya, karena di sini ada keterkaitan dengan kisah Soo Hong yang akan diadili, maka akan lebih afdhol jika teman-teman menyaksikan film yang pertama dulu, ya! Biar tahu benang merahnya dengan film kedua yang berjudul Along With The Gods: The Last 49 Days ini.
Baca Juga
-
Makin Hari Makin Terbukti, Qatar dan Arab Saudi Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan Cara Ilegal
-
Portugal vs Kolombia: Laju Os Navegadores di Tangan Suasana Hati Bruno Fernandes
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
Artikel Terkait
Entertainment
-
Record of Ragnarok Season 4 Resmi Diumumkan, Janjikan Duel Pedang Intens
-
Ambil Peran Ganda, Yoon Ji Sung Bintangi Musikal Portrait of a Boy
-
Song Hye Kyo Resmi Akhiri Kontrak dengan UAA Setelah 14 Tahun Bersama
-
Serial Anime RE:BEL ROBOTICA Resmi Diumumkan, Berlatar Shibuya Tahun 2050
-
Perdana Tayang, House of the Dragon S3 Raih 21,5 Juta Penonton dalam 3 Hari
Terkini
-
Anti Ribet! 5 Moisturizer Stick yang Bikin Wajah Lembap Seharian
-
Review Welcome to the Jungle: Kekacauan di Hutan yang Penuh Lelucon Absurd!
-
Djed Spence Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026: Muslim Pertama Timnas Inggris
-
Drama Once Upon a Small Town, Ketika Dokter Hewan Kota Harus Pindah ke Desa
-
Membaca Papua Lewat Memoria Passionis: Catatan Luka dari Timur Nusantara