Seperti yang kita ketahui bersama, sebelum terpecah menjadi dua negara, semenanjung Korea merupakan sebuah wilayah yang dikuasai oleh kerajaan Joseon dan kemudian menjadi kekaisaran Han hingga keruntuhannya. Tentu saja, terdapat banyak sekali kisah yang menghiasi perjalanan Panjang dinasti ini dan banyak pula film yang mengangkat kisah tersebut. Namun, dari sekian banyak film yang mengangkat kisah kerajaan yang pernah berdiri di Korea Selatan, hanya beberapa saja yang mengangkat setting waktu menjelang keruntuhan kerajaan tersebut. Salah satunya adalah film yang berjudul The Last Princess rilisan tahun 2016 lalu.
Dalam film berdurasi 127 menit tersebut, aktris kenamaan Korea Selatan, Son Ye Jin didaulat untuk menjadi bintang utama untuk memerankan tokoh sentral putri Deokhye. Sekadar informasi, Putri Deokhye merupakan puteri terakhir dari kekaisaran Korea, dan harus menjalani masa-masa sulit karena invasi yang dilakukan oleh tentara kekaisaran Jepang di masa-masa perang dunia.
Sebagai puteri terakhir kekaisaran Korea, Puteri Deokhye dapat dikatakan bernasib kurang beruntung. Dirinya yang merupakan trah keluarga kerajaan, harus menjalani hidup di bawah pengawasan ketat para tentara Jepang. Bahkan, bisa dikatakan hidup Puteri Deokhye ini tak ubahnya seperti tawanan dan sandera dan dibawa serta pemerintah colonial ke Jepang.
Meski demikian, kecintaannya kepada rakyat Korea membuat sang puteri selalu memberontak. Karena selama ini kerajaan menjadi symbol tersendiri dalam kehidupan rakyat Korea, maka Deokhye selalu berjuang demi tetap bisa mempertahankan harapan rakyat untuk hidup merdeka. Namun sayangnya, cengkeraman penjajah Jepang melalui Han Taek Soo (diperankan oleh Yoon Je Moon) membuat sang puteri harus rela menjadi boneka bagi penjajah, termasuk dalam hal pencitraan bahwa pihak kerajaan saat itu telah bekerja sama dengan Jepang, sehingga akan melemahkan perlawanan rakyat Korea.
Meski demikian, puteri Deokhye bukanlah sosok yang pantang menyerah. Melalui perjuangannya dan para militan, dirinya merencanakan untuk kabur. Dan dengan dibantu oleh Jang Han (diperankan oleh Park Hae Il) yang merupakan seorang pejuang kemerdekaan Korea, Puteri Dyeokhye merealisasikan rencana tersebut. Sudah tahu belum ending dari film ini? jika belum tahu, maka teman-teman dapat menyaksikannya di layanan streaming kesayangan masing-masing ya!
Informasi tambahan, meskipun film ini bertemakan tentang masa perang kemerdekaan Korea, namun film yang diangkat dari novel berjudul "Deokhyeongjoo" yang ditulis oleh Kwon Bi-Young ini lebih mengutamakan sisi dramanya. Jadi, masih aman lah dari adegan-adegan yang penuh dengan kekerasan dan berdarah-darah.
Baca Juga
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
Artikel Terkait
Entertainment
-
Bantah Klaim Agensi, The Boyz Sebut Pembayaran Belum Pernah Diterima
-
Siap Tayang 8 Juli, Majo no Tani no Yoru Jadi Film Pendek Baru Studio Ghibli
-
Drakor Terpopuler Pekan Ini! Perfect Crown Tembus Rating Dua Digit
-
Varietas The Golden Age Tayang Agustus, Sulap Kota Kecil Lewat Proyek Unik
-
Perankan Produser, Park Ye Young Bergabung dalam Drakor Sold Out on You
Terkini
-
Media Sosial sebagai Panggung Bersuara: Benarkah Itu Wujud Emansipasi?
-
Review Serial Beef Season 2: Hadirkan Kisah Ambisi dan Ketimpangan Sosial!
-
Tanpa Disadari, 10 Hal di Rumah Ini Bisa Menutup Pintu Rezeki Menurut Feng Shui
-
PPN Naik, UMKM Diuji: Disuruh Kuat atau Dibiarkan Sekarat?
-
Review Jujur dari Buku Hati yang Kuat: Merawat Hati di Tengah Amukan Badai