Sebagai manusia yang beragama, kita tentu sudah seringkali memanjatkan berbagai doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Mulai dari doa-doa yang sederhana, hingga doa untuk permasalahan yang rumit, yang hanya bisa diselesaikan melalui ijabah doa dari Tuhan. Sebagai manusia yang beragama, tentu saja wajar kita melakukan hal tersebut. Pasalnya, tak ada yang tak mungkin untuk Tuhan, semuanya akan bisa Dia lakukan, tanpa ada pengecualian satu pun.
Hal itulah yang mendasari Adi (diperankan oleh Anantya Kirana), seorang anak usia sekolah dasar yang selalu berdoa kepada Tuhan agar diberikan uang. Keinginan Adi begitu sederhana, dalam doanya, dia hanya meminta uang kepada Tuhan agar bisa dipergunakan untuk memperbaiki genteng rumah tempat tinggalnya yang bocor. Semua syarat agar doanya dikabulkan sudah dia lakukan, namun sayangnya, doa dari Adi belum juga menjadi kenyataan.
Belum juga permintaannya kepada Tuhan dikabulkan, Adi harus menerima kenyataan pahit ketika nenek yang mengasuhnya sedari kecil, terjatuh di kamar mandi dan harus dirawat di rumah sakit. Kini, dalam doanya, Adi memiliki dua tujuan, yakni meminta uang untuk memperbaiki genteng rumah, dan juga untuk membayar biaya rumah sakit sang nenek.
Namun, cobaan yang dialami oleh Adi justru semakin bertambah. Adi yang sehari-hari bekerja sebagai tukang semir sepatu, harus berhenti dari pekerjaannya tersebut karena ketahuan jati dirinya. Iya, Adi memang menyamar menjadi anak laki-laki ketika bekerja sebagai penyemir sepatu, namun ketika teman-teman seprofesinya mengetahui penyamarannya tersebut, mereka melarang Adi untuk ikut menyemir karena akan menimbulkan rasa iba yang berlebihan dari pelanggan sehingga berpotensi untuk lebih menggunakan jasanya.
Saat berada di titik terendah dalam hidupnya itulah, Adi pada akhirnya mengalami sebuah hal yang menguji imannya. Doa Adi selama ini yang meminta uang kepada Tuhan, “dikabulkan” oleh yang Maha Kuasa. Adi yang tengah kalut, tiba-tiba saja menemukan sebuah tas yang berisi uang ratusan juta rupiah. Dan disini, Adi harus memutuskan, apa yang akan dilakukan terhadap uang tersebut.
Kira-kira, sudah tahu atau belum nih, apa yang akan dilakukan oleh Adi dengan uang tersebut? Lantas, apa yang terjadi pada Adi selepas menemukan uang tersebut? Apakah akan mengalami malapetaka, ataukah justru akan hidup nyaman dan makmur? Jawabannya ada di film Tuhan Minta Duit yang dirilis pada 2 April 2022 lalu ini ya teman-teman!
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Dua Pria Lakukan Perang Bantal dengan Mata Tertutup, Ending Videonya Bikin Ngakak
-
Selamat! Film Crime City 2 Tembus 10 Juta Penonton Dalam Waktu Singkat
-
Jadi Ibu Tunggal di Broker, IU: Saya Tidak Ingin Mengasihani Diri Sendiri
-
Sinopsis Film Immortals: Pertarungan Besar Umat Manusia Pertaruhkan Peradaban dan Para Dewa
-
Sinopsis Film Special Forces: Misi Pasukan Khusus Prancis Selamatkan Nyawa Jurnalis
Entertainment
-
Manga Even a Replica Can Fall in Love Siap Akhiri Kisah Nao di Volume 7
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027
Terkini
-
Green Mothers' Club: Obsesi pada Anak Berprestasi dalam Standar Parenting
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
-
Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja
-
Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural
-
The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu