Pernah membayangkan, bagaimana jadinya jika dua orang yang berbeda kepentingan, berbeda latar belakang, menyamar di satu tempat, bekerja sama satu sama lain, dan bertugas secara bersama-sama? Selain pastinya akan terjadi benturan kepentingan, penyamaran ini tentu saja akan membenturkan mereka secara pribadi, terlebih lagi jika keduanya memiliki sifat dan pembawaan yang berbeda. Hal inilah yang terjadi pada Jon Baker dan juga Frank Pncherello dalam film CHIPS (iya, judulnya menggunakan huruf kapital semua) yang rilis pada tahun 2017 lalu.
Jon Baker (diperankan oleh Dax Shepard) dan Frank Poncherello atau yang lebih dikenal dengan nama panggilan “Ponch” (diperankan oleh Michael Pena, baru saja bergabung dengan California Highway Patrol (CHP) untuk alasan yang sangat berbeda. Baker yang merupakan rider profesional, bertujuan untuk menyelamatkan pernikahan dan memperbaiki kehidupannya, sementara Ponch, merupakan agen federal alias FBI yang menyamar untuk mengungkapkan kasus pencurian uang jutaan dollar yang terindikasi melibatkan orang dalam CHP.
Karena memiliki sifat dan pembawaan yang berbeda, Baker dan juga Ponch pada awalnya sulit untuk bekerja sama. Terlebih lagi, Ponch memiliki sifat yang sombong dan arogan, sehingga seringkali membuat rekannya merasa jengkel. Pun demikian dengan Baker yang memiliki sifat terlalu nyantai, sangat tidak cocok dengan Ponch yang perfeksionis. Namun, demi bisa menuntaskan tujuan masing-masing, mau tak mau keduanya harus bekerjasama dan berkolaborasi. Keterampilan bermotor seorang Baker, dipadu dengan kecerdasan jalanan yang dimiliki oleh Ponch, membuat duet keduanya menjadi paduan yang saling mengisi. Meski demikian, kolaborasi keduanya tak serta merta langsung memberikan garansi tugas akan berjalan dengan baik. Banyak hal-hal kocak dan meresahkan yang pada akhirnya membuat kekacauan di jalan terjadi karena ulah keduanya. Mulai dari pelanggaran lalu lintas, hingga tentu saja pengejaran yang berakhir dengan kegagalan. Nah, bagaimana ya ending dari petualangan duet polisi jalan raya ini. Apakah mereka mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik, atau justru semakin ruwet dengan tingkah keduanya?
Bagi pecinta film Indonesia, menyaksikan film CHIPS ini mungkin akan sedikit banyak mengingatkan kita pada film komedi legendaris berjudul sama yang dibintangi oleh Warkop DKI. Selain karena seragam yang sama, kendaraan yang sama-sama menggunakan motor, plot film yang dibalut dengan komedi juga membuat kita serasa menyaksikan film Warkop DKI, dengan cita rasa internasional.
Baca Juga
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
Artikel Terkait
-
Shen Yue Diejek Gemuk dan Diminta Diet, Penggemar Sigap Bela sang Aktris
-
Extraordinary Attorney Woo Kembali Jadi Drama Korea Paling Banyak Dibicarakan
-
5 Rekomendasi Novel Romantis Indonesia Terbaik yang Diadaptasi Menjadi Film
-
4 Drama Im Soo Jung, Artis yang Makin Imut di Usia 43 Tahun
-
6 Drama Kim Kang Woo, Artificial City Wajib Ditonton!
Entertainment
-
Putus usai 14 Tahun Pacaran, Jung Kyung Ho dan Sooyoung SNSD Saling Unfollow
-
FLOW Kembali Isi Lagu Pembuka A Returner's Magic Should Be Special Season 2
-
Usai 3 Tahun Vakum, Hani EXID Kembali Lewat Drama Korea Love Is Coming
-
Sinopsis Bhooth Bangla, Film Akshay Kumar dan Wamiqa Gabbi di Netflix
-
Drama Korea Four Hands Tayang Agustus, Ini Jajaran Pemain Utamanya
Terkini
-
Ulasan Drama Pro Bono, Perjalanan Jung Kyung-ho Melawan Ketidakadilan
-
Menghargai dan Merayakan Diri Sendiri dalam Buku Kios Pasar Sore
-
5 Rekomendasi Lipstik Korea biar Bibir Kamu Auto Mirip Idol K-Pop!
-
MBG Sampai ke Raja Ampat, tapi Siapa yang Mau Bayar?
-
Skandal Miliaran BGN Dibongkar: Ketegasan Nyata atau Bom Waktu yang Telat?