Para pecinta film Jepang yang ngefans dengan Kanna Hashimoto tampaknya akan berbahagia di bulan Agustus 2022 ini. Pasalnya, mantan anggota idol group Rev. from DVL tersebut dikonfirmasikan telah merilis film terbarunya yang berjudul Violence Action pada 19 Agustus 2022. Hal ini tentu saja menjadi sebuah kabar yang menggembirakan. Pasalnya, pemeran Dek Kagura di film Gintama Live Action tersebut akan kembali bermain dalam film spesialisnya, yakni action comedy.
Disadur dari laman asianwiki, Kanna Hashimoto sendiri tercatat telah membintangi 4 film untuk tahun 2022 ini. dimulai dari film Kingdom 2 yang dirilis pada tanggal 15 Juli 2022, kemudian Karada Sagashi yang rencananya akan dirilis pada 14 Oktober 2022, Violence Action yang dirilis pada 19 Agustus 2022 dan Black Night Parade yang rencananya akan diputar pada akhir tahun, dengan perilisan tanggak 23 Desember 2022 mendatang.
Dalam film Violence Action ini, Kanna Hashimoto seolah kembali mengulang perannya sebagai Dek Kagura di film Gintama Live Action. Iya, sama seperti Dek Kagura, sosok Kei Kikuno yang diperankan oleh Kanna Hashimoto ini juga digambarkan sebagai cewek manis, imut, gesit, pandai bertarung, tak kenal takut dan juga mahir menggunakan senjata. Tak berbeda jauh dengan yang kita kenal dalam film Gintama Live Action 1 dan 2.
Film Violence Action ini sendiri menceritakan tentang kehidupan seorang Kei Kikuno, yang dalam kesehariannya merupakan siswa sebuah sekolah kejuruan. Sama halnya dengan para remaja di Jepang yang bekerja paruh waktu, Kei Kikuno pun memiliki pekerjaan paruh waktu. Namun, berbeda dengan remaja kebanyakan, pekerjaan paruh waktu yang ditekuni oleh Kei Kikuno adalah sebagai seorang pembunuh bayaran! Bisa dibayangkan kan ya, betapa anehnya konsep dalam film ini?
Sebagai pembunuh bayaran, Kei Kikuno memiliki reputasi yang sangat baik. Bahkan, dia juga dikenal sebagai pembunuh bayaran yang tak kenal takut dan tak pilih-pilih dalam menerima misi. Hingga pada suatu hari, Kei Kikuno menerima sebuah misi yang sangat menantang, yakni menyingkirkan pentolan dari sebuah organisasi yang menjadi pesaing kliennya. Namun, ketika melaksanakan tugas, fokus Kei Kikuno justru terdistraksi dengan seorang cowok tampan yang membuatnya gagal fokus. Nah, bagaimana ya aksi kocak dari Kei Kikuno ini selengkapnya? Temukan keseruannya di film Violent Action ini ya teman-teman!
Oh iya, dalam film ini, Kanna Hashimoto kembali berkolaborasi dengan Jiro Sato yang berperan sebagai bos Yakuza. Sama seperti di film Gintama, kehadiran Jiro Sato dalam film ini kembali mampu menyempilkan kesan kocak, meskipun tak tampil dominan.
Baca Juga
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda
-
4 Skema Warisan STY di Timnas U-17 yang Sukses Jungkalkan Korea Selatan, Apa Saja?
-
Piala Asia U-17: Ketika Anak-Anak Garuda Tak Sengaja Permalukan Pundit Sepak Bola Senior
-
Piala Asia U-17: Saat Strategi ala STY Kembali Permalukan Raksasa Sepak Bola Asia
Artikel Terkait
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
3 Rekomendasi Novel Penulis Indonesia tentang Pendakian Gunung, Sudah Baca?
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata
-
Review Film Holland: Misteri yang Gagal Mengembang dan Meledak
-
Maknanya Cukup Dalam, Nino RAN Ternyata Pikirkan Almarhum Ayah Saat Garap Soundtrack Film Jumbo
Entertainment
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata
-
4 Drama dan Film China Garapan Sutradara Guo Jingming, Semuanya Booming!
-
Suka Nonton The Life List? Ini 5 Film dengan Vibes Serupa yang Heartwarming
-
Lee Jae Wook Bakal Main di 'Honeycomb Project', Drama Horor Fantasi Netflix
Terkini
-
Jelang Timnas U-17 Lawan Yaman, Nova Arianto Justru Singgung Kinerja PSSI!
-
3 Rekomendasi Novel Penulis Indonesia tentang Pendakian Gunung, Sudah Baca?
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Jadi Penulis Itu Pilihan, Bukan Pelarian
-
Review Film Holland: Misteri yang Gagal Mengembang dan Meledak