Rachel Vennya kembali membuat gerah publik dengan pemberitaan yang memuat tentangnya. Setelah beberapa waktu lalu membuat geger dengan pelanggaran karantina masa pandemi yang dilakukannya, kali ini ia memantik kemarahan publik karena dituding lebih memprioritaskan datang ke kondangan temannya dibanding acara ulang tahun Xabiru.
Sikap Rachel Vennya yang dianggap tak peduli terhadap buah hatinya tersebut sontak membuat namanya menjadi trending. Hingga Rabu (14/12/2022), tagar Rachel Vennya menjadi salah satu tagar yang paling banyak digunakan di Twitter, dan mencapai angka 12,8 ribu kali.
Sejatinya, Rachel Vennya tak ingin membuat kegaduhan yang berlarut-larut di kalangan warganet, sehingga sesaat setelah berita tentangnya menyebar, Rachel berusaha untuk memberikan klarifikasi.
"Aku datang ke nikahan temanku yang sekali seumur hidup dan jadi bridesmaid juga. Plus aku yang kasih speech di nikahan dia karena sahabatan sama aku dan nemenin aku pasca perceraian. Aku cuma pengen tiap moment abang dan adik selalu ada ayah dan budanya, gak lebih. Bukan masalah ingin dulu-duluan, pas ayahnya waktu itu gak bisa datang, aku sempetin video call karena tetap aku pengen ayahnya hadir. Aku cuma pengen kebersamaan di momen-momen penting kok. Maaf ya kalau aku bukan ibu yang baik," tulisnya melalui akun Instagram @rachelvennya.
"Aku gak bisa pulang tanggal 13 karena aku sangat kecapekandan aku deman berkali-kali. Aku infus hampir tiap hari walaupun ujung-ujungnya aku balik juga hari itu. Sebenarnya, yang aku pengenin cuma kebersamaan aja, dan aku gak akan pernah melangkahi figur ayahnya sampai kapanpun. Aku juga berusaha untuk gak mau terpancing netizen yang bilang aku ibu gak baik dan lain-lain. Aku cuma kecewa karena aku gak dikabarin, dibalas bahkan gak di vc pas abang ultah, karena aku melakukan itu saat ayahnya gak bisa datang di hari ulang tahun abang tahun lalu, aku vc dia walaupun hubungan aku gak sedang baik-baik saja. Aku selalu mengesampingkan egoku kok," lanjut mantan suami Okin tersebut.
Namun sayangnya, upaya Rachel Vennya untuk melakukan klarifikasi tersebut justru mendapatkan reaksi negatif dari para warganet.
"Sebenernya gak bakal dikomenin aneh aneh ama netijen sih kalo dia gak up ke publik. Ya dia sendiri yang dengan sadar up masalah ini ke publik, ya terima saja opini netijen. Gak semua bakal "puk-puk in" dia dan bersimpati sama dia, pasti ada pro dan kontra. Lagi, rachel punya pilihan buat simpen masalah ini secara privat. Tapi dia yang naroh di ranah publik, ya nikmati aja hasil dari pilihan dia," tulis seorang warganet.
Terdapat pula warganet yang menuliskan kontradiksi Rachel Vennya saat ini dengan ketika terkena kasus sebelumnya.
"Kemarin bukannya nyuap aparat demi anak? Hampir masuk penjara lho. Sekarang kenapa anak jadi nomor sekian? Lucu," komentar warganet.
"Ketika semua masalah keluarga menjadi konsumsi publik, tidak bisa membedakan mana yg harus dishare, mana yg harus di keep sendiri atau hanya bersama keluarga saja… Jadilah nanti kehidupan Anda seperti perempuan satu ini," ujar warganet lain.
"Ada aksi ada reaksi. Kan dia duluan yg post-post chat sama Okin. Giliran dikomen netizen mulai deh.. Gak bisa nyalahin okin juga, masak mau rayain ultah anak sendiri tepat waktu kaga boleh? Lah bagaimana?" ungkap netizen lainnya
BACA JUGA: Terungkap Tulisan Tato di Tangan Amanda Manopo, Bukan Bucin ke Arya Saloka?
Akan tetapi, tak sedikit pula warganet yang membela keputusan Rachel Vennya untuk mendahulukan momen pernikahan sahabatnya daripada sang anak. Alasannya logis, karena pernikahan tak bisa diulang setiap tahun, sementara ulang tahun anak bisa di-reschedule.
"Mungkin dia berpikir bahwa pernikahan temannya tidak bisa ditunda, tapi ultah anaknya bisa diatur untuk dirayakan bersama," komentar warganet.
"Kalau aku sih sebagai ibu anak 1 akan tetep milih ke kondangan temen yang seumur hidup sekali dibanding ultah anak aku yang setiap tahun bisa dirayain dan 7 x 24 jam bareng-bareng, kalau kata bang armuh sih itu balik lagi ke sudut pandang masing-masing," ungkap warganet.
"Kasihan dia hidupnya serba salah sekarang. Padahal bener juga sih yg dibilangnya nikah sahabatnya sekali seumur hidup aja. Toh dia di hari ultah anak-anaknya selalu ada dari tahun ke tahun. Ya sudah Bun, semangat ya, habis ini langsung quality time bareng Xabiru ya Bun," bela warganet.
"Acara ultah anaknya bisa diatur jadwal perayaannya, temennya nikah ya kali nyesuaikan jadwal tamunya," ujar warganet lainnya.
Sebagai sesama manusia, tentu kita berharap agar permasalahan yang dialami oleh Rachel Vennya segera berakhir ya!
Baca Juga
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Tak Dapatkan Kartu Meski Bermain Keras, Sejatinya Sebuah Hal yang Biasa bagi Justin Hubner
-
Kembali Cetak Gol untuk Indonesia, Selebrasi Ole Romeny Nyaris Berakhir Tidak Estetik
Artikel Terkait
-
Ngikan di Bawah Baba Rafi: Hendy Setiono Bicara soal Perbedaan Visi dengan Okin
-
Dikira Jadi Korban Seperti Niko Al Hakim, Bisnis Edho Zell Tetap Jalan Seperti Biasa
-
IHSG Terjun Payung, Warganet Ngamuk ke Pemerintah: Mau Ngeles Apa Lagi?
-
Profil Harjanto Halim, Tantang Warganet Cari Kaos Marimas 1995, Hadiahnya Rp30 Juta!
-
Wali Kota Bekasi Nginap di Hotel Mewah Saat Rumahnya Kebanjiran, Warganet: Pakai Uang Negara Ngga?
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?