KWANGYA Club baru ini menginformasikan bahwa Haechan NCT mengalami gejala jantung berdebar-debar yang tidak normal dan perasaan sesak.
Haechan sendiri sudah dilarikan ke rumah sakit bersama manajernya untuk menerima konsultasi dan pemeriksaan. Karena pemulihannya adalah prioritas utama, dia berencana untuk tidak berpartisipasi dalam jadwal kegiatan NCT ke depannya.
Mengutip dari akun Twitter @nctdaoying pada (06/01), dalam akun tersebut mengatakan bahwa Kwangya Club memberi update mengenai kondisi Haechan NCT yang mengalami gejala jantung berdebar tidak normal dan perasaan sesak.
Untuk sementara waktu, Haechan akan beristirahat untuk pemulihan kesehatannya. Oleh karena itu, SM dan Haechan telah memutuskan bahwa dia tidak akan berpartisipasi dalam jadwal minggu depan dan, akan memberi tahu penggemar lagi saat jadwalnya dilanjutkan.
"Saya Ingin memberitahu kalian tentang ketidakhadiran jadwal karena kondisi anggota Haechan yang tidak normal. Mengenai status kesehatan Haechan dan ketidakhadirannya, saya ingin mengatakan ini kepada para penggemar.
Haechan baru-baru ini merasakan gejala-gejala penyakit seperti jantung berdebar-debar dan sesak, Ia pergi ke rumah sakit bersama manajernya untuk konsultasi dan pemeriksaan, dan mendapatkan pendapat dari tim medis bahwa perawatan dan stabilitas diperlukan. Karena pemulihan kesehatan Haechan adalah yang terpenting, Ia berencana untuk tidak berpartisipasi dalam jadwal untuk sementara waktu, beristirahat dan memulihkan kesehatannya.
BACA JUGA: Ditanya Soal Hukuman, Hard Gumay Ternyata Ogah Ramal Nasib Ferdy Sambo: Jangan
Oleh karena itu, Haechan memutuskan untuk tidak berpartisipasi dari jadwal yang dijadwalkan minggu depan, dan akan kami sampaikan lagi ketika jadwal dilanjutkan dan dikonfirmasi nanti. Kami meminta maaf atas ke khawatiran yang kami sebabkan dan mohon pengertian kalian karena ini adalah keputusan Haechan untuk kesehatannya.
Kami akan melakukan yang terbaik untuk mendukung Haechan agar bisa bertemu dengan para penggemar dalam keadaan lebih sehat. Terimakasih."
Kabar tidak mengenakan ini tentu membuat para NCTzen (penggemar) sedih dan khawatir. Mereka beramai-ramai mendoakan dan menyemangati Haechan agar segera pulih dan memikirkan kesehatannya.
Sebagai informasi, Haechan sendiri dijadwalkan melakukan konser di Amerika Latin bersama para member NCT127. Namun, karena kondisi kesehatannya, Haechan akan absen di konser 'NCT 127 2ND TOUR NEO CITY: USA & LATIN AMERICA', dan hanya dilakukan oleh 8 member.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Ariana Grande Diserang Fans saat Premiere Film Wicked For Good di Singapura
-
Putus dari Orlando Bloom, Katy Perry Pacari Eks PM Kanada Justin Trudeau
-
Profil Justin Trudeau, Eks PM Kanada yang Pacaran dengan Katy Perry
-
Panduan Body Scrub untuk Pemula: Kulit Sensitif Pun Bisa Glowing Loh
-
Ada 10 Lagu, D.O EXO Bagikan Track List untuk Album Terbaru Bertajuk BLISS
Artikel Terkait
-
Banyak RS Akreditasi Paripurna Tapi Nakes Terlantar! Sistem Penilaian akan Dirombak Total
-
Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk
-
Bayi di Gaza Palestina Lahir Prematur, Diperparah dengan Krisis Inkubator di Rumah Sakit
-
Dua Ruangan RSSA Malang Terbakar, Api Padam dalam 1,5 Jam
-
Modal Photocard Idol, Penjualan Melejit! Kok Bisa Strategi Marketing Ini Laku Keras di Indonesia?
Entertainment
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia