Beberapa waktu lalu, salah satu jaringan bioskop di Indonesia merilis jadwal tayang film terbaru Makoto Shinkai yang berjudul Suzume no Tojimari. Film anime yang akan tayang pada 8 Maret 2023 ini mengisahkan petualangan Suzume dalam menemukan sebuah pintu misterius.
Suzume no Tojimari sendiri digarap oleh salah satu studio film animasi terkenal di Jepang bernama Comix Wave. Sebelumnya, studio ini telah menghasilkan deretan anime berkualitas yang banyak digemari pencinta anime.
Ada anime apa saja? Berikut anime terbaik produksi Comix Wave yang sayang untuk dilewatkan.
BACA JUGA: Dijuluki Ratu Cinta Segitiga, Berikut 4 Kisah Cinta Kim Sohyun dalam Drama Korea
1. Your Name
Your Name mengisahkan dua anak SMA bernama Mitsuha dan Taki yang tidak saling kenal, namun anehnya jiwa dan raga mereka saling tertukar saat tidur. Suatu hari Taki memutuskan untuk mencari Mitsuha ke daerah asalnya. Di sana, Taki baru mengetahui siapa Mitsuha dan mengapa mereka terokneksi dengan cara yang tidak biasa.
2. Weathering With You
Weathering With You bercerita tentang pertemuan Hodoka, seorang kolumnis majalah lokal, dengan Hina yang merupakan seorang gadis dengan kemampuan unik. Hina memiliki kemampuan untuk menghentikan hujan dan mengubah cuaca menjadi cerah.
3. The Garden of Words
The Garden of Words menceritakan seorang siswa SMA bernama Takao yang banyak menghabiskan waktu dengan membuat desain sepatu. Hobi Takao menarik minat Yukino, seorang karyawan wanita berusia 27 tahun, yang tidak sengaja ia temui saat bolos sekolah. Lantas Yukino meminta Takao membuatkan sepasang sepatu untuknya.
4. 5 Centimeters per Second
5 Centimeters per Second mengisahkan drama romansa percintaan jarak jauh antara Takaki dan Akari. Berteman sejak kecil, keduanya berjanji untuk tetap berhubungan baik meski tinggal berjauhan. Ketika dewasa, keduanya sama-sama gagal membuat kenangan baru dan bertekad untuk dapat bertemu kembali.
5. Children Who Chase Lost Voices
Children Who Chase Lost Voices menceritakan petualangan Asuna di suatu tempat bernama Argatha. Semua bermula ketika Asuna diserang oleh monster menakutkan dan ia diselamatkan oleh laki-laki yang menyebut dirinya Shun. Argatha sendiri berisi orang-orang yang kesepian karena kehilangan orang yang mereka cintai.
6. The Place Promised in Our Early Days
The Place Promised in Our Early Days berfokus pada persahabatan tiga siswa SMP bernama Hiroki, Takuya, dan Sayuri. Sejak kecil, Hiroki dan Takuya bermimpi untuk merakit pesawat dan mengajak Sayuri terbang bersama ke Menara Hokkaido. Namun, mimpi mereka hraus sirna ketika Sayuri mendadak hilang tanpa kabar.
7. Someone's Gaze
Someone's Gaze adalah film animasi pendek yang mengisahkan hubungan antara anak perempuan dengan ayahnya. Setelah lama tinggal di perantauan, seorang gadis bernama Aya memutuskan untuk pulang karena kucingnya meninggal. Tiba di rumah, Aya justru bernostalgia dengan kenangan tentang ayahnya.
8. Flavors of Youth
Flavors of Youth merupakan antologi dari tiga film pendek. Film pertama bercerita tentang seorang anak yang sangat menyukai mie. Film kedua mengisahkan kakak beradik yang menghidupi diri mereka sendiri. Sementara film ketiga berkisah tentang persahabatan tiga orang yang dibumbui dengan romansa.
Itu dia deretan anime produksi studio Comix Wave yang sayang untuk dilewatkan. Dari deretan anime di atas, judul mana saja yang sudah pernah kamu tonton?
Baca Juga
Artikel Terkait
Entertainment
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober
Terkini
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan