Mantan produser eksekutif sekaligus pendiri SM Entertainment, Lee Soo Man, kabarnya kini tengah kembali berselisih dengan pihak HYBE Labels.
Mengutip dari Allkpop pada Sabtu (6/5/2023), Lee Soo Man kabarnya meminta HYBE Labels untuk menghapus kontrak 'Klausul Non-Kompetisi' yang ia tandatangani usai menjual saham SM Entertainment kepada HYBE Labels.
Secara khusus, 'Klausul Non-Kompetisi' merupakan perjanjian yang melarang seseorang yang telah menjual saham mereka untuk memulai bisnis baru yang berpotensi menjadi kompetitor, untuk periode waktu tertentu.
BACA JUGA: Younghoon THE BOYZ Jadi Cameo dalam Drama 'Tale of the Nine Tailed 1938'
Lee Soo Man telah meminta pihak HYBE Labels untuk menghapus perjanjian tersebut setelah HYBE Labels menjual saham yang mereka beli dari Lee Soo Man kepada Kakao.
Namun, HYBE Labels menolak dengan tegas permintaan tersebut.
Pada bulan Februari, Lee Soo Man telah menjual 14,8% saham SM Entertainment kepada HYBE Labels senilai 430 miliar won atau sekitar USD 326,5 juta, pada harga 120.000 won per saham.
Pakar industri memperkirakan bahwa Lee Soo Man tengah mempersiapkan diri untuk kembali memasuki dunia industri hiburan, sembari mencoba meminta pertanggungjawaban HYBE Labels karena gagal mengamankan hak managemen di SM Entertainment.
BACA JUGA: Balik Jadi Bocah 7 Tahun, Akting Lee Do Hyun Dapat Pujian dari Media Korea
Keputusan Lee Soo Man menjual saham SM Entertainment kepada HYBE Labels ia lakukan sebagai respon atas usaha pengambilalihan Kakao terhadap SM, setelah mereka melakukan kerjasama dengan managemen SM Entertainment, dan memaksa Lee Soo Man meninggalkan perusahaan yang ia dirikan tersebut.
Ketika HYBE Labels membeli saham dari Lee Soo Man mereka mengumumkan akan mengambil alih managemen SM dan mengumumkan kerja sama dengan Lee Soo Man.
Namun, pada bulan Maret, chairman Bang Si Hyuk justru menandatangani persetujuan dengan pihak Kakao dan memilih mundur dari perang akuisis terhadap SM Entertainment.
BACA JUGA: Baru Saja Debut, Junghoon Xikers Terpaksa Hiatus karena Cedera Lutut
HYBE Labels bahkan ikut berpartisipasi dalam penawaran tender dari Kakao dan mendapatkan keuntungan besar dengan menjual saham yang telah mereka beli dari Lee Soo Man.
Keputusan HYBE tersebut kabarnya membuat Lee Soo Man marah dan merasa terkhianati oleh HYBE Labels. Itu sebabnya ia meminta HYBE untuk mencabut perjanjian 'Klausul Non-Kompetisi' yang mereka tandatangani sebelumnya.
Akan tetapi, HYBE Labels menyampaikan bahwa keputusan mereka mundur dari akuisi SM Entertainment tidak ada hubungannya dengan kontrak 'Klausul Non-Kompetisi' yang mereka tandatangani dengan Lee Soo Man, itu sebabnya mereka tidak memiliki kewajiban hukum untuk menghentikan perjanjian tersebut.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bahaya! ATEEZ Terjebak dalam Pesona Magnetis dan Memabukkan di Lagu Bad
-
i-dle Rilis Cuplikan Lagu Album We made, Bawa Transformasi Musik Emosional
-
Stray Kids Wujudkan Semangat dan Ambisi untuk Terus Maju Lewat Lagu Run It
-
Resmi Debut Solo, Evan Ungkap Dedikasi dan Janji Setia di Lagu Ride or Die
-
Kejar Karier Akting, Jeongyeon TWICE Diisukan Tinggalkan JYP Entertainment
Artikel Terkait
-
Multitalenta, Netizen Ekspetasi Tinggi Album Solo Taeyong NCT
-
2 Hari sebelum Wamil, Kai EXO Gelar Fan Meeting Gratis
-
Kai EXO Nangis saat Bahas Wamil di Siaran Langsung
-
SM Entertainment Kena Semprot Penggemar usai Dianggap Berbohong Terkait Keberangkatan Wajib Militer Kai EXO
-
Kabar Wamil Kai EXO Terlalu Mendadak, SM Entertainment Banjir Kritikan Fans
Entertainment
-
Anime Kill Blue Season 2 Resmi Diumumkan, Mangaka Bagikan Komentar Perayaan
-
Sinopsis Issho ni Gohan wo Taberu Dake, Drama Jepang Terbaru Akari Hayami
-
Cepat Move-on, Ariana Grande Diisukan Dekat dengan Mantannya Ricky Alvarez
-
Akihiro Miwa, Pengisi Suara Studio Ghibli Meninggal di Usia 91 Tahun
-
The Last House: Kisah Mencekam Satu Keluarga Terjebak di Rumah Misterius
Terkini
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Membaca Doorstoot naar Djokja: Menyelami Hari-Hari Paling Genting Indonesia
-
Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?