Baru-baru ini, Shuhua (G)I-DLE menuai kritikan keras dari netizen China setelah membalas komentar seorang penggemar di Instagram.
Pada Jumat (7/7/2023), kata kunci "Shuhua – saya akan membakar beberapa untukmu" mulai menjadi trending nomor 2 di platform media sosial China, Weibo. Shuhua dikritik oleh netizen China karena membuat komentar yang dinilai kasar kepada seorang penggemar.
Secara khusus, di bawah postingan Instagram Shuhua, seorang penggemar dengan bergurau menulis komentar dalam bahasa Mandarin yang berbunyi, "Kak Shuhua, saya kehabisan uang, bisakah Anda meminjamkan saya uang?"
Setelah itu, Shuhua juga menjawab dalam bahasa Mandarin, "Saya akan membakar beberapa untukmu."
Di China dan beberapa negara Asia lainnya, membakar barang-barang kertas dan uang adalah kebiasaan yang sering dilakukan untuk orang meninggal. Tindakan tersebut adalah isyarat yang dilakukan oleh keluarga dan teman almarhum pada acara-acara khusus, dengan tujuan untuk "mengirim" barang-barang yang terbakar ke dunia lain.
Akibatnya, netizen China menafsirkan komentar Shuhua sebagai harapan kematian untuk penggemarnya, dan menganggapnya terlalu kasar untuk dijadikan lelucon. Akibatnya, netizen pun berbondong-bondong mengkritik idol K-Pop asal Taiwan tersebut.
"Komentar seperti itu bisa diterima di antara teman yang sangat dekat. Tapi jika idola saya mengatakan itu kepada saya, saya akan sangat sedih. Saya tidak tahu bagaimana perasaan penggemar Shuhua tentang ini, tapi sepertinya terlalu berlebihan bagi saya," tulis salah satu netizen.
"Kamu tidak bisa begitu saja memberi tahu orang-orang bahwa kamu akan membakar uang untuk mereka seperti ini," sahut netizen yang lain.
"Aku mengerti bahwa dia bercanda, tetapi lelucon kali ini terlalu berlebihan," netizen lainnya menimpali.
"Apakah dia mengatakan bahwa penggemarnya sudah mati? Bagaimana ini bisa dianggap lucu?" tulis salah satu penggemar lain.
Sementara itu, pelantun lagu "Queencard" tersebut baru-baru ini juga menerima kritik di Korea karena diduga "tidak sopan" dan menggunakan bahasa informal dengan MC acara web "MMTG".
Hingga saat ini, pihak Shuhua belum merilis pernyataan resmi untuk menanggapi kritikan dari netizen China. Bagaimana menurutmu?
Baca Juga
-
Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?
-
BPJS Bukan Simbol Kemiskinan: Melawan Stigma Kelas dalam Layanan Kesehatan
-
Kenapa One Dollar Lawyer Disebut Drama Hukum Paling Beda? Ini Alasannya!
-
Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah
-
Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan
Artikel Terkait
-
6 Rekomendasi Drakor Tentang Industri Fashion
-
Jadi Pemburu Kebohongan, Kim So Hyun Jelaskan Karakternya di My Lovely Liar
-
Siap-siap, Aktor Kim Bum Bakal Gelar Fan Meeting di Jakarta Bulan September
-
Sukses Bintangi King the Land, Junho 2PM Akan Rilis Single Jepang 'CAN I'
-
Rayakan Debut Anniversary ke-7, NCT 127 Tampil Bak Pangeran untuk Penggemar
Entertainment
-
Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member
-
Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix
-
Manga Romantis The Dangers in My Heart Resmi Tamat dalam Tiga Chapter Lagi
-
Durasi Capai 135 Menit, Film Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Franchise
-
Studio Passione Garap Anime Gourmet Berjudul I Love Dokagui! Mochizuki-san
Terkini
-
Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?
-
Bye Bekas Luka! 4 Brightening Body Lotion Ini Bikin Kulit Cerah dan Lembap
-
Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas
-
BPJS Bukan Simbol Kemiskinan: Melawan Stigma Kelas dalam Layanan Kesehatan
-
Jutaan Buku Dihancurkan, AI Bertambah Pintar: Haruskah Kita Merayakannya?