BLACKPINK mencetak sejarah baru dengan membuktikan kekuatan mereka sebagai "YouTube Queen" secara global. Pada Senin (17/7/2023) channel YouTube BLACKPINK telah melampaui 90 juta subscribers pada pukul 05.36 pagi waktu setempat.
Dilansir dari KBIZoom (17/7/2023), sejak dibuka pada 28 Juni 2016, kurang lebih selama 7 tahun 1 bulan, pencapaian ini merupakan rekor pertama bagi channel YouTube BLACKPINK dan merupakan yang tertinggi di antara seluruh artis dunia.
Secara khusus, sejak bulan Oktober 2022 ketika mereka mengadakan konser di Seoul hingga Juni tahun ini, BLACKPINK menarik sekitar 7 juta subscribers, menunjukkan tingkat pertumbuhan tertinggi di antara artis K-pop selama periode tersebut. Dengan tur dunia yang sukses dan debut solo Jisoo, BLACKPINK telah menarik banyak penggemar baru.
Pada Juli 2020, BLACKPINK membuat kehadiran yang kuat dengan menjadi artis non-bahasa Inggris pertama yang masuk dalam daftar "Top 5 YouTube Subscribers". Sejak saat itu, mereka telah melampaui beberapa bintang pop terkenal seperti Ariana Grande, Eminem, Ed Sheeran, Marshmello, dan Justin Bieber. BLACKPINK berhasil berdiri di puncak peringkat artis global.
Mempertimbangkan peran YouTube sebagai kekuatan terdepan dalam membentuk pasar musik global, popularitas BLACKPINK sungguh luar biasa. Jumlah subscribers dianggap sebagai indikator minat dan antisipasi penggemar setia yang berkelanjutan, bukan sekadar rasa ingin tahu atau yang hanya menonton satu kali.
Selain itu, channel YouTube resmi BLACKPINK telah mengumpulkan lebih dari 32,2 miliar views. Mereka memiliki total 43 video dengan miliaran views, termasuk MV "DDU-DU DDU-DU" yang mencatat 2 miliar views, menjadikan mereka grup K-pop pertama yang mencapai tonggak sejarah ini.
Selanjutnya, ada MV "Kill This Love" yang telah mencapai 1,8 miliar views, video performance "BOOMBAYAH" sebanyak 1,6 miliar views, video performance "How You Like That" sebanyak 1,4 miliar views, dan "As If It's Your Last" sebanyak 1,3 miliar views.
Sementara itu, baru-baru ini, girl group beranggotakan Jennie, Lisa, Jisoo, dan Rose tersebut telah menimbulkan berbagai spekulasi terkait perpanjangan kontrak mereka dengan YG Entertainment. Kontrak eksklusif BLACKPINK akan berakhir pada bulan Agustus mendatang, dan hingga saat ini belum diketahui secara pasti apakah mereka akan memperpanjang kontrak tersebut atau tidak.
YG Entertainment pun telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa perpanjangan kontrak member BLACKPINK masih dalam tahap diskusi, sehingga para penggemar belum mendapatkan kepastian.
Baca Juga
-
BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?
-
Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?
-
Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News
-
Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan
-
Behind Every Star: Sisi Gelap Ambisi di Balik Gemerlap Industri Hiburan
Artikel Terkait
-
Kontrak Segera Berakhir, YG Entertainment Dianggap Tak Becus Urus Proyek Lisa BLACKPINK
-
Unggah Foto Naskah The Idol, Jennie BLACKPINK Dikasihani karena Hal Ini
-
Cek Fakta: Innalillahi Artis Ayu Ting-Ting Dinyatakan Wafat Hari Ini
-
Segini Penghasilan Dokter Richard Lee dari Youtube, Bikin Ngiler
-
Inara Rusli Ngereog Disebut Mirip Jennie BLACKPINK Sampai Diminta Jadi Idol Korea
Entertainment
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
Terkini
-
Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club
-
Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial
-
Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?