Film "Emergency Declaration" yang dirilis tahun lalu dicurigai memanipulasi jumlah penonton. Pada Senin (17/7/2023), Badan Kepolisian Metropolitan Seoul menggelar konferensi pers yang diadakan di Badan Kepolisian Metropolitan Seoul di Jongno-gu, Seoul.
"Kami sedang menyelidiki 462 film dari 2019 hingga tahun ini, meyakini bahwa jumlah penonton telah dimanipulasi," tutur pihak kepolisian seperti dikutip dari KBIZoom (17/7/2023).
Lebih lanjut mereka menambahkan, "Sebanyak 6 perusahaan, termasuk 3 multipleks dan 3 distributor film telah digeledah dan disita pada tanggal 13 Juni. Kami sedang menyelidiki mereka yang terlibat. Namun, masih terlalu dini untuk mengomentari adanya manipulasi tertentu."
Pada tanggal 13 Juni, Unit Investigasi Kejahatan Publik Antikorupsi Badan Kepolisian Metropolitan Seoul melakukan penggeledahan dan penyitaan multipleks CGV, Lotte Cinema, Megabox dan distributor Lotte Entertainment, Showbox, serta Kidari Studio dengan tuduhan menghalangi bisnis.
Bioskop dan distributor film tersebut dituduh mencampuri pekerjaan Dewan Film Korea (selanjutnya disebut KOFIC), seperti memanipulasi peringkat box office dengan menggelembungkan jumlah penonton.
Nama-nama film tertentu juga disebutkan secara spesifik. Film "Emergency Declaration" dan "Waiting for Rain" dicurigai telah memanipulasi jumlah penonton dengan metode seperti ghost screening.
BACA JUGA: Enji Mendadak Ngaku Kangen Bilqis, Ayu Ting Buktikan Jadi Ibu Terbaik untuk Putrinya
Bahkan, film "Emergency Declaration" yang didistribusikan oleh Showbox diduga memanipulasi jumlah penonton saat audit pemerintah tahun lalu. Pasalnya, fenomena ludesnya tiket bioskop pada dini hari terdeteksi di Jaringan Komputer Terintegrasi KOFIC pada Agustus tahun lalu.
Film "Waiting for Rain" yang diedarkan oleh Kidari Studio juga diduga menghitung jumlah penonton pada dini hari, padahal tidak tayang di bioskop.
Oleh karena itu, Badan Kepolisian Metropolitan Seoul dilaporkan meluncurkan penyelidikan setelah melihat kemungkinan bahwa jumlah penonton bioskop mungkin telah dimanipulasi.
Dirilis pada Agustus 2022, "Emergency Declaration" adalah film tentang aksi teror yang terjadi di dalam pesawat saat penerbangan. Seorang tersangka yang membawa virus menular yang mematikan naik ke atas pesawat menuju ke Amerika Serikat, sehingga pilot dan awak kabin mengambil tindakan darurat untuk menyelamatkan nyawa para penumpang.
Film "Emergency Declaration" dibintangi oleh sederet aktor papan atas, di antaranya Im Siwan, Lee Byung Hun, Kim Nam Gil, Song Kang Ho, dan masih banyak lagi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko
-
Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak
-
Cuan Tanpa Drama: Mudahnya Investasi Bersama New BIONS by BNI Sekuritas
-
Orang Miskin Dituntut Tahu Diri, Orang Kaya Bebas Mengejar Ambisi
-
The Spies Who Loved Me: Uniknya Kisah Cinta di Balik Operasi Intelijen
Artikel Terkait
Entertainment
-
Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
Terkini
-
Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?
-
PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?
-
Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya
-
A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia
-
Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua