Warner Bros, distributor film Hollywood "Barbie", secara resmi meminta maaf atas kontroversi terkait istilah "Barbenheimer" yang beredar luas di media sosial.
Menurut berbagai media asing, seperti Forbes dan BBC, pada Selasa (1/8/2023), Warner Bros mengeluarkan pernyataan resmi dengan mengatakan, “Kami mohon maaf atas keterlibatan kami baru-baru ini dalam konten media sosial yang tidak sensitif. Studio ingin menyampaikan permintaan maaf kami yang tulus,”.
Dirilis di Amerika Serikat pada 21 Juli, film "Barbie" menjadi hit box office bersamaan dengan film "Oppenheimer", yang memulai penayangan perdananya pada hari yang sama. Oleh karena itu, foto editan karakter dalam dua film tersebut dengan dibubuhi istilah “Barbenheimer” tersebar luas di internet.
BACA JUGA: Bikin Iri, Joy Red Velvet & Yerin GFriend Kembali Tunjukkan Persahabatannya
Akun media sosial "Barbie" menanggapi secara positif gambar-gambar editan tersebut dan menuliskan komentar, seperti, "Ini akan menjadi musim panas untuk diingat," disertai dengan emoji hati.
Setelah itu, pihak "Barbie" langsung mendapat kritik keras dari netizen Jepang karena mereka menuding "Barbie" mengagungkan peristiwa tragis bom atom Hiroshima tahun 1945. Beberapa netizen bahkan meninggikan suaranya dan memanggil orang-orang untuk memboikot "Barbie" menggunakan tagar #NoBarbenheimer.
BACA JUGA: Ahn Eun Jin Ungkap Perannya di My Dearest, Jadi Putri Bangsawan Sombong?
Dilansir dari KBIZoom (2/8/2023), Warner Bros Japan, distributor “Barbie” di Jepang, membuat pernyataan resmi pada tanggal 31 Juli dengan mengatakan, “Ada gerakan 'Barbenheimer' yang dibuat oleh penggemar luar negeri untuk mendorong orang menonton 'Barbie' dan 'Oppenheimer' di Amerika Serikat, tapi ini bukan sikap resmi kami,”.
Mereka melanjutkan, "Kami mohon maaf atas tindakan yang kurang pertimbangan dari akun resmi 'Barbie'. Kami mengakui keseriusan situasi ini dan telah menuntut tanggapan yang tepat dari kantor pusat Amerika Serikat. Kami meminta maaf kepada orang-orang yang tersinggung oleh rangkaian tanggapan yang kurang pertimbangan ini,".
Keesokan harinya, Warner Bros Amerika Serikat mengeluarkan permintaan maaf dan mencoba menyelesaikan kontroversi tersebut.
Sementara itu, film "Barbie" dijadwalkan tayang perdana di Jepang pada 11 Agustus, dan juga akan ada acara yang dihadiri oleh sutradara Greta Gerwig dan aktris Margot Robbie, sedangkan tanggal rilis film "Oppenheimer" di Jepang belum diputuskan.
Bagaimana menurutmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan
-
Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
MBG-Kopdes dalam APBN: Benarkah Negara Sedang Menciptakan Lapangan Kerja?
-
Skill Serba Bisa, Bayaran Seadanya: Pergeseran Makna UMR di Dunia Kerja
Artikel Terkait
-
10 Rekomendasi Film Tayang di Netflix Agustus 2023, Lokal hingga Anime!
-
10 Film Bioskop Indonesia Tayang di Bulan Agustus 2023, Suzzanna: Malam Jumat Kliwon dan Catatan Si Boy
-
Jadi Lawan Main Kim So Hye, Ini 8 Potret Lee Sang Yeob di My Lovely Boxer
-
9 Adu Peran Pemain Drama Moving, Para Bintangnya Totalitas Dalam Berakting
-
Jung Yu Mi dan Lee Sun Kyun Ditunjuk Sebagai Pemeran Utama, Ini Sinopsis Sleep, Film Baru Bergenre Horor Thriller
Entertainment
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis
-
Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak
-
CEO Muda x Intern Senior, Film Korea The Intern Tayang September di Bioskop
-
Kim Woo Bin Didapuk jadi Pelatih Tim Bisbol dalam Drama Baru Berjudul Gift
-
Usai Michael, Jaafar Jackson Bakal Main Film Supermax Bareng Will Smith
Terkini
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?