Zul Zivilia kini kembali mencuat ke publik lantaran beredarnya sebuah video dirinya masih berjalan bebas di area JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Padahal, diketahui kalau Zul Zivilia masih menjadi tahanan kepemilikan narkoba pada 2019 silam.
Nama Zul Zivilia tentu tak asing lagi di telingah kita, ia mengawali kariernya di kota kelahirannya, Kendari. Zul merupakan salah satu inisiator pendiri Band Zivilia. Lagu-lagu ciptaan Zul pun sangat sukses di pasaran, dan itu terbukti dengan lagunya Aishiteru (2009) berhasil booming di tengah masyarakat.
Selama kariernya di dunia entertainment tanah air, Zul Zivilia telah menelurkan berbagai karya musik sebagai berikut:
- Aishiteru (2009)
- Trilogy (2013)
- Zivilia - Single (2014)
- Sayonara - Single (2014)
- Cinta Pertama (2015)
- Musim Hujan
- Musik Kawin (2015)
- The Best Of Zivilia Aishiteru (2016)
- Aishiteru Tinggal Cerita - Single (2017)
Pemilik nama lengkap Band Zivilia itu bernama Zulkifli, lahir di Kendari, 19 Agustus 1981. Sebelum menikah dengan Retno Paradinah, diketahui kalau Zul sempat menjalin asmara rumah tangga bersama Fhilia Rahayu Ningsih. Namun tak berlangsung lama, hubungan asmaranya tersebut pun harus kandas, hingga akhirnya Zul menikah lagi dengan Retno dan dikaruniai empat orang anak.
Di tengah perjalanan kariernya, Zul Zivilia terseret kasus hukum usai ditangkap atas kepemilikan narkoba di salah satu apartemen di kawasan Kelapa Gading, Jakarta pada 3 Maret 2019 lalu.
Melalui Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Zul Zivilia divonis 18 tahun penjara pada Desember 2019. Zul dinyatakan bersalah atas tindakannya menjadi perantara pengedaran narkoba.
Baru-baru ini, Zul Zivilia tampil bernyanyi gelar konser di Jakarta Internasional Expo Kemayoran. Momen tersebut diunggah oleh akun sosial media TikTok milik istrinya Retno Paradinah.
Sontak kondisi tersebut menjadi pertanyaan warganet, apakah Zul Zivilia sudah bebas?
“Bukan bebas, hanya keluar buat ngisi acara manggung aja,” komentar netizen.
“Katanya penjara seumur hidup,” timpal yang lain.
“Berapa tahun lagi teh bebasnya,” tutur yang lainnya.
Rumor soal bebasnya Zul Zivilia dibantah oleh istrinya, Retno Paradinah. Mengutip dari suara.com, diketahui Zul Zivilia hanya manggung di acara Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) seperti yang pernah ia lakukan beberapa waktu lalu.
“Kemarin itu acara Kemenkumham, sama kaya yang pas bulan puasa itu. Cuma lokasinya aja beda,” ujar Retno Paradinah di Kawasan Tendean, Jakarta, Jumat (11/8/2023).
Zul Zivilia memang mendapat dukungan dari pihak lapas untuk melatih kreativitas para warga binaan. Di sana, Zul diizinkan membentuk band bersama warga binaan lain.
“Kak Zul megang gitar sama kibor, jadi dipanggil juga,” lanjutnya.
Zul Zivilia bukan berarti dibiarkan berkeliaran secara bebas seperti asumsi orang-orang di media sosial. “Iya, itu dikawal kok ke depan belakang dari pihak lapas,” ucapnya.
Baca Juga
-
Hari Raya Idul Fitri, Memaknai Lebaran dalam Kebersamaan dan Keberagaman
-
Lebaran dan Media Sosial, Medium Silaturahmi di Era Digital
-
Ketupat Lebaran: Ikon Kuliner yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Dari Ruang Kelas ke Panggung Politik: Peran Taman Siswa dalam Membentuk Identitas Bangsa
-
Menelisik Sosok Ki Hajar Dewantara, Pendidikan sebagai Senjata Perlawanan
Artikel Terkait
-
Target Transaksi Rp6,7 Triliun, IIMS 2025 Siap Meramaikan Pasar Otomotif Indonesia
-
Kembali Hadir di IIMS 2025, PLN Dorong Green Future Kendaraan Listrik di Indonesia
-
Ditinggal Suami 18 Tahun, Istri Zul Zivilia Beberkan Bagaimana Nafkah Batin Terpenuhi
-
Tak Bisa Nafkahi Keluarga, Zul Zivilia Kepikiran Mau Pensiun Dari Dunia Musik
-
Sumber Penghasilan Retno Paradinah: Hidupi 4 Anak Sendirian Sejak Zul Zivilia Dipenjara
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?