Ada yang baru nih dari salah satu komikus Indonesia Dae Dind. Webtoon berjudul 'Memento (mori) : Pseudo-Daycare', resmi dirilis pada 29 Agustus 2023 kemarin. Bergenre fantasi, Webtoon satu ini menceritakan tentang kisah 3 petualang yang ingin kembali ke masa lalu.
Ada Darfin si cowok berambut putih yang jago seni pedang. Ada juga Adonis si vampir yang pro main bola. Dan juga Rigel si pria misterius yang punya kemampuan sihir. Ketiga petualang ini terus berkelana untuk mencari cara kembali ke masa lalu. Namun, usaha mereka tampaknya tak kunjung membuahkan hasil.
Baik Adonis maupun Rigel, keduanya hampir menyerah karena mengingat usaha mereka yang tampaknya hanya buang-buang waktu dan sia-sia. Namun, Darfin masih tetap optimis bahwa cara kembali ke masa lalu benar-benar ada.
Entah apa yang dipikirkan ketiga pemuda ini, sampai mereka harus berjuang sedemikian kerasnya untuk kembali ke masa lalu. Percakapan ketiganya ternyata didengar oleh seorang nenek tua berjubah yang tampak mencurigakan.
Nenek itu mengaku bahwa ia tahu cara untuk kembali ke masa lalu. Ia dengan baik hati membagikan informasi tersebut kepada mereka bertiga. Namun ternyata, memang benar pada dasarnya tidak ada yang gratis di dunia ini ataupun dunia lain sekalipun. Setelah informasi tersebut didapatkan, nenek tua itu menagih bayaran pada ketiga pemuda itu.
Darfin tanpa pikir panjang memberikan seluruh uang yang ada di kantongnya. Akibatnya, mereka bertiga tak memiliki sepeser uang yang tersisa. Tak hanya itu, hari itu adalah tenggat waktu mereka membayar sewa tempat tinggalnya.
Dan dengan tenangnya Darfin mencoba menghilangkan kerisauan kedua temannya. Meski keduanya tampak skeptis, namun tak ada pilihan lagi selain percaya karena mereka pun tak memiliki uang.
Di saat ketiganya akan beranjak pergi, tiba-tiba para monster datang menyerang para warga yang ada di sana. Dengan kemampuan pedang Darfin, sihir Rigel, dan kecepatan Adonis mereka bertiga berhasil mengalahkan monster tersebut tanpa memakan korban jiwa satu orang pun.
Namun, bukannya kata Terima kasih yang terucap. Mereka justru terkena caci maki warga karena pertarungan mereka menyebabkan kedai-kedai dan properti rusak. Ketiganya pun dipaksa membayar ganti rugi.
Sudah jatuh, tertimpa tangga. Betapa malangnya nasib ketiga pemuda ini. Akhirnya mereka pun mencari pekerjaan. Dan menemukan pekerjaan di Daycare (tempat pengasuhan dan penitipan anak) dengan gaji yang sangat tinggi.
Teringat ucapan nenek tua bahasa cara kembali ke masa lalu ada di antara kumpulan anak-anak. Membuat Darfin mengambil kesempatan emas tersebut. Namun apa yang dimaksud api di antara sekumpulan anak-anak?
Belum lagi, anak-anak yang mereka urus adalah para anak monster dan siluman. Mulai dari siluman rubah, peri, hingga iblis. Bisakah mereka bertiga menangani anak-anak tersebut. Dan apakah ketiganya akan berhasil menemukan cara untuk kembali ke masa lalu?
Baca Juga
-
Belajar Menerima Setiap Luka di Novel Matahari Minor karya Tere Liye
-
Buku Ada Kalanya: Catatan Menemukan Diri dari Kedai Kopi
-
Stop Overthinking dengan Occam's Razor: Seni Hidup dengan Pikiran Sederhana
-
Jeratan Praktik Perburuan Rente Subsidi Pupuk: Bagaimana Kebijakan Mengkhianati Petani Kecil
-
Paspor Kuat Itu Bukan Cuma soal Visa: Tentang Privilege dan Martabat Global
Artikel Terkait
-
Larissa Chou Menikah Lagi, Kedekatan Anak dan Suami Baru Jadi Sorotan: Berarti Orangnya Tulus
-
Nagita Slavina Idamkan Anak Ketiga Bershio Naga, Ternyata Ini Alasannya
-
3 Webtoon Kerajaan yang Rilis September 2023, Ada I am the Villain!
-
5 Dampak Negatif Game Online Terhadap Kesejahteraan Psikis Anak
-
Dibongkar Ari Wibowo, Inge Anugrah Kini Ogah Urus Anak-anak Demi Fokus Karier Barunya
Entertainment
-
Manga A Certain Scientific Railgun Dipastikan Tamat Maret Setelah 19 Tahun
-
Nama Besar YouTube Indonesia, Tara ArtsGema Show Guncang Marapthon!
-
Sinopsis Ghost in the Cell, Film Horor Komedi Paling Berani Joko Anwar
-
4 Film Thriller Kim Hye Yoon Wajib Masuk Watchlist, Ada Whispering Water
-
Sinopsis Blood & Sweat, Drama Kriminal yang Dibintangi Anne Watanabe
Terkini
-
Puasa Perut Sudah, Kapan Puasa Belanja? Yuk, Kenalan sama Mindful Spending
-
Menjual Keranda di Malam Ganjil
-
Atas Nama Sahur, Sampai Kapan Kebisingan yang Kehilangan Adab Dimaklumi?
-
Minta Maaf di Era Broadcast: Kegelisahan Pribadi Menjelang Idulfitri
-
Ulasan Film Rajah: Teror Mistis Jawa yang Intens dan Mencekam!