Sooyoung Girls' Generation baru-baru ini mengungkapkan keinginannya untuk melanjutkan organisasi pemberantas kebutaan yang didirikan sang ayah.
Hal tersebut diungkapkan ketika sang musisi tampil sebagai bintang tamu di channel YouTube "One Shot Hansol".
Pada bulan Agustus lalu, Sooyoung bersama anggota Markas Besar Gerakan Pemberantasan Kebutaan diketahui menyumbang 300 juta won atau sebesar Rp 3,4 miliar kepada Rumah Sakit Bucheon Universitas Soonchunhyang untuk mengembangkan pengobatan penyakit kebutaan dalam negeri.
“Ada sebuah organisasi bernama Kampanye Pemberantasan Kebutaan, dan ayahku adalah presidennya. Orang mengira aku membayar semua uangnya karena ada artikel tentang jumlah uang yang besar, tapi itu tidak benar. Itu adalah sabar dan aku yang mengumpulkan uangnya," ungkap Sooyoung.
Pemilik nama asli Choi Sooyoung itu menuturkan alasan di balik donasinya tersebut. Alasan itu tak lain adalah karena kondisi sang ayah yang telah lama menderita retinitis pigmentosa atau kondisi di mana sel-sel penglihatan rusak dan semakin lama pasien akan kehilangan penglihatannya.
"(Ayahku) mengatakan bahwa aku rasa penglihatanku sudah tidak banyak lagi, jadi aku ingin kamu belajar langkah demi langkah dan mengambil alih yayasan dan menjalankannya, atau membawa orang-orang tunanetra dari Asia ke Korea dan meminta mereka melakukan operasi."
“Ayahku menganggap itu adalah misi hidupnya, dan menurutku itu adalah sesuatu yang harus aku lakukan ketika dia tidak bisa melihatku,” tutur Sooyoung lagi.
Sementara itu, anggota Girls' Generation lainnya juga diketahui berpartisipasi aktif dalam kegiatan untuk tunanetra ini.
Sooyoung bercerita bahwa para personelnya mengetahui dengan baik bagaimana berinteraksi dengan pengidap tunanetra setelah sering bertemu dengan ayah.
“Yuri bertemu ayahku di pemakaman, dan ayahku berdiri di pemakaman. Tapi Yuri mendatangiku lebih dulu, meraih tangan ayahku, dan berkata, ‘Ayah, ini Yuri.’ Anggota kami mengetahui semua etika itu karena ayahku," ujar Sooyoung.
Terakhir, Sooyoung berkata kepada ayahnya, "Dengan kemampuan terbaikku, aku akan melakukan yang terbaik untuk memiliki rasa tanggung jawab dan semangat melayani. Bukan sebagai anak perempuan, tetapi sebagai mitra, seperti mitra bisnis."
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
5 Rekomendasi Novel Keigo Higashino Terbaik, Sang Masterpiece Misteri Jepang
-
Kejutkan Publik! Penulis Jepang Keigo Higashino Meninggal Dunia di Usia 68
-
Pecah Telur! Toy Story 5 Jadi Film Terlaris 2026 usai Raup Rp18,3 Triliun
-
Review Film The Eyes (2026), Kupas Akting Shin Min-ah Jadi 2 Karakter
-
Ada Film Jaemin dan Jeno NCT, Intip 5 Film Terbaru Akhir Pekan di Bioskop!
Artikel Terkait
Entertainment
-
Ditinggal Pergi Selamanya, Amanda Seyfried Kenang Momen Bersama Anabul
-
Film Live-Action Look Back Masuk Kompetisi Festival Film Venesia ke-83
-
Penulis Novel Misteri Keigo Higashino Wafat, Karya Terakhir Siap Rilis 2026
-
Sinopsis Children of Blood and Bone, Film Adaptasi Novel Laris Tayang 2027
-
Marvel Gandeng Kadokawa, Hadirkan Manga Baru Spider-Man hingga Punisher
Terkini
-
Review How to Say You're Sorry, Buku Anak tentang Arti Permintaan Maaf
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum