Drama 'My Lovely Boxer' berkisah tentang seorang atlet tinju wanita yang bernama Lee Kwon Sook. Di tengah kariernya yang cemerlang, ia mendadak menghilang dan tidak menghadiri pertandingan. Semua orang berspekulasi tentangnya. Namun ia memilih bersembunyi hingga mengganti namanya agar dapat hidup dengan damai dan bahagia sesuai keinginannya sendiri.
Namun tiba-tiba seorang agen olahraga, Kim Tae Young muncul dan membujuknya kembali ke ring. Drama ini telah tayang sebanyak 12 episode dan menghadirkan kisah penuh dengan petuah. Yuk simak 5 pelajaran hidup yang dapat diambil dari drama 'My Lovely Boxer'.
1. Anak Bukanlah Sarana Mencapai Cita-Cita
Lee Kwon Sook bisa menjadi seorang petinju profesional adalah berkat dukungan penuh dari ayahnya. Sejak kecil ayahnya telah mengarahkannya menjadi petinju wanita. Bahkan ayahnya terkadang lupa ia hanya seorang anak. Beberapa kali ayahnya memaksakan latihan dan lama-lama Lee Kwon Sook justru membenci ayahnya. Bahkan karena ayahnya ia jadi membenci tinju. Ayahnya tidak pernah bertanya apa yang Lee Kwon Sook inginkan. Ia hanya ingin anaknya menjadi atlet tinju dan itu membuat hubungan keduanya merenggang.
2. Ikuti Kata Hati untuk Hidup yang Lebih Bermakna
Setelah Lee Kwon Sook berada di puncak kemarahannya, ia memutuskan kabur dan menghilang. Ia bahkan mengganti namanya dan tidak berhubungan dengan ayahnya. Selepas tinju, ia menjadi guru pra sekolah dan mengajar murid-murid dengan sabar. Lee Kwon Sook mengikuti kata hatinya dan menjadi bahagia.
3. Tidak Ada Kata Terlambat untuk Memulai Lagi
Namun, saat ia ditawari kembali ke ring oleh Kim Tae Young ia menolak. Namun sebenarnya tidak ada kata terlambat untuk memulai lagi. Meskipun ia sudah istirahat selama tiga tahun, Lee Kwon Sook hanya perlu berlatih lebih giat lagi dari pada yang lain.
4. Tidak Suka Bukan Berarti Tidak Bisa
Dalam drama ini berkali-kali diungkapkan bahwa Lee Kwon Sook tidak menyukai tinju. Namun pada akhirnya ia tetap bisa menjadi juara dan terkenal. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada yang mengkhianati usaha. Bahkan untuk seseorang yang tidak suka bisa secemerlang ini.
5. Terkadang Manusia Memang Berbuat Salah
Lee Kwon Sook dan Kim Tae Young merupakan cerminan manusia biasa yang terkadang bisa saja berbuat salah. Namun mereka berdua merefleksikan diri dan menyadari kesalahannya. Memperbaiki serta bertanggung jawab hingga mengatasinya. Namun yang terpenting adalah orang-orang yang memaafkannya dan mendukung mereka berubah.
Itulah 5 pelajaran hidup yang dapat diambil dari drama Korea 'My Lovely Boxer'. Semoga bsia dijadikan refleksi diri oleh para pemirsa ya.
Baca Juga
-
Rilis Teaser Perdana, Drama Korea 'Crushology 101' Siap Tayang April 2025
-
Jadi Comeback Seo Kang Joon, Drama Undercover High School Raih Popularitas
-
Rating Merosost, Gong Hyo Jin Ungkap Pemikiran Ending When the Stars Gossip
-
Tayang April, Kim Hye Ja dapat Hadiah dari Surga di Drama Korea 'Heavenly Ever After'
-
Sidang Usai, Yoo Ah In Comeback Lewat Film 'The Match' dengan Lee Byung Hun
Artikel Terkait
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Rilis Poster Baru, Ini Peran Yook Sungjae dan Bona di The Haunted Palace
-
MBC Resmi Tunda Penayangan Drama 'Crushology 101', Ternyata Ini Alasannya
-
Lee Shin Young Akan Bergabung dalam Drama 'The Moon Flows Over the River'
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
Entertainment
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Kai EXO 'Adult Swim', Menyelam dalam Perasaan Cinta Tanpa Rasa Takut
-
Hengkang dari SM Entertainment, Wendy dan Yeri Tetap Jadi Member Red Velvet
-
Ketagihan Drama Medis? 7 Tontonan Netflix Ini Wajib Masuk List!
Terkini
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan
-
Urgensi Pendidikan Budi Pekerti Ki Hadjar Dewantara vs Krisis Rasa Bersalah
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia