Drama Korea “A Good Day To Be A Dog” mulai tayang perdana malam ini, Rabu (11/10/2023). Para pencinta drama Korea sudah tak sabar menantikan Cha Eun Woo, Park Gyu Young, dan Lee Hyun Woo beradu akting dalam drama tersebut.
Sebelum dramanya tayang, yuk simak 4 fakta menarik dari drama Korea “A Good Day To Be A Dog” seperti dikutip dari Soompi dan sumber lainnya berikut ini.
1. Diadaptasi dari webtoon populer
“A Good Day To Be A Dog” merupakan adaptasi dari sebuah webtoon karya penulis Lee Hye yang dipublikasikan melalui Naver sejak 22 September 2017 hingga 13 April 2019. Oleh karena itu, para penggemar webtoon maupun pecinta drama Korea memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap hasil adaptasinya.
2. Memadukan genre romance dan fantasi
“A Good Day To Be A Dog” menceritakan tentang seorang wanita bernama Han Hae Na (diperankan oleh Park Gyu Young) yang menderita kutukan turun-temurun dari leluhurnya. Ia bisa berubah menjadi seekor anjing setiap kali mencium pria, baik disengaja maupun tidak.
Perpaduan genre ini semakin membuat pemirsa tidak sabar, mengingat Han Hae Na akan terlibat cerita romantis dengan Jin Seo Won (diperankan oleh Cha Eun Woo), yang suatu hari tidak sengaja diciumnya.
3. Ketiga pemeran utamanya berprofesi guru
Park Gyu Young, Cha Eun Woo, dan Lee Hyun Woo yang merupakan tiga pemain utama dalam drama ini ternyata berprofesi sebagai guru, lho!
Park Gyu Young berperan menjadi guru bahasa Korea, Cha Eun Woo sebagai guru matematika, dan Lee Hyun Woo berperan sebagai Lee Bo Kyum yang merupakan guru sejarah Korea. Dengan profesinya yang sama, ketiganya diharapkan dapat menyuguhkan chemistry yang menarik dalam drama ini.
4. Tayang satu episode dalam seminggu
Tak seperti drama Korea pada umumnya, “A Good Day To Be A Dog” hanya menayangkan satu episode dalam seminggu, yaitu pada hari Rabu pukul 21.00 waktu setempat. Namun, hal itu tidak menyurutkan antusiasme pemirsa untuk menyaksikan drama Korea yang satu ini.
Itulah 4 fakta menarik dari drama Korea “A Good Day To Be A Dog”. Sudah siap untuk menontonnya?
Baca Juga
-
Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?
-
Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui
-
Green Mothers' Club: Obsesi pada Anak Berprestasi dalam Standar Parenting
-
Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural
-
BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia