Properti papan yang digunakan dalam film Titanic berhasil dilelang Rp11,4 miliar. Properti yang digunakan dalam adegan terakhir Jack dan Rose ketika terjebak di atas lautan es tersebut baru saja dilelang di Treasures From Planet Hollywood pada pekan lalu.
Dilansir dari New York Post pada Selasa (26/3), papan tersebut laku terjual dengan harga US$718.750 atau setara dengan Rp11,4 miliar.
Dikutip dari Heritage Auctions, properti itu menjadi salah satu barang yang paling banyak ditawar di antara barang-barang ikonis dari film Hollywood lainnya.
Papan itu digunakan ketika adegan Rose (Kate Winslet) dan Jack (Leonardo DiCaprio) tengah berusaha menyelamatkan diri di atas lautan penuh es setelah kapal Titanic tenggelam.
Kate kemudian menaiki papan tersebut agar tidak terendam di lautan. Sementara, Jack rela menenggelamkan separuh tubuhnya di air lautan karena papan itu yang tak cukup untuk dua orang.
Adegan tersebut menjadi salah satu adegan legendaris di film Titanic karena menampilkan akhir dari kebersamaan Jack dan Rose sebelum Jack pergi meninggal karena hiportemia.
Di sisi lain, sutradara James Cameron sempat mengaku bahwa Jack dapat menyelamatkan dirinya dari akhir adegan Titanic. Namun, sang sutradara menyebut hal itu bergantung pada banyak hal.
Melalui sebuah cuplikan klip Titanic: 25 Years Later with James Cameron yang ditayangkan di acara Good Morning America pada 2023 lalu, Cameron melakukan reka ulang untuk adegan tersebut di sebuah laboratorium.
Laboratorium itu berisi kolam dengan air yang sudah didinginkan sesuai suhu ketika kapal Titanic tenggelam di Samudera Atlantik. Bersama tim ilmuwan, Cameron merancang ulang adegan tersebut dengan sebuah papan yang juga digunakan oleh Jack dan Rose.
Mereka melakukan sejumlah adegan alternatif untuk membuktikan anggapan para penggemar Titanic yang berspekulasi bahwa Jack masih tetap hidup bila berbagi kayu dengan Rose.
"Rose membawa Jack ke tempat di mana, bila kami melakukan itu, Jack mungkin bisa menjangkaunya hingga seorang penyelamat sampai di sana," ungkap Cameron.
"Jack mungkin bisa selamat, tapi ada banyak faktor," lanjut Cameron. "Saya pikir, Jack menduga hal tersebut sebagai 'aku tidak ingin melakukan tindakan yang dapat membahayakan Rose',".
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Sukses Besar! Sutradara Mengaku Sudah Siapkan Naskah Sekuel Film Hope
-
Review Insidious Out of the Further, Bumbu Baru yang Buat Penonton Bingung
-
Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M
-
Sibuk World Tour, BTS Diincar Jadi Line-up Coachella 2027!
-
5 Pilihan Film Bioskop Pekan Ini, Temukan Tontonan Seru Akhir Pekanmu di Sini!
Artikel Terkait
-
Terus Berinovasi Berikan Value Positif bagi Konsumen di Bulan Ramadan
-
Trio Titanic: Ini Peluang Rea, Razgatlioglu, dan Bautista di WSBK Barcelona
-
Bernilai Investasi tinggi, Ini Solusi Hunian Idaman yang Nyaman
-
Review Film 'Romeo + Juliet', Buat Gen Z yang Belum Tahu, Wajib Nonton!
-
Duet Pengembang Raksasa Properti Australia Asal Indonesia Pecah Kongsi
Entertainment
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
Terkini
-
Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?
-
Suicide Awareness Month: 5 Novel yang Mengajarkan Pentingnya Support System
-
Menjaga Daya Kritis Gen Z, Suara.com dan Bulaksumur UGM Gelar Gen Z Impact
-
5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari