Penampilan LE SSERAFIM di Festival Coachella tengah menjadi topik hangat di media sosial. Banyak netizen yang mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kualitas vokal girl group besutan HYBE tersebut.
Vokal para member LE SSERAFIM dianggap kurang mumpuni dan tidak stabil selama penampilan live mereka di panggung Coachella. Netizen bahkan membandingkan mereka dengan BLACKPINK yang merupakan girl group K-pop pertama yang tampil di festival bergengsi tersebut pada tahun 2019 dan menuai respons positif.
Menyusul kritik yang dilayangkan pada grupnya, Sakura pun membagikan perasaannya terkait kontroversi tersebut melalui Weverse pada Senin (15/4/2024).
“Saya belajar banyak, dari persiapan Coachella hingga hari pertunjukan. Apa artinya berada di atas panggung. Apakah saya menyajikan penampilan yang sempurna kepada penonton? Apakah saya membuat penonton menikmati pertunjukannya? Atau apakah saya tidak diperbolehkan melakukan satu kesalahan pun saat tampil? Tiap orang punya standarnya masing-masing. Dan standarnya juga berbeda-beda tergantung jenis panggungnya,” tulis Sakura seperti dikutip dari KBIZoom.
Ia melanjutkan, “Menurutku pertunjukan ini menyenangkan, bahkan bagi orang-orang yang tidak mengenal kami dan orang-orang yang mendengarkan musik kami untuk pertama kalinya! Saya selalu ingin membuat panggung yang membuat saya berpikir 'Hari ini adalah hari yang tak terlupakan!'. Dan dengan tekad itu, kami telah memberikan kinerja terbaik.”
Sakura menekankan, “Grup kami, yang baru memasuki tahun kedua setelah debut kami dan baru mengadakan tur satu kali, mencurahkan seluruh upaya kami untuk penampilan Coachella ini, dengan bernyanyi sepenuh hati dan menikmati panggung. Kami mungkin terlihat tidak dewasa di mata seseorang, namun jelas bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna dan ini adalah penampilan terbaik yang pernah kami tampilkan.”
Terakhir, idola asal Jepang itu menulis, “Tidak peduli apa yang dipikirkan orang lain, saya percaya pada perasaan saya sendiri. Begitulah cara saya sampai sejauh ini. Saya tidak akan mengkhianati diri saya sendiri dan akan terus percaya pada perasaan saya di masa depan”, menambahkan “Kami akan menunjukkan kepada Anda adegan-adegan yang lebih tak terbayangkan di masa depan jadi silakan terus nantikan kami.”
Postingan Sakura mendapatkan reaksi beragam. Sakura dinilai hanya mengungkapkan perasaannya yang meluap-luap tentang panggung Coachella tanpa menjelaskan atau meminta maaf atas lemahnya kemampuan menyanyi grup tersebut.
Sementara itu, LE SSERAFIM akan tampil kembali di panggung Coachella pada tanggal 21 April mendatang. Publik pun penasaran apakah girl group tersebut akan menunjukkan peningkatan terkait kualitas vokal mereka saat menyanyi secara live.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Ulasan Brain Works: Mengungkap Aksi Kriminal Melalui Perspektif Neurosains
-
Ulasan Queen of Masks: Menyingkap Topeng Manusia dalam Pusaran Ambisi
-
Bersyukur atau Terpaksa? Dilema Bertahan di Tengah Upah yang Tak Layak
-
Rakyat Nunggak Pajak Kena Denda, Apa Sanksi Jika Pemerintah Gagal Kelola?
-
Fenomena Outfit Mewah Pejabat: Dipamerkan ke Publik, Kenapa Takut Dikuliti?
Artikel Terkait
-
Keren Abis! LE SSERAFIM Tampilkan Lagu Baru 'Hot And Fun' di Coachella 2024
-
Viral Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Padahal Punya Makna Mendalam Buat Warga Lokal
-
Bak Tak Ada Adab, Viral Wisatawan Indonesia Diduga Rusak Pohon Sakura di Jepang
-
6 Rekomendasi Lagu Korea Bergenre Afrobeats, Ada TXT hingga LE SSERAFIM
-
4 Gaya Rambut Anti Ribet ala Eunchae Le Sserafim, Cocok untuk Musim Panas
Entertainment
-
Trailer The Wrong Girls Rilis, Kristen Stewart Terjebak Konspirasi Kriminal
-
Jurassic Shadows, Anime Orisinal Ninja vs Dinosaurus Resmi Diumumkan
-
Park Bo Young dan Son Suk Ku Diincar Bintangi Film Romantis If I'm With You
-
Comeback Setelah 4 Tahun, BIGBANG Siap Rilis Lagu Baru dalam Waktu Dekat
-
Sung Hoon dan Oh Se Young Berpeluang Bintangi Drakor Boss's Explicit Taste
Terkini
-
Pinang Merah: Permata Tropis yang Mengubah Halaman Rumah Jadi Eksotis
-
Ulasan Novel Paranoid, Perjalanan Gabi Dalam Menghadapi Skizofrenia
-
Saatnya Jadi Produsen, Bukan Sekadar Konsumen! Pelajaran dari Sadar Kaya
-
Profil Reidel Toiran, Pelatih di Balik Kesuksesan Timnas Voli Indonesia
-
Eksplorasi Batas Sains dan Kedalaman Empati dalam Film Project Hail Mary