Member sekaligus leader grup idola K-Pop legendaris, Suho EXO, akhirnya berhasil menutup konser pertamanya dengan kesuksesan yang besar. Konser ini merupakan konser solo pertama Suho setelah 12 tahun melakukan debut sebagai idola.
Mengutip Allkpop pada Senin (27/5/2024), tiket untuk konser "2024 SUHO CONCERT SU:HOME" yang diadakan pada tanggal 25-26 Mei di Olympic Hall di Olympic Park, Songpa-gu, Seoul, ludes terjual.
Pertunjukan hari terakhir juga disiarkan langsung secara online melalui Beyond Live dan Weverse hingga memungkinkan penggemar dari Amerika Serikat, Jepang, Meksiko, Singapura, Australia, Jerman, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan negara-negara lain untuk menonton secara bersamaan, menegaskan kembali popularitas global Suho sebagai artis solo.
Sang idola terlibat langsung dalam perencanaan dan pengarahan konsep konser, dengan nama ‘SU’ mengundang penggemar ke “HOME” (rumah) yang mencerminkan perasaan halus Suho yang unik.
Desain untuk panggungnya pun meniru konsep sebuah rumah yang digambarkan dalam poster konser, menciptakan suasana berbagai bagian seperti kamar, ruang tamu, dan taman, menggunakan elemen seperti tirai tipis, layar melengkung, dan lift melingkar untuk meningkatkan pengalaman visual.
Karena konser tersebut mendahului comeback mini album baru Suho yang akan dirilis pada tanggal 31 Mei, tujuh lagu dari album tersebut ditayangkan perdana disana. Hal ini menjadi bonus yang berharga bagi para penonton konser solo pertama Suho.
Selain itu, Suho yang sangat menyukai musik band, menyusun beragam setlist berdasarkan genre rock dan tampil dengan live band. Dia memainkan gitar listrik dan akustik di beberapa sesinya di panggung, menampilkan bakatnya bermain musik.
Ia juga mengundang Younha dan Giriboy sebagai artis tamu di konsernya untuk membawakan penampilan unik yang mendapat sambutan baik.
Penggemar mengenakan dress code berwarna pink, memenuhi venue dan mengusung slogan bertuliskan “Terima kasih telah mengundang kami ke SU” dan “Jika keabadian ada, itu akan menjadi kisah Suho dan kami.”
Setelah konser yang diadakan di Seoul tersebut, Suho akan melanjutkan tur Asia di tujuh wilayah, termasuk Manila pada tanggal 22 Juni, Hong Kong pada tanggal 6 Juli, Taipei pada tanggal 13 Juli, Bangkok pada tanggal 20 Juli, Kuala Lumpur pada tanggal 28 Juli, dan Jakarta pada tanggal 10 Agustus.
Ia juga akan memulai tur Eropa di lima wilayah yakni London pada 10 September, Paris pada 12 September, Düsseldorf pada 14 September, Berlin pada 16 September, dan Warsawa pada 18 September. Antusias menantikan konser-konser solo Suho EXO?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
The Boy and the Heron: Dunia Tak Harus Sempurna untuk Tetap Layak Ditinggali
-
Drawing Closer: Apa yang Ingin Kita Tinggalkan Jika Waktu Kita Terbatas?
-
The Last 10 Years: Ketika Kita Hanya Punya Sedikit Waktu untuk Bisa Bahagia
-
Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?
Artikel Terkait
-
Konser Series An Anime Symphony: Resonance Digelar Lagi, Lagu Inuyasha hingga Demon Slayer jadi Setlist
-
Usung Konsep Masa Muda, Doyoung NCT Sukses Gelar Konser Dear Youth di Seoul
-
Junny Dijadwalkan Konser di Jakarta Akhir Bulan Depan
-
Nostalgia Souvenir VIP Konser Syahrini, Reino Barack Dulu Beli Tiket Rp50 Juta buat Nonton Bareng Mantan
-
Sukses Konser Solo di Seoul, IM MONSTA X Siap Lanjutkan Tur Dunia Bertajuk 'Off The Beat'
Entertainment
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru
-
Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?
-
Son Suk Ku dan Park Bo Young Dipastikan Bintangi Film Kiss For Tomorrow
-
Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November
-
Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an
Terkini
-
Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari
-
Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?
-
Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial