Baru saja aktris Syifa Hadju berbagi kabar mencengangkan terkait hubungannya dengan sang kekasih Rizky Nazar telah berakhir. Secara eksklusif, Syifa Hadju menyatakan kepada para pengikut akun Instagram pribadinya bahwa hubungan dirinya dengan Rizky Nazar sudah kandas.
Berkenaan dengan hubungan yang telah berakhir tersebut, baru-baru ini tersebar video di media sosial yang menampilkan Syifa Hadju yang duduk berseberangan dengan Rizky Nazar di sebuah acara televisi.
Pada tayangan tersebut, pembawa acara menanyakan kepada keduanya siapa di antara mereka yang terakhir kali mengungkap kalimat romantis.
"Siapa yang terakhir kali bilang kalimat romantis? Sayang atau apa gitu, terakhir kali?" tanya pembawa acara, dikutip dari potongan video unggahan media sosial Instagram @pembasmi.kehaluan.reall, Rabu (12/6/2024).
"Jujur aku udah nggak ingat," jawab Syifa Hadju langsung.
Sementara Rizky Nazar masih berpikir untuk mencari jawaban atas pertanyaan yang dilontarkan.
Beberapa detik kemudian, Rizky Nazar menulis di kertas yang disediakan bahwa dirinyalah yang terakhir kali mengungkapkan kalimat romantis kepada Syifa Hadju.
"Saya," tulis Rizky Nazar sambil mempertontonkan kepada kamera.
Sedangkan pada video yang kedua, Syifa Hadju bercerita tentang Rizky Nazar yang mengajaknya berpacaran di tempat cuci mobil.
"Dia nembak aku di tempat cuci mobil. Pas di tempat cuci mobil itu pas lagi nunggu. Sangat tidak romantis," kata Syifa Hadju.
Syifa Hadju sempat ragu ketika Rizky Nazar blak-blakan mengajaknya pacaran, karena awalnya mereka adalah teman baik.
"Kamu mau nggak jadi pacar aku?" ucap Syifa Hadju menirukan pertanyaan Rizky Nazar.
Usai Syifa merasa sangat mantap dengan keseriusan Rizky Nazar yang 'menembak' hatinya, akhirnya ia bersedia menjadi pacar Rizky Nazar.
"Iya udah, boleh," ungkap aktris berusia 25 tahun itu.
Video pengakuan Syifa Hadju mengenai ketidaktahuan dirinya siapa yang ungkapkan kalimat romantis yang kemudian dikaitkan dengan berakhirnya hubungan Syifa Hadju dan Rizky Nazar ini, banyak mengundang komentar dari warganet.
"Kelihatan banget Syifa udah di tahap pasrah bin capek banget," tulis @kivido***.
"Good job, Syifa. Lebih baik sakit sekarang daripada nyesal ke depannya. Syifa berhak dapetin yang lebih baik dan berhak untuk bahagia," sahut @dnsst***.
"Ya ampun 5 tahun itu aja udah lama, apalagi seumur hidup. Syifa, semoga mendapatkan jodoh terbaik dari Tuhan. Amin," timpal @ratnaoktavi***.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Vivo S2 5G Resmi Hadir, Usung Baterai 7.050 mAh dan Bodi Tangguh untuk Aktivitas Ekstrem
-
Jangan Asal Cas! Ketahui 9 Tips Jitu Bikin Baterai Android Awet Seharian
-
Membaca Sejarah Nama Bahasa Indonesia: Bahasa yang Mencerminkan Pikiran
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri
-
5 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan: Performa Ngebut, Kamera Jernih, dan Memori Lega
Artikel Terkait
-
Profil dan Pendidikan Syifa Hadju, Konfirmasi Putus dari Rizky Nazar Usai 5 Tahun Pacaran
-
Blak-blakan Putus dari Rizky Nazar, Syifa Hadju Pastikan Bukan Gegara Salshabilla Adriani
-
Ingin Menata Hati, Syifa Hadju Tulis Permintaan Khusus Setelah Putus dari Rizky Nazar
-
Rizky Nazar Banjir Hujatan Usai Putus dari Syifa Hadju, Ibunda Pasang Nasehat Bijak
-
Resmi Putus dari Rizky Nazar, Syifa Hadju Tegaskan Bukan karena Orang Ketiga
Entertainment
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
A Love Other Than Yours Rilis Still Cuts Perdana, Ada Bau-Bau Sad Ending?
-
Nostalgia! NCT 127 Renungkan Perjalanan 10 Tahun di Video Trailer Call 127
-
Takut Diremehkan Jadi Aktris, Inde Navarrette Rela Hapus Konten di Twitch
Terkini
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?