Nicolas Cage merupakan salah satu aktor Hollywood yang selalu dinanti-nanti oleh penggemar film karena peran-perannya yang unik dan karismatik.
Beberapa film bahkan menampilkan wajah dan namanya secara mencolok dalam promosi mereka. Namun, film horor thriller 'Longlegs' mengambil strategi berbeda dengan memilih untuk merahasiakan penampilan karakter Nicolas Cage sebagai pembunuh kejam dalam film ini.
Keputusan ini didasari oleh keinginan penulis dan sutradara, Osgood Perkins, serta Nicolas Cage sendiri untuk memberikan kejutan dan kesan yang berbeda kepada penonton saat film ini tayang nanti.
"Ini seperti mengundang orang untuk melihat pertunjukan aneh di dalam tenda sirkus. Kami memiliki sesuatu yang disembunyikan di balik tirai, dan ketika sudah cukup banyak orang yang berkumpul di sekitar, kami akan membuka tirainya," kata Osgood Perkins kepada Entertainment Weekly, dikutip pada Jumat (21/6/2024).
Di sisi lain, Nicolas Cage sempat menyampaikan bahwa ia merasa adanya keterhubungan yang tak terduga dengan perannya dalam film horor tersebut. Ini terkait dengan pengalaman pribadinya, yakni pada sang ibu yang menghadapi isu mental skizofrenia dan depresi.
"Ini adalah jenis penampilan yang sangat pribadi bagiku karena saya tumbuh dengan berusaha mengatasi apa yang dialami olehnya (ibu). Ibu sering berbicara dengan gaya yang agak seperti puisi. Saya tidak tahu cara lain untuk menggambarkannya," beber bintang film 'Renfield' itu.
"Saya mencoba menyelipkan nuansa itu ke dalam karakter Longlegs karena dia benar-benar entitas tragis. Dia terjerat oleh suara-suara yang menghantuinya dan mendorongnya melakukan hal-hal ini," pungkasnya.
'Longlegs' bercerita tentang Lee Harker, seorang agen baru di FBI yang memiliki kemampuan handal dalam menyelesaikan kasus-kasus sulit.
Ia diberi tugas untuk menyelidiki kasus pembunuhan berantai yang selama ini belum terpecahkan, di mana pelakunya adalah seorang pembunuh yang sulit ditangkap, yang diperankan oleh Nicolas Cage.
Saat ia menjalankan penyelidikan, Harker menemukan bukti-bukti yang mengarah kepada praktik-praktik okultisme. Harker juga mendapati fakta jika ia memiliki hubungan pribadi yang tak terduga dengan pembunuh kejam tersebut.
Kini, ia harus berpacu dengan waktu untuk menghentikan pembunuhan selanjutnya dan melindungi nyawa keluarga yang tak bersalah.
Bagi para pencinta film, 'Longlegs' menjadi salah satu yang layak ditunggu saat ditayangkan pada 12 Juli mendatang. Terkait perilisannya di bioskop Indonesia masih menunggu konfirmasi.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tayang 6 Mei, Prime Video Rilis Trailer Terbaru Serial Citadel Season 2
-
Dinanti Penggemar, Netflix Akhirnya Ungkap Jadwal Rilis Film Enola Holmes 3
-
Masih Abu-abu, Sutradara Singgung Arah Franchise Transformers ke Depannya
-
Sekuel Film Heart Eyes Resmi Digarap, Jadwal Rilis Terungkap!
-
Curi Sorotan, Maika Monroe Kembali Main Film Horor Lewat Victorian Psycho
Artikel Terkait
-
Siapa Istri Shah Rukh Khan? Gauri Punya Profesi Mentereng, Karyanya Jadi Langganan Selebriti Bollywood
-
Review Film 'Clouds', Sebuah Kisah Inspiratif dalam Menggapai Impian
-
Film The Ministry of Ungentlemanly Warfare, Ketika Fakta dan Fiksi Berpadu
-
5 Rekomendasi Film Bertema LDR, Sesaknya Berasa!
-
7 Rekomendasi Film Indonesia Bertema Perselingkuhan, Terbaru Ada Ipar Adalah Maut yang Tayang di Bioskop
Entertainment
-
Tayang 6 Mei, Prime Video Rilis Trailer Terbaru Serial Citadel Season 2
-
Anime Assassin Reinkarnasi Karya Rui Tsukiyo Umumkan Season 2 Tayang 2027
-
Susul Mark dan Ten, Lucas Eks Member NCT Resmi Tinggalkan SM Entertainment
-
Resmi! Pengadilan Terima Permintaan The Boyz Putus Kontrak dengan Agensi
-
Akhirnya! Glasses with a Chance of Delinquent Dapat Adaptasi Anime
Terkini
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Hindia dan Dipha Barus Bicara Soal Generational Trauma di Lagu Baru "Nafas"
-
Avec le Temps: Harmoni Puitis Prancis dan Arab di Jantung Yogyakarta