Student A adalah salah satu film Korea yang mengangkat kisah tentang bully yang dialami di sekolah. Film rilisan 2018 ini disutradarai oleh Lee Keyung Sub dan dibintangi oleh Kim Hwanhee, Suho EXO, Yoo Jaesang, Jung Daeun dan Jung Dabin.
Student A berkisah tentang gadis SMP yang introvert bernama Jang Mi Rae. Ia kerap overthinking karena mengalami kekerasan di rumah dan di bully di sekolah. Sehingga ia mengalihkan perhatiannya dengan bermain video games serta menulis novel. Suatu hari ia berusaha untuk masuk dalam dunia sosial agar dapat terhubung dengan orang lain dan berteman dengan Lee Baek Hab dan Jaehee.
Di sinilah konflik mulai semakin seru dan kompleks. Bersama Jaehee, Mi Rae mulai membuka diri dan melakukan hal-hal yang menyenangkan sebelum ia mati.
Menurut saya, Studen A memiliki alur yang ringan tapi sekaligus membingungkan menjelang akhir. Ada beberapa bagian yang seperti hole dalam alurnya sehingga tampak tidak masuk akal.
Padahal sejak awal, kisah Mi Rae ini telah dibangun dengan baik. Penonton bisa merasa terhubung dengannya dan merasa simpati atas apa yang menimpanya.
Namun sayangnya semua ini tidak ditutup dengan baik. Namum bukan berarti tidak baik. Agak susah mendeskripsikannya, yang jelas setelah menonton film ini saya lumayan tercengang.
Selain itu, ada beberapa hal tidak terduga yang menambah keseruan dari film ini. Konflik yang ditambahkan terasa dekat dengan kisah banyak orang. Kehidupan sekolah, intimidasi, hingga pengkhianatan terkadang menjadi bagian dari cerita hidup seseorang.
Akting para pemainnya juga sangat bagus. Sehingga chemistry di antara mereka bisa ikut dirasakan oleh penonton.
Hanya saja, perkembangan karakternya kurang kuat. Sehingga kita tidak bisa melihat pertumbuhan karakter Mi Rae seiring bertambahnya konflik.
Akhir kata Student A layak diberi skor 6,2/10 karena tontonan ini cukup menarik untuk ditonton di kala lelah dan senggang. Meski membosankan di awal, tapi ceritanya menjadi cukup seru di pertengahan, kemudian ditutup dengan sesuatu yang membuat dahi berkerut.
Jika ingin melihat kemampuan akting Suho EXO, film ini bisa dicoba karena alurnya ringan. Di dalamnya juga tidak diperlihatkan kekerasan yang berlebihan. Malah film ini cenderung nyaman untuk ditonton hingga akhir.
Baca Juga
-
Isu Diskriminatif di Balik Film Jepang 'Sweet Bean'
-
Bukan Sekadar Berpesta, Ini Kekonyolan Masa Muda di BIGBANG We Like 2 Party
-
Kontras dengan Judulnya, Ini Kisah Patah Hati di Lagu Key SHINee 'Easy'
-
Hampers Tidak Wajib, Tapi Jangan Ajak Orang Lain Stop Kirim Hadiah Lebaran
-
Lebaran Penuh Kepalsuan, saat Momen Suci Berubah Menjadi Tekanan Tahunan
Artikel Terkait
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
5 Film yang Tayang Lebaran Bersaing Ketat, Pabrik Gula Masih Memimpin
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
4 Fakta SimpleMan, Penulis Cerita Horor Misterius Film Pabrik Gula
Entertainment
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Kai EXO 'Adult Swim', Menyelam dalam Perasaan Cinta Tanpa Rasa Takut
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?
-
Sate Padang Bundo Kanduang, Rasa Asli Minangkabau yang Menggoda Selera