Sukses dengan promosi "Magnetic", girl grup rookie ILLIT kembali untuk mempromosikan b-side mereka bertajuk "Lucky Girl Syndrome". Lagu ini masih menjadi bagian dalam album debut mereka "Super Real Me" yang dirilis pada 25 Maret 2024. Sementara musik video "Lucky Girl Syndrome" dirilis pada 17 April.
Sesuai judulnya, musik video "Lucky Girl Syndrome" bercerita tentang gadis yang memiliki keberuntungan sehingga selalu terhindar dari kesialan.
Di awal video terlihat cuaca gelap dan hujan turun dengan deras hingga membuat banyak orang berteduh di emperan toko. Namun dengan memanggil gadis keberuntungan, cuaca seketika cerah hingga ia bisa melanjutkan aktivitasnya dengan mudah.
Lalu ada juga yang mencoba kabur dari rumahnya melalui jendela. Namun ia mendapat keberuntungan dengan terjatuh ditumpukan kain sehingga ia tidak mengalami cedera.
Keberuntungan lain pun berlanjut. ILLIT mengatakan bahwa mereka tidak membutuhkan tiket emas. Namun mereka hanya perlu percaya pada dirinya sendiri.
Adegan ini pun memperlihatkan member yang terhindar dari serangan bola basket karena ia memungut cokelat untuk di makan.
Tak berhenti sampai disitu. ILLIT juga terhindar dari kemacetan dan bisa mendapatkan semua yang diinginkan saat bermain di pasar malam. Gemerlap pasar malam mungkin bisa diibaratkan seperti keinginan duniawi yang sering muncul di benak.
Dengan keberuntungan, mereka pun bisa mendapatkan semua itu dengan mudah. ILLIT menekannya untuk selalu mengucap kata ajaib yaitu "aku gadis beruntung". Pengulangan kalimat ini juga bisa menjadi afirmasi positif yang bisa mengusir kesialan.
Lagu ini memiliki nuansa cerah dan citra yang berbeda dari "Magnetic". Jika "Magnetic" memiliki pesan cinta, maka "Lucky Girl Syndrome" lebih menekankan untuk berkata positif dan percaya pada diri sendiri agar bisa menjalani hidup dengan lebih mudah.
Meski memiliki pesan positif dan tergolong easy listening seperti kebanyakan lagu girl grup HYBE yang lain, tapi lagi-lagi vokal ILLIT masih kurang kuat dan berkarakter. Sehingga mereka tidak meninggalkan kesan yang istimewa selepas lagu ini berakhir.
Para membernya juga masih perlu belajar mengekspresikan diri agar bisa menyampaikan emosi lagu ini dengan baik.
Baca Juga
-
Tak Hanya Sesama Teman, Saat Guru dan Dosen Juga Jadi Pelaku Bully
-
Kisah Relawan Kebersihan di Pesisir Pantai Lombok
-
Viral Tumbler KAI: Bahaya Curhat di Medsos Bagi Karier Diri dan Orang Lain
-
Ricuh Suporter Bola hingga War Kpopers, Saat Hobi Tak Lagi Terasa Nyaman
-
Budaya Titip Absen: PR Besar Guru Bagi Pendidikan Bangsa
Artikel Terkait
Entertainment
-
5 Drama Korea Terbaru Tayang Januari 2026, Ada Can This Love Be Translated?
-
Fiersa Besari Murka, Pelaku Penabrakan Istri Tawar Damai Rp200 Ribu
-
Wanna One Akan Reuni di 2026, Mnet Siapkan Variety Show Spesial Baru
-
Kontras dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Teguh Bercadar Meski Jadi BA
-
Dituding Abaikan Gala Sky, Fuji: Keluargaku Happy, Kamu Gak Diajak
Terkini
-
CERPEN: Kado Ulang Tahun dari Tuhan
-
Reformasi Hukum atau Dejavu Kolonial? Wajah Ganda KUHP Baru Kita
-
Pulihnya Akses Penghubung, Hidupkan Harapan Aceh dan Sumatra
-
5 Outfit ala Seo Kang Joon untuk Upgrade Penampilan di Tahun Baru
-
Budaya Asal Bapak Senang: Konflik Aversi yang Jadi Lingkaran Setan Birokrasi