Kabar gembira untuk semua Carat (sebutan penggemar SEVENTEEN)! Pasalnya, SEVENTEEN resmi comeback dan merilis lagu terbaru bertajuk ‘Love, Money, Fame’.
Siapa yang tak kenal dengan boygrup SEVENTEEN, boygrup yang beranggotakan 13 anggota ini yakni S.Coups, Jeonghan, Joshua, Jun, Hoshi, Wonwoo, Woozi, DK, The 8, Mingyu, Seungkwan, Vernon dan Dino. Di mana boygrup asuhan Pledis Entertainment ini mengunggah MV terbarunya yang bertajuk ‘Love, Money, Fame’ berduet dengan DJ Khalid.
Perilisan mini album yang bertajuk ‘Spill the Feels’ ini disambut antusias oleh para penggemar, hal ini dibuktikan dari dukungan, kesan dan perasaan bahagia mereka melalui kolom komentar di YouTube resmi milik HYBE Labels.
Dibalik MV yang memukau, ternyata lagu ‘Love, Money, Fame’ ini menyimpan banyak makna tentang kehidupan dan asmara. Disadur dari laman Genius pada Rabu (16/10/2024) lagu baru SEVENTEEN ini memiliki makna tentang cinta yang kuat. Bahkan karena perasaan cintanya itu melebihi rasa bangga dalam ketenaran dan uang.
Melalui lagu ‘Love, Money, Fame’ ini menggambarkan kalau orang yang tersayang adalah segalanya dan takkan ada yang bisa menggantikan. Ungkapan ini sesuai “Forever my only GOAT” jika diartikan maka bermakna ‘Selamanya kamu satu-satunya yang terbaik dan paling berarti’. Kata GOAT disini merupakan kata slang yang bermakna ‘Greatest all of the time’.
Kemudian, SEVENTEEN juga menunjukan perasaan cinta yang tulus dan takkan pernah pudar karena baginya cinta sejati adalah segalanya. Hal ini sesuai pada bait chorus-nya ‘Everyone wants it (Hey) // Love, fame, money (Ho) // But only want you, baby, baby, baby // I only want you, baby, baby, baby // I don't need money or fame // To me that don't mean a thing // I just need your love, that's more than enough.” (Semua orang menginginkannya, cinta, ketenaran dan uang. Tapi yang kuinginkan hanya kamu, sayang. Aku hanya ingin kamu. Aku tak butuh uang ataupun ketenaran, menurutku, itu bukan hal yang penting. Yang kubutuhkan hanya cintamu, itu lebih dari cukup).
Selain itu, dalam lagu yang menggaet DJ Khalid ini juga mengungkapkan bahwa cinta sangat berharga dan menjadi bagian terpenting dalam segala hal bahkan lebih penting daripada ketenaran dan uang.
Sesuai pada bait liriknya ‘When we are loving, I don't need something // That's where my heart is, with you always// When you are with me, I don't need something.” Yang mana jika diartikan bermakna ketika kamu mencintai, kamu takkan butuh sesuatu. Itulah Dimana hatiku selalu ada untukmu. Ketika kamu bersamaku, aku takkan membutuhkan apapun.
Dari penggalan bridge lagu K-Pop di atas dapat disimpulkan bahwa karena ketika cinta menghampiri seakan segalanya tak penting, apalagi jika ada pujaan hati di sisinya pasti akan semuanya akan terasa baik-baik saja.
Lewat lagu ‘Love, Money Fame’ milik SEVENTEEN feat DJ Khalid ini memang berisi tentang renjana yang cukup kuat bahkan saking kuatnya bisa mengalahkan apapun yang ada. Jadi, bagaimana menurutmu tentang lagu baru dan comeback SEVENTEEN kali ini?
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?
-
Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?
-
Dilema Guru Bahasa Inggris: Ketika Bahasa Ibu Tersisih di Era Gen Z
-
Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?
-
Sinopsis Pirunduk: Hasrat Terlarang, Ilmu Hitam, dan Teror Satu Desa
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru
-
Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?
-
Son Suk Ku dan Park Bo Young Dipastikan Bintangi Film Kiss For Tomorrow
-
Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November
-
Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an
Terkini
-
Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari
-
Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?
-
Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial