Niall Horan angkat suara atas meninggalnya Liam Payne di Argentina pada Rabu (16/10) lewat sebuah unggahan di media sosial.
Musisi tersebut unggah sebuah foto tengah menggendong Liam ketika keduanya masih aktif dalam boyband One Direction. Niall turut menyertakan surat terbuka berisi ucapan belasungkawa serta pujian untuk rekan satu bandnya itu.
"Saya sangat hancur untuk kepergian sahabat luar biasa saya, Liam. Rasanya benar-benar tidak nyata," tulis Nia di Instagram @niallhoran pada Jumat (18/10/2024).
"Liam punya energi untuk hidup dan gairah untuk bekerja yang menular. Dia yang paling cemerlang di antara lainnya, selalu membuat semua orang merasa bahagia serta nyaman," sambungnya.
Niall tak luput mengenang momen kebersamaan dengan Liam Payne yang kerap muncul di pikiran meski telah lama menjalani karier sendiri-sendiri.
"Semua tawa yang kita lewati bertahun-tahun yang kadang soal hal-hal sederhana, kerap muncul di pikiran di tengah kesedihan," tutur Niall.
"Kita dapat kesempatan mewujudkan mimpi-mimpi kita yang paling gila, serta saya akan mengenang semua momen itu selamanya."
Niall turut mengucapkan rasa beruntungnya dapat berinteraksi dengan Liam untuk terakhir kali lewat konser Niall Horan yang diselenggarakan di Argentina beberapa hari sebelum kematian Liam Payne.
Namun, pelantun This Town itu juga tak menyangka bahwa pertemuan itu menjadi kali terakhir untuk keduanya. Ia merasa pilu saat menyadari bahwa momen tersebut benar-benar menjadi yang terakhir.
Niall menutup suratnya dengan ucapan belasungkawa dan dukungan untuk keluarga Liam agar diberikan ketabahan selama masa duka.
"Terima kasih atas segalanya, Payno. Aku cinta kamu, saudaraku," sebut Niall.
Liam Payne meninggal dunia usai terjatuh dari lantai tiga balkon hotel di Buenos Aires, Argentina, pada Rabu (16/10).
Liam Payne dilaporkan mengalami cedera serius dan berujung fatal. Ia lalu dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat cedera tersebut.
Sumber lain mengatakan bahwa sang musisi tengah menghadapi masa krisis dalam hidupnya selama beberapa waktu terakhir. Musisi asal Inggris itu disebut terjebak dalam kehidupan yang merusak dalam waktu lama.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sukses Besar! Sutradara Mengaku Sudah Siapkan Naskah Sekuel Film Hope
-
Review Insidious Out of the Further, Bumbu Baru yang Buat Penonton Bingung
-
Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M
-
Sibuk World Tour, BTS Diincar Jadi Line-up Coachella 2027!
-
5 Pilihan Film Bioskop Pekan Ini, Temukan Tontonan Seru Akhir Pekanmu di Sini!
Artikel Terkait
-
Zayn Malik Tulis Pesan Penuh Penyesalan untuk Mendiang Liam Payne
-
Misteri Kematian Liam Payne: Jatuh dari Balkon Hotel di Argentina
-
Sebelum Liam Payne Meninggal, Banjir Permintaan Konser Reuni One Direction di Indonesia
-
5 Fakta Terbaru Kematian Liam Payne, Polisi Selidiki Pengaruh Alkohol dan Obat-obatan
-
Transkrip Percakapan Staf Hotel dan Operator 911 Sebelum Liam Payne Tewas Jatuh dari Balkon
Entertainment
-
Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka
-
Unabomber Tayang 25 September di Netflix, Bawa Kisah Kelam Ted Kaczynski
-
Tayang 20 September, RuPaul Pimpin Komedi Drag Kacau di Stop! That! Train!
-
Sinopsis Fragments of Truth, Drama China Terbaru Huang Jun Jie di Youku
-
Rilis PV Baru, Anime PSYREN Hadirkan Misteri Bertema Kekuatan Psikis
Terkini
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol