Poohniverse: Monsters Assemble merilis poster yang menampilkan sosok Peter Pan dan Winnie-the-Pooh. Film ini merupakan bagian dari franchise Twisted Childhood Universe (TCU) yang mengubah karakter klasik dari dongeng anak-anak menjadi sosok mengerikan dalam film horor.
Beberapa judul sebelumnya dalam franchise ini adalah Winnie-the-Pooh: Blood and Honey, sekuelnya, Peter Pan's Neverland Nightmare, serta film mendatang Bambi: The Reckoning dan Pinocchio: Unstrung.
Poohniverse: Monsters Assemble disutradarai oleh kreator TCU, Rhys Frake-Waterfield, dan siap rilis pada Oktober 2025.
Film ini akan mempertemukan kembali para monster dari lima film sebelumnya, sekaligus memperkenalkan sejumlah karakter baru yang siap membuat kisah ini semakin mencekam.
Poster terbaru untuk Poohniverse: Monsters Assemble telah diperkenalkan melalui akun X resmi Winnie-the-Pooh: Blood and Honey 2. Dengan tagline Place Your Bets, poster ini menampilkan Winnie-the-Pooh dan Peter Pan yang saling berhadapan.
Desain poster ini mengingatkan pada poster film Freddy vs. Jason, crossover dari Friday the 13th dan Nightmare on Elm Street yang dirilis pada 2003. Serupa dengan poster itu, Winnie-the-Pooh dan Peter Pan diposisikan seperti dua petarung yang siap memulai duel.
Poster tersebut seolah memberi isyarat bahwa setidaknya untuk sementara waktu para karakter horor dalam cerita akan saling bertarung satu sama lain, bukan bekerja sama untuk memburu atau membunuh orang-orang tak bersalah.
Pendekatan ini kembali mengingatkan pada film Freddy vs. Jason, di mana Freddy awalnya memanfaatkan Jason untuk menebarkan ketakutan di kalangan calon korban, sehingga ia bisa masuk ke mimpi buruk mereka.
Namun, rencana itu berantakan ketika Freddy terganggu oleh tindakan Jason yang terlalu agresif, hingga akhirnya mereka saling bertarung.
Jika benar, Poohniverse: Monsters Assemble berpotensi menghadirkan konflik serupa, memadukan konflik antar karakter yang membuat film ini semakin patut untuk ditunggu-tunggu.
"Saya berencana untuk mulai syuting musim panas ini, tapi masih tergantung pada banyak hal," ujar Scott Chambers menyinggung soal jadwal produksi film, dikutip pada Senin (20/1/2025).
Scott Chambers juga menyampaikan ada lebih banyak karakter yang bergabung dengan Peter Pan dan Winnie-the-Pooh dalam jajaran tokoh film ini.
Ia menambahkan, “Saya tidak ingin terburu-buru. Saya tidak mau asal menggarap sehingga hasilnya mengecewakan. Saya akan meluangkan waktu, meskipun saya biasanya bekerja cepat. Saya tidak terbiasa lambat, jadi kalian tidak perlu menunggu lama,"
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Perdana Tayang, Film Michael Raup 39,5 Juta Dolar di Box Office Domestik
-
Syuting Serial Virgin River Season 8 Resmi Dimulai, Ini Bocoran Ceritanya
-
Ada Mckenna Grace, Netflix Bagikan First Look Serial Scooby-Doo: Origins
-
Dibintangi Andrew Garfield, Film The Uprising Siap Tayang September 2026
-
Tayang 6 Mei, Prime Video Rilis Trailer Terbaru Serial Citadel Season 2
Artikel Terkait
-
Proses Bayi Tabung dalam 'Film Lyora: Penantian Buah Hati', yang Inspiratif
-
Ternyata Ini Alasan Shin Tae Yong Dilibatkan dalam Film Ghost Soccer: Bola Mati
-
Review Film Pengantin Setan, Inikah Rasanya Jadi Istri yang Dicintai Jin?
-
Rilis Teaser Visual, Judul Resmi untuk Film Pendek Lycoris Recoil Resmi Diumumkan
-
5 Rekomendasi Film Garapan Steven Spielberg yang Dibintangi Tom Hanks
Entertainment
-
Perdana Tayang, Film Michael Raup 39,5 Juta Dolar di Box Office Domestik
-
Manga Princess Knight Dapat Adaptasi Anime Baru Setelah 27 Tahun di Netflix
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma
-
Setelah 5 Tahun Hiatus, Manga GANGSTA. Lanjutkan Serialisasi Mulai 3 Juli
-
Syuting Serial Virgin River Season 8 Resmi Dimulai, Ini Bocoran Ceritanya
Terkini
-
Hak atas Pendidikan dan Biaya Tersembunyi yang Melanggarnya
-
Merah Bara Biru Beku, Kupas Bahasa Warna dalam Film Kupilih Jalur Langit
-
Kerja Keras, tapi Kurang Diakui: Nasib Perempuan di Dunia Profesional
-
Membongkar 'Biaya Siluman' Pendidikan: Dari Tingkat Sekolah hingga Kampus
-
Mengingat yang Dilupakan: Kisah Segara Alam dan Bayang-Bayang 1965